Part 12

386 75 21
                                        

Rasa nya Yuri telah kehilangan seluruh kekuatan nya hari ini, pada hal baru tengah hari. Kepergian Sehun yang menyisahkan nya seorang diri menyambut kedatangan para orang tua, baik orang tua nya ataupun orang tua pria itu. Membuat nya kalang kalut. Yuri bingung harus mengatakan tentang perceraian nya dengan Sehun sendiri, atau nanti membuat pertemuan lagi dengan para orang tua bersama Sehun. Setelah bergulat cukup lama dengan diri sendiri, akhir nya Yuri menceritakan perihal perceraian nya dengan Sehun. Dan seperti yang sudah di duga para orang tua itu mengalami syok berat.

Ibu mertua nya, ralat mantan ibu mertua nya hampir pingsan untung ayah mertua nya segera memberi segelas air putih yang sudah tersedia di meja menenangkan. Ibu nya tak kuasa menahan air mata, sedih. Dan ayah nya menatap nyalang.

Yuri begitu susah payah memberi penjelasan pada para orang tua itu. Sang ibu dan mantan ibu mertua nya berusaha membujuk untuk kembali rujuk. Dia pun dengan hati - hati menolak, tak ingin menyakiti lagi hati dua perempuan yang sangat di sayangi nya itu. Kalau mantan ayah mertua nya hanya menganggukan kepala dan setuju saja kalau memang itu keputusan terbaik, kata nya. Sedang ayah nya hanya diam. Jelas sekali kalau sangat marah dan juga kecewa. Yuri melihat itu dari sorot mata nya. Tapi apa boleh buat, semua nya memang sudah berakhir. Dia dan Sehun memang tidak bisa bersama lagi.

Sementara Yuri menutup mata sambil menyandarkan kepala di kursi nya, terdengar suara pintu di ketok baru kemudian bunyi pintu itu di buka.

" Dokter, pasien selanjut nya sudah menunggu ", ucap perawat yang masuk ternyata.

Yuri yang mendengar itu membuka mata nya. Dia menatap sang perawat dengan kepala yang masih terus di sandarkan di kursi, tidak mengubah posisi.

" bisakah aku beristirahat hari ini? Aku terlalu lelah secara fisik dan batin ",

.

.

.

Chanyeol hanya bisa menatap Sehun yang minum sendiri sampai mabuk, walaupun masih tengah hari. Tiba saja sahabat nya itu menghubungi dan mengajak nya untuk bergabung minum dengan nya, dia berada di bar. Chanyeol pun datang bukan untuk bergabung ikut minum, tapi untuk memastikan keadaan nya. Minum di tengah hari seperti ini, pastilah sahabat nya itu punya masalah. Dan benar saja Sehun terlihat kacau saat di temui nya.

" sebenar nya ada apa dengan mu? ", Chanyeol akhir nya bertanya, tak tahan dia diam saja.

" entahlah. Aku juga tidak tau tapi yang pasti sedang tidak baik - baik saja ", jawab Sehun sambil mengusap wajah nya sendiri.

" apa ada hubungan nya dengan Yuri? ", tebak Chanyeol.

" tidak, ini tidak ada hubungan dengan nya ", Sehun meneguk minum nya.

"..ini tentang diri ku sendiri ", lanjut nya.

Chanyeol menarik nafas dalam, kemudian juga menuang minuman untuk nya dan meneguk habis. Dia jadi frustasi sendiri berbicara dengan Sehun.

" bukankah hubungan mu dengan Yoona sedang baik sekarang? Coba saja dengan nya, kau juga harus bahagia dengan hidup mu ", saran Chanyeol yang membuat Sehun mendengar nya mendecih.

" apa menurut mu aku bisa bahagia? ", tanya Sehun dia menatap Chanyeol.

Sebenar nya Chanyeol sudah berniat untuk memaki Sehun, tapi tatapan sahabat nya itu membuat dia mengurungkan niat nya.

" kalau punya cara untuk hidup dengan mudah kenapa kau membuat nya begitu rumit? ", ucap Chanyeol.

" bagaimana? ",

" bahagia mu tanggung jawab mu sendiri Oh Sehun. Hanya lakukan apa yang membuat mu merasa bahagia, itu cara hidup yang mudah. Jangan libatkan orang lain, kalau hanya menjadikan nya rumit ",

Scars Deeper Than LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang