Rujuk kembali dengan Sehun, berbaikan dengan Mark, hubungan persahabatan nya kembali dekat dengan Yoona, dan semua luka di masa lalu tidak ada yang membekas lagi. Maksud nya bukan Yuri melupakan semua nya apa lagi tentang kehilangan calon buah hati. Tidak, semua nya dia ingat dengan sangat jelas. Hanya sekarang ketika dia mengingat semua nya itu, tidak merasa sakit lagi. Berdamai. Bahkan sebentar penerbangan nya untuk liburan ke Brazil.
Yuri tidak pernah membayangkan hari bahagia seperti ini mendatangi nya. Dia hanya bisa sangat bersyukur tentang semua nya. Untuk semua hal yang terjadi, untuk semua yang dia rasakan, dan untuk semua orang yang ada di hidup nya. Dia sangat mensyukuri untuk semua nya.
Termasuk Kim Junmyeon.
" Jadi kalian satu minggu disana? ", tanya Junmyeon. Dia berada dalam ruangan Yuri yang sebentar lagi akan terbang ke Brazil. Mereka berdua menikmati kopi bersama.
" Iya, jaga rumah sakit baik-baik ", nada suara Yuri terdengar seperti perintah.
" Tck! Apa kau pikir kau Direktur Rumah sakit? Tapi aku pasti akan menjaga rumah sakit dengan baik, bagaimanapun akan di wariskan pada ku ", sahut Junmyeon dengan memasang tampang pamer. Yuri memutar bola mata nya malas, sedangkan dia terkekeh setelah nya.
" Terimakasih ", kata Yuri tiba-tiba. Dengan suara yang rendah juga senyuman tulus di wajah nya. Junmyeon sempat terdiam menatap nya, suasana di ruangan itu pun seperti terganti.
" Aishh! Jangan seperti itu, aku tidak terbiasa ", cepat Junmyeon memalingkan wajah nya. Benar tidak terbiasa.
" Aku benar-benar berterimakasih pada mu, kau memang Dokter yang hebat ", Yuri mengabaikan perkataan Junmyeon, dan terus mengeluarkan isi hati nya.
" Aku harus terbiasa kalau memang kau akan terus seperti ini, tapi sedikit mengecewakan kalau tidak ada lagi sosok yang suka mengabaikan dan berbicara kasar pada ku ", balas Junmyeon sudah melihat kembali pada Yuri.
" Supaya kau tidak kecewa, terpaksa aku akan terus melakukan nya ", celetuk Yuri. Lalu mereka berdua tertawa bersama-sama.
Sayang, aku sudah di lobi.
Yuri membaca pesan dari Sehun. Dia tersenyum dan segera mengetikan balasan.
Tunggu saja disana, aku akan segera turun.
" suami mu sudah datang? ", tebak Junmyeon melihat Yuri yang tersenyum dengan ponsel nya.
" Iya, pertemuan kita berakhir sekarang. Sampai ketemu minggu depan ", pamit Yuri yang sudah berdiri dari duduk nya untuk pergi.
" Aku akan membawa koper mu ", Yuri mempersilahkan dan Junmyeon langsung mengambil koper milik nya, lalu mereka berdua berjalan beriringan.
Yuri memang sudah membawa koper nya dari rumah. Penerbangan nya siang, dan dia punya pertemuan di pagi hari. Kebetulan Sehun juga masih punya pekerjaan yang harus di selesaikan jadi dia juga masuk kantor lebih dulu. Nanti selesai datang menjemput Yuri, lalu mereka akan ke bandara bersama.
" Selamat bersenang-senang ", pesan terakhir Junmyeon sebelum dia dan Yuri berpisah akan berpisah di lift. Dia hanya sampai di lantai dua, sedangkan Yuri di lantai dasar. Junmyeon sudah melangkah keluar.
" Ah benar ", suara Yuri dari dalam lift berhasil menghentikan Junmyeon yang sudah di luar dan melihat kembali pada nya. Lift pun masih terbuka
" Ada seseorang yang ingin ku perkenalkan pada mu ", kata Yuri.
" Apa? ", kening Junmyeon sedikit berkerut, tak mengerti.
" pengacara cantik ", ucap Yuri cepat sebelum lift tertutup dan memisahkan mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Scars Deeper Than Love
Hayran KurguHampir empat tahun menikah, Kwon Yuri mendapati diri tidak bahagia dengan pernikahan nya. Perasaan bahagia dan debaran yang di rasakan sewaktu berpacaran, tidak di rasakan lagi oleh nya. Yuri menginginkan perceraian dengan alasan ingin bahagia. Sete...
