"Liat apa?" ucap Kasey tiba tiba membuat Angel yang sedang menatap kagum isi kamar itu terkejut . Lebih terkejut lagi dengan penampilan sederhana Kasey yang malah membuat Angel menjadi tidak fokus dan tidak bisa memilih. ingin melihat piagam penghargaan atau pemandangan di depan nya yang memanjakan mata, oh ayolaahh bantu Angel .
Happy reading sayang 🧡👋
Angel yang sadar pun segera mengalihkan pandangan nya kearah lain, sedangkan Kasey yang melihat gelagat Angel bahwa gadisnya malu pun terkekeh kecil.
Kasey pun mendekat kearah Angel , menatap manik mata indah itu dengan matanya yang sipit namun tajam. Tatapan yang membuat siapa saja tidak akan kuat. Mata yang saling menatap dan tubuh mereka semakin dekat, sangat dekat.
Sampai-sampai Angel berkeringat dingin, gugup, malu, tak tau harus bagaimana? tangan kecil nya memegang dada Kasey guna untuk mendorong agar menjauh, namun malah tangan kecil ini digenggam lembut oleh Kasey. Oh tuhan tenggelamkan Angel saat ini, ini sangat mengerikan untuk gadis kecil seperti nya.
"CUP."
/JEDERRRRRR/
Kening nya di cium oleh Kasey dengan lembut, membuat Angel tanpa sadar lemas dan menutup mata. Masih , masih menempel bibir sexy milik Kasey disana ciuman itu perlahan turun dan mencium hidung kemudian turun.
Yah turun.
CUP.
kedua bibir saling menempel membuat kedua mata Kasey pun terbuka,begitupun juga dengan Angel. Bibir Kasey mulai sedikit melumat pelan bibir mungil dan manis gadis itu, masih dalam keadaan terkejut- Angel tak bisa melakukan apa-apa tubuhnya masih lemas hingga.....
"Kak, kenapa bengong?" Ucap Angel tiba-tiba membuyarkan lamunan Kasey , Kasey tak sadar jika Angel menjauhkan wajahnya dari hadapan nya.
sedangkan Kasey asik dengan pemikiran nya, ia begitu menginginkan dan berfikiran tak logis, bagaimana bisa ia memikirkan hal itu? Kasey merutuki pemikiran liar nya.
Kasey dilanda malu dengan wajah kaku, namun ia sungguh pintar dalam mengontrol raut wajahnya. Tadi seperti nyata, sungguh. Apakah itu halusinasi ? Oh tuhan bantu Kasey dari pikiran kotornya.
"Ekhemm, ayo turun kita makan." Ucap Kasey berdehem guna mengontrol wajahnya yang sedikit memerah karna malu.
"Sial, gadis ini pengaruhnya sangat besar, untung saja aku pandai mengontrol emosi dan nafsu." batin Kasey mengumpat.
Angel mencekal tangan Kasey sembari menggeleng pelan, "Tapi Angel gak lapar." Rengeknya yang tak indahkan oleh sang empuh.
"Makan atau aku cium disini!" ancam Kasey dengan tatapan tajam.
"Ha cium, apa itu?" Gumam Angel lugu dengan mimik wajah penasaran.
"Sudahlah ayo makan." Kilah Kasey menarik tangan Angel, jika terus-terusan seperti ini Kasey tak menjamin jika ia tidak berbuat apa-apa terhadap hadis polos dan lugu itu.
Angel yang merasa tangan nya ditarik lagi pun berjalan dengan menghentakan kaki nya kesal, ia belum lapar tapi sekarang ia ingin susu kotak. Apa laki-laki ini tidak mengerti?
"Sayang kamu sudah turun, ayo makan dulu." ucap Bunda Mawar saat menyadari keduanya turun dari tangga.
"Boy. Kenapa Angel kesal? Apa yang kau lakukan dengan menantuku!" ucap Ayah Jeffno memicing curiga.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNIT KILLER SAVAGE (END)
Fiksi Remaja[REVISI] Ketua gengster yang bernama Kasey Liam Maxwell Nicolas dikenal sebagai perisai terkuat dan ditakuti, memiliki anggota yang tersebar di seluruh kota, penerus generasi Anzero Joersy. Geng UKS atau singkatan dari "UNIT KILLER SAVAGE" sesuai n...
