Pulang kondangan mah bawa hasil nasi kotak atau souvenir doang biasanya. Gimana jadinya kalau Nanon yang pulang kondangan dari nikahan mantan malah bawa hasil jodoh untuk masa depan??
Warning :
* bxb
* mpreg
* don't like don't read
Sinar jingga hampir penuh digeser gulita kala Ohm dan Nanon keluar dari rumah Pak Faisal, dosen Ohm yang istrinya punya warung rendang. Bukannya senang karena akhirnya tugas Hukum Warisannya diterima sang dosen, Ohm malah memasang muka bingung saat di sisinya Nanon sudah cemberut maksimal.
Ngapa ya? Apa karena tadi si Puji anaknya Pak Faisal ngedipin gue pas bukain pintu? -batin Ohm mulai merasa Nanon tengah cemburu
Sampai di hadapan motor hitam Ohm yang diparkirkan, tak satu katapun Nanon utarakan. Karena jengah dan penasaran, akhirnya Ohm memberanikan diri membuka suara.
"Non, maaf ya." Gumam Ohm sambil membawa kanan kiri Nanon dalam genggaman dan dielus permukaannya perlahan.
Si pria manis di hadapan makin menatap garang. "Maaf? Emang buat apaan?? Kamu ke kampus nggak mandi??"
"Ih, bukan itu sayaang. Maaf bikin kamu cemberut kaya gini gara-gara Puji ngedipin aku tadi."
"Diiiih, pede. Gue cemberut gara-gara sebel nggak dikasih minum tuh sama dosen lo!! Gilak, hampir sejam namu masa kagak dikasih air-air acan." Sewot Nanon dengan ujung bibir total dimajukan.
Ohm yang merasa sebagai kekasih siaga langsung mengelus pundak dan punggung Nanon untuk menenangkan. "Sabar atuh, sayaang. Beli minum aja deh yuk ke Indoapril."
"Keburu telat, udah ditungguin yang lain noh di rumah Bang Toptap."
Tanpa menjawab perkataan Nanon, Ohm membuka hape yang kebetulan ada notifikasi pesan masuk dari grup BPJS band.
"Blue juga baru otw nih." Ohm memberi tahu Nanon, menunjuk hapenya. Membuat Nanon berinisiatif membuka hapenya sendiri, ketimbang berduaan melihat hape Ohm dan dekat-dekat dengan sang kekasih yang bau prengus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Yaudah yuk ke Indoapril dulu aja." Ajak Ohm setelah hapenya masuk saku.
"Ngapain? Beli snake?" Guyon Nanon sambil membiarkan Ohm memasangkan helmnya. Lalu keduanya tertawa keras sebelum diteriaki dari dalam karena berisik oleh istri Pak Faisal.