Chapter 38

1.2K 104 10
                                        


Bolero hospital

Tap tap tap

Tap tap tap

"Yah Jung Yunho! Berhenti mondar-mandir! Kau membuat ku pusing" ucap halmonie Jung sebal.

Yunho tidak berhenti berputar seperti gangsing sejak satu jam yang lalu. Namja tampan itu begitu cemas menunggu istrinya yang tengah berjuang di dalam ruang operasi. Yunho akhirnya duduk di sebuah bangku dengan wajah yang pucat.

Mrs Jung terlihat ingin mendekat, tapi kemudian mengurungkan niatnya. Hubunganya dengan Yunho memang sudah normal namun tidak bisa dibilang baik. Tidak seperti saat bersama Changmin, Mrs Jung masih merasa canggung ketika bersama Yunho.

Mata musang Yunho menangkap pantulan umma-nya dari kaca yang ada di depanya. Namja cantik itu terlihat ingin mendekat namun mundur kembali. Yunho sadar jika hubunganya dengan umma-nya masih canggung.

Yunho menoleh pada Mrs Jung yang duduk di belakangnya sedang memejamkan matanya berdoa. Namja tampan itu memperhatikan umma-nya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Wajahnya masih cantik di usianya yang sudah tidak muda. Namun Yunho juga menemukan guratan-guratan lelah tercetak jelas di wajah cantiknya. Tubuhnya yang proposional terlihat lebih kurus sekarang.

Flashback

Yunho mengelus perut besar Jaejoong dengan lembut. Keduanya sedang bersiap untuk tidur tapi Jaejoong tak kunjung menutup doe eyes indahnya. Umur janin mereka sudah 8 bulan sekarang. Tinggal menunggu beberapa minggu lagi dan mereka dapat melihat bayi kembar mereka.

"Kenapa tidak tidur hm?"

"Aku sedang berpikir..."

"Memang apa yang kau pikirkan Boo?"

"Aku baru sadar jika sebentar lagi aku akan menjadi umma"

Yunho terkekeh "Jadi karena itu Boojae tidak menggunakan kata Joongie lagi?"

"Eung~" Jaejoong menggesekan pipinya di dada bidang suaminya

"Yunnie.."

"Ne sayang"

"Minta maaflah pada umma"

Deg

"W-Wae?"

"Selama 8 bulan ini aku hamil.....aku baru merasakan besarnya perjuangan seorang umma untuk anaknya. Badan sakit semua, kaki bengkak, tiap pagi mual, belum lagi pusing yang menyerang"

"...."

"Dan yang paling menakutkan adalah nanti ketika saat melahirkan. Seorang umma akan mempertaruhkan nyawa mereka untuk melahirkan anak mereka"

"...."

"Umma sangat mencintaimu Yunnie..."

Nyut

"Mungkin dulu umma pernah membuat kesalahan di masa lalunya. Tapi kita tidak bisa menghakiminya tanpa tahu apapun. Sudah banyak yang umma korbankan untuk kita. Hikss...jaebal Yunnie...minta maaflah pada umma..."

"Yunnie harus bersyukur karena masih memiliki umma disisi Yunnie....hikss...hiksss"

"Sssshhh...uljima Boo.."

Uljima....

Flashback end

Namja musang itu beranjak ke belakang dan duduk di samping Mrs Jung. Yunho kemudian memeluk umma-nya dari samping.

"Yun-"

"Mianhamnida...."

Nyut

Hati Mrs Jung seakan dicubit ketika mendengar permohonan maaf Yunho. Putra pertamanya itu memeluknya dengan erat dan menembunyikan wajahnya di pundaknya. Tubuh besarnya bergetar. Selanjutnya Mrs Jung merasakan pundaknya basah.

MAGENTA *COMPLETETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang