Kini disebuah cafe ada Nara yang sedang menunggu seseorang. Sudah ada 2 gelas minuman yang satu kosong yang satunya lagi tinggal setengah.
"Ah elah ngaret bener mentang-mentang warga indonesia" monolog Nara.
Nara melihat kearah jam tangannya yang jarum pendek menunjukkan angka 9 dan jarum panjang menunjukkan 3.
"Sorry lama"
Nara langsung melihat kearah belakang datang 2 remaja laki-laki yang berwajah seiras yang satu berwajah datar yang satu berwajah watados.
"Sirry limi, kalian nggak tau gue tunggu berapa jam hah?!"
"Sorry"
"Ya maap baru 45 menit elah lo nunggunya" jawab Skala
"Baru 45 menit?!"
Srek
Kursi disebelah Skala ditarik oleh seseorang dan disana ada wajah Revan yang sedang menahan tawa.
"Kenapa lo?" tanya Skala
"Nggak, nggak kenapa-napa"
Srek
Sekarang kursi disebelah Angkasa yang bergeser diikuti kursi disebelah Nara
"Sialan lo Rev" umpat Leo yang baru tiba dengan wajah yang sudah memerah
"Nyusahin" ucap Selatan
"Ya salahin Revan dong, dia yang salah tuh" balas Leo
"Hahaha maap maap yeee para saingankuuu~"
"Kenapa sih?" tanya Skala
Sedangkan Angkasa hanya menatap tanpa minat dan Nara menatap penasaran dengan meminum jus nya
"Si kampret Revan dia bilang kalau janjian diganti di Cafe Satelit, kalian kan tau Cafe Virsia sama Satelit jauhnya minta ampun" jelas Leo
"Ya lo kenapa mau dibohongin" balas Skala
"Terus lo Tan kenapa?" tanya Nara
"Gue disuruh jemput Leo, karna rumah gue deket sama Cafe Satelit"
"Lo nggak bawa motor Le?" tanya Skala
"Nggak, males ngegas"
"Oke cukup. Sekarang bahas mrs. X" ucap Angkasa
"Halah segala ex exan, panggil aja beban" ucap Skala dibalas pelototan oleh Asa
"Oke gue mulai duluan" ucap Nara
"Eehhh sebelum mulai ini meja emang kosong apa gimana ya? Mana ada gelas kosong lagi" ucap Leo
"Buruan pesen" ucap Asa
"Owkeyyy, MBA" ucap Leo sambil melambaikan tangannya
"Malu-maluin bamsat" ucap Revan
"Iya ingin pesan apa?"
"Es Moccalatte satu, terus kalian mau apa?" tanya Leo
"Capuccino" jawab Asa
"Samain kaya Asa" ucap Selatan
"Jus apel" ucap Skala
"Macha latte" ucap Revan
"Jus jeruk mba" ucap Nara, dia udah minum 2 gelas masih kurang aja.
"Ditambah kentang goreng yang ukuran besar sama ayam keju level 3 ukuran besar juga ya mba" tambah Leo
"Baik ditunggu pesanannya"
Setelah waiters itu pergi mereka langsung keaktifitas masing-masing sambil menunggu pesenan.
Kurang lebih 10 menit mereka menunggu, pesenan akhirnya sampai, Leo yang tadi mukanya udah merah langsung minum minumannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Figuran
Fantasia[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN] Gue Arletta Bintang Anggrainie hanya seorang pegawai sebuah agensi yang menjabat sebagai perancang busana. Saat asik Scroll ponsel tiba tiba Tuk Wushhh gue langsung ada ditubuh Starletta Alexandria Ryulea Veln seorang figura...