Hanya perihal Hayzar, si remaja hitam putih yang bertemu Jeff, seseorang yang memberi corak warna pada gurat monokromnya, lewat sebuah nampan makan siang.
Sebagian akademian yang sedang sibuk menyantap makan siangnya harus rela memberikan sedikit waktunya untuk membantu kedua orang yang kini sama-sama jatuh terduduk saling berhadapan. Salah seorang dari mereka terlihat lebih malang karena pakaiannya ternodai oleh bumbu yang tidak salah lagi berasal dari nampan makan siang yang sudah tergeletak mengenaskan di lantai.
"Makasih, guys. Sorry banget. Kalian bisa lanjutin makannya, gue nggak apa," ujar salah satu akademian berhoodie abu-abu sembari berdiri.
Mata bulat lebar milik lawan adu tubuh yang kini berdiri di hadapannya menatap tajam pria berhoodie. Pria bermata rusa itu bahkan belum mengatakan ia baik-baik saja --setidaknya makan siangnya. Tetapi pria hoodie di depannya sudah dengan entengnya mendeklarasikan kalimat nggak papa.
Seolah dapat membaca pancar mata tersebut, pria berhoodie mendekatkan dirinya pada pria bermata rusa yang seolah ingin mengulitinya hidup-hidup.
"Urusan makan siang lo, atau badan lo yang sakit, itu urusan kita berdua. Nggak perlu ngomong di depan yang lain, kasian mereka mau makan," ujar pria berhoodie.
Benar. Benar sekali pikiran pria itu. Ini adalah urusan mereka, buat apa orang lain ikut campur? Toh, dibantu berdiri dan tidak ditertawai ketika jatuh saja sudah disyukuri penuh olehnya.
"Lo tunggu di sini. Lo mau duduk di bangku ini, kan? Gue cariin buat ganti makan siang lo," pungkas pria berhoodie sembari menepuk pundak pria di hadapannya yang bahkan belum sempat membalas kata.
Pria berhoodie itu sempat melirik sekilas apa makan siang yang pemuda di hadapannya akan makan. Paket lunch ala Korea. Segera saja, ia berjalan menuju corner Korean di dekatnya. Namun, ia sempatkan membuka ponselnya dan mengetikkan sesuatu beberapa saat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ya, pemuda berhoodie itu adalah Jeff, si ketua umum kepanitiaan yang tadi pamit jajan ke kantin. Ia kini berdiri manis pada antrean manusia yang ingin membeli makan siang ala Korea di corner ini.