Setelah selesai dari kantin stela kembali ke kelasnya, ia memilih duduk memainkan hpnya saat selesai mengerjakan tugas karena kelasnya sedang free class, hanya ada sedikit tugas yang diberikan oleh guru.
Bel pulang sekolah berbunyi membuat stela buru-buru beranjak dari tempat duduknya, ia akan di jemput mamanya karena mereka nanti akan pergi ke mall bersama. Sungguh stela ingin menebus semua perbuatan yang sudah pernah ia lakukan terhadap mamanya, disini mamanya hanya korban keegoisan papanya yang serakah, menginginkan kedua wanita.
Dirinya berjalan santai seakan-akan tak ada beban, namun tiba-tiba saja seorang gadis menabrakkan diri dengannya lalu terjatuh. Yang membuat stela terkejut saat perempuan itu menangis, drama apa ini? batin stela namun tak lama kemudian senyum smrik di wajahnya muncul, sudah banyak siswa yang kebetulan ingin pulang menonton adegan ini.
"Stela aku nggak sengaja, aku mohon jangan bully aku" ujar davinka membuat semua orang yang menatapnya iba namun tak berani berbuat apa-apa.
"Maaf gue nggak sengaja nabrak" ujar stela lalu pergi meninggalkan davinka, gadis itu mengepalkan tangannya kuat, tidak bukan ini yang ia harapkan batinnya.
Semua siswa yang menatap mereka bernafas lega, bahkan beberapa juga memuji stela yang menurut mereka sangat cantik. Anak lelaki sekolah Binar Berlian juga mengakui bahwa stela memang secantik itu sekarang, wajahnya yang dulu memang sudah cantik tertutupi oleh dandanan aneh stela namun sekarang gadis itu terlihat sempurna.
Sesampainya di gerbang ia bisa melihat mobil mamanya sudah terparkir, sedikit berlari kecil ia menghampiri mobil mamanya.
"Nungguin stela lama ya ma?" tanyanya saat sudah masuk kedalam mobil.
"Mama juga baru sampai, kita langsung ke mall habis itu makan dulu ya?" tanya mamanya yang di angguki stela.
Tiba di mall mereka memilih makan di salah satu restaurant jepang yang ada di mall, stela sedikit mengurangi rasa cueknya saat bersama mamanya. Setelah selesai makan ia dan mamanya berbelanja, stela ingin merombak style bajunya sehingga ia berbelanja lebih banyak dari biasanya.
Baru saja ia dan mamanya akan memasuki toko tas pandangan matanya melihat papa dan satu orang perempuan seusia mamanya dan satu orang perempuan seusianya. Dadanya sesak melihat pemandangan itu, bahkan suara mamanya saat menawarkan tas tak ia hiraukan, mira yang merasa anaknya hanya diam saja menoleh ke arah stela lalu mengikuti arah pandangan sang anak.
"Sayang kamu nggak us..." belum selesai mira menyelesaikan kalimatnya stela sudah berlari menghampiri sang papa "Stelaa" panggil mamanya sedikit berteriak, lalu mengikuti langkah anaknya, dalam hati ia menyumpahi kelakuan sang suami, jika stela sampai terluka ia sendiri yang akan turun tangan siapa pun yang membuat stela menderita mira adalah benteng kokoh yang akan menghalanginya.
"Papaaa" ujar stela menubruk papanya dan langsung memeluk lelaki itu, membuat orang yang di panggil papa terkejut, namun langsung membalas pelukan sang anak.
"Stela sama siapa sayang kesini?" ujar papanya lembut.
"Sama mama, tadi nggak sengaja lihat papa. Papa ke mall sama pegawai papa kok nggak ngajak aku sama mama, kan aku juga pengen belanja bareng papa. Tapi kata mama tadi papa ada urusan pekerjaan dengan pegawai papa terus ke mampir ke mall buat beli hadiah ke klien papa" ujarnya sedikit dengan kebohongan.
"Ah iya papa ada urusan pekerjaan tadi sekalian jemput anak tante nimas pegawai papa" kata papanya sambil memberi kode pada nimas yang menatapnya tak suka dengan kalimat yang stela ucapkan.
"Hallo sayang perkenalkan nama tante nimas, kamu boleh panggil tante nimas atau mami nimas juga boleh" ujar perempuan itu mengenalkan diri.
"Salam kenal tante nimas, aku stela anak bos tante" ujarnya sedikit menekan kata bos, namun dengan senyuman manis. Sedikit memainkan drama tidak masalah bukan batinnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Seperti Bertransmigrasi
Teen FictionDeolina Auristela adalah gadis cantik yang berambisi dekat dengan Adelia, adelia adalah primadona SMA Binar Berlian yang merupakan sekolah swasta Internasional yang berisi anak-anak sultan. Karena ambisinya stela mengubah penampilannya, memakai rok...
