63 - Awal atau Akhir?

160 30 7
                                        

Maaf kalau masih ada typo 🙏

Happy Reading

****

Wonwoo membawa Yerin menuju tempat penjual sate ayam yang terkenal enak yaitu sate ayam Mang Sholeh. Wonwoo sudah buktikan kelezatannya karena ia sering beli di sana untuk makan malam bersama teman-teman KKN-nya. Tempat jualan sate ayam Mang Sholeh terletak tidak jauh dari jalan utama, makanya selalu ramai dan laris manis.

"Mang, sate ayamnya 15 tusuk ya!" pinta Wonwoo pada Mang Sholeh si penjual sate ayam

"Oke siap A, mau ditunggu apa ditinggal?"

"Ditunggu Mang, kita makan di sini,"

"Oke A ditunggu ya!"

"Iya, ayo Rin duduk dulu di situ!"

"Oh berarti itu yang sering dibilang abang-abang sate ayam,"

"Hah?!"

"Kemaren Momo bilang gini ke Changkyun, 'Kyun kalo Luda udah gak bales chat lu inget kata tukang sate' aku bingung tukang sate ngomong apa, biasanya kan ngomong 'mau berapa tusuk?' Gitu. Ternyata 'mau ditunggu apa ditinggal' jiakkhh. Kasian betul Changkyun," ucap Yerin yang malah asik sendiri. Wonwoo hanya menggeleng-geleng kepala melihat tingkah Yerin, untung sayang.

"Sambil nunggu, mau makan coklat dulu gak? Ini kan kesukaan kamu," Wonwoo mengeluarkan coklat dari saku celananya dan menawarkannya pada Yerin.

"Mau, tapi aku lagi diet. Tapi gapapa deh besok aku joging," Yerin pun menerima coklat pemberian Wonwoo

"Besok aku temenin ya jogingnya," ucap Wonwoo sambil tersenyum dan menatap intens manik hitam milik Yerin. Sepertinya ia benar-benar sangat merindukan kehadiran gadis di depannya itu.

"Oke," ucap Yerin sambil sibuk membuka bungkus coklat, Yerin kalau sudah ketemu makanan semuanya ia hiraukan termasuk pria tampan di depannya. Wonwoo gemas dengan tingkah laku Yerin, ia membelai lembut rambut Yerin.

"Gimana udah beres KRS-nya?" tanya Wonwoo

"Udah Wonu, udah lega, akhirnya beres semua,"

"Syukur deh. Bentar deh sayang, ada sesuatu di bibir kamu," Wonwoo mengusap bibir Yerin yang terdapat sisa coklat dengan ibu jarinya. "Oh bekas coklat ternyata," ucap Wonwoo

Seperti biasa wajah Yerin berubah memerah, tidak pakai kata 'sayang' saja Yerin sudah blushing apalagi sekarang ditambah kata 'sayang' makin merah wajah Yerin.

Wonwoo tersenyum tipis melihat Yerin tersipu. "Kamu kapan mau panggil aku honey lagi?" tanya Wonwoo

"Apa sih Nu, diajarin siapa kamu bisa ngomong kaya gitu?" ucap Yerin malu-malu

"Diajarin kamu lah... hmmm... Rin," ucap Wonwoo ragu

"Iya," Yerin menatap mata Wonwoo

"Kamu udah bisa maafin aku belum?"

"Aku selalu maafin kamu Nu. Kamu beneran udah gak marah dan ingin kita kembali kaya dulu lagi?" tanya Yerin

"Iya aku ingin semuanya kembali seperti semula, selama break aku memikirkan semuanya. Sejauh apapun aku pergi, sekuat apapun usaha aku buat ngelupain kamu, aku selalu kembali dan selalu teringat dengan wajah kamu dan juga kenangan kita. Aku selalu merindukan kamu Rin,"

Campus Life || WonRin [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang