Pulang kondangan mah bawa hasil nasi kotak atau souvenir doang biasanya. Gimana jadinya kalau Nanon yang pulang kondangan dari nikahan mantan malah bawa hasil jodoh untuk masa depan??
Warning :
* bxb
* mpreg
* don't like don't read
Hari Sabtu, di mana seharusnya Nanon libur kuliah dan bisa bebas seharian goleran di rumah. Namun Sabtu ini berbeda. Karena dosennya yang dengan seenak jidat mengubah jadwal mata kuliah yang seharusnya diadakan hari Jum'at menjadi Sabtu, terpaksa Nanon merelakan libur.
Kalau kuliahnya di jam pagi, mungkin Nanon tak sekesal ini. Tapi kelasnya dimulai bahkan di jam setengah dua siang. Benar-benar waktu tanggung.
"Udah kali. Hela napas mulu lo kek manusia termalang sedunia aja." Chimon yang duduk di samping Nanon di kantin kampus menegur sang sahabat.
Di hadapannya, Nanon menyedot teh kotak dengan muka malas. "Kesel anjir sama si Bobi. Jam udah habis dari tadi kagak keluar-keluar kelas. Molor panjang kan jadinya." Jemari Nanon menggosok-gosok permukaan kotak teh yang basah berembun.
Yang diajak bicara mengangguk. Masih sibuk mengulum potongan es kiko yang sudah ia patahkan menjadi dua bagian. "Eh, tapi Bobi siape? Perasaan temen kita nggak ada yang namanya Bobi?"
"Dosen lo noh, Bobi. Botak biadab."
"Anjir, wkwkwkwk. Gue aduin Pak Supot mampus lo."
"Monyet, ngaduan."
"Jadi mau pesen apa lo? Gue pesenin sekalian dah." Tawar Chimon setelah tawanya reda.
"Mie goreng aja dah. Bosen mie rebus terus."
"Lo pikir mi goreng masaknya kagak direbus? Sama aja ege." Meski mendumal tetap saja Chimon bangkit memesankan makanan.
Tersisa Nanon yang membunuh bosan dengan memainkan hape. Cek media sosial yang jenisnya macam-macam. Scroll atas, scroll bawah dan tetap saja bosan karena tak ada interaksi berarti di sana. Akhirnya Nanon memutuskan membuka akun sopinya untuk menyiram tanaman.
Baru saja loading, masuk aplikasi saja belum Nanon teringat belum buka aplikasi Whatsapp. Maka jarinya beralih menekan tombol home dan membuka aplikasi Whatssappnya.
Tak ada privat chat, hanya beberapa grup saja yang ramai dan notifikasi status teman-temannya. Khas hape para jomblo, sepi macam kuburan di malam hari.
Eh, tukang gitar pasang status -batin Nanon langsung mengklik status Ohm untuk melihatnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Duh, ini teh kotak ngapa tiba-tiba rasanya jadi sepet? Gulanya tadi kemana?? -Nanon masih membatin saja
....
Nanon langsung merebahkan diri di kasur sepulang kuliah. Masa bodoh Mamanya yang sudah mengomel karena ia meletakkan sepatu sembarangan di depan pintu.
Masih ada waktu sebelum nanti malam ia harus mempersiapkan diri untuk perform pertamanya sebagai vokalis BPJS band. Mata yang mulai berat melirik jaket jeans gelap yang menggantung di balik pintu. Jaket yang sudah ia persiapkan sejak semalam setelah Toptap mengumumkan di grup konsep kostum mereka malam ini.