U. K. S° 36

21.1K 1.2K 22
                                        

'Aku bukan cinderella yang kalian bayangkan, aku hanyalah Anak yang tak diinginkan kehadiran nya oleh Orangtua' - Winda

Happy Reading

°°°°

Flashback on

Nama ku adalah Yuwinda Patricia Parrinusa, apakah kalian mengenal ku? Kurasa tidak karna kehadiran ku tidak dipublish oleh Orangtua ku, yang artinya Aku disembunyikan di awak media, tak pernah sekalipun aku tersorot oleh Kamera dan channel TV yang kalian tonton di berita .

Kehadiran ku tak diharapkan oleh Orangtua ku, karna Orangtua ku tidak menginginkan Kehadiran 2 perempuan, orangtua ku hanya ingin memiliki 1 perempuan, aku memiliki saudara kembar dia adalah kakak ku, nama nya hampir mirip dengan ku yaitu Yuwenda Patricelia Parrinusa, sifat nya berbanding terbalik dengan ku, jika kakak ku memiliki sifat lemah lembut gemulai bagai perempuan kurang belaian, maka Aku orang yang pemberontak. Bukan tanpa Alasan aku mengatai nya begitu karna memang sebenarnya dia memang seperti itu, Dia orang yang sombong, Angkuh, dan bermuka banyak serta pikiran yang dipenuhi rencna Licik untuk mencapai keinginan nya. Aku selalu mendapatkan hukuman dari papareot atau mamareot karna ulah dia yang memfitnahku, menghalalkan segala cara untuk bisa mengusir ku dari rumah mungkin ia tak ingin kasih sayang orangtua nya terbagi walau ia sendiri tau bahwa kehadiranku sudah tak diinginkan kedua orangtua ku jadi setiap kali aku melakukan kesalahan orangtua ku pasti semangat untuk menghukum ku, dan dia disana tersenyum jahat karna rencana nya selalu berhasil membuat hidupku tersiksa di dalam rumah sendiri.

Saat situasi keuangan keluarga ku diambang kebangkrutan, Dengan tega nya mama dan Kembaran ku berencana menjualku pada om om rekan bisnis yang disegani di kota. Tapi meski begitu aku tetap menolak keras dan tak setuju, meskipun aku selalu menuruti semua perintah nya namun untuk masa depanku aku tak ingin masa depan ku hancur dan dihancurkan oleh Orangtua ku sendiri.

Tepat sebelum aku diusir dari rumah, itu sebenarnya karna ulah Saudara kembarku, dia masuk ke kamar ku dengan membawa pisau tajam, aku yang sedang belajar dengan serius tak mengetahui jika dia membawa benda tajam itu, tepat saat aku menoleh kearah nya aku melihat dia tersenyum smirk, aku tak mengerti isi otak nya, namun yang membuat ku terkejut setengah mati adalah saat dengan tega nya dia menarik tangan ku kemudian mengarahkan pisau itu kearah Perut tepat di ginjal nya .

" gue menantikan lo diusir dari rumah ini sialan " desis Kembaran ku sebelum tangan laknat ini ikut menusuk nya dalam

" aaakkhhhhhhhh " jerit kembaran dan aku karna melihat kejadian ini, sungguh pikiran ku kosong, aku melakukan kesalahan besar, tepat setelah itu kedua orangtua ku memasuki kamar ku dan terkejut sebab aku masih memegang pisau tajam yang berlumuri darah itu. Orang tua ku murka sehingga menampar ku dan membenturkan kepala ku di ujunh meja belajar membuat Pelipis ku berdarah sebelum penglihatan ku kabur aku sempat melihat Orangtua ku membopong Kembaranku pergi dari sana dan membiarkan aku terkapar tak berdaya.

Setelah kejadian itu, akhirnya orang tuaku memutuskan untuk mengusir anak pembawa sial ini , juga keinginan terbesar kembaran ku yang menjadi putri satu satunya berada disana terwujudkan. Sampai akhirnya aku bisa meneruskan hidupku dengan bekerja dan bersekolah, aku bersekolah disalah satu sekolah terpopuler yang berada di kota Jakarta , SMA ANTARIKSA nama nya, aku kelas XI Ips 1 jarang keluar kelas dan kudet akan Siapa murid paling terpopuler disana, karna yang ku tau, disekolah tersebut ada sang penguasa yaitu bernama Gengster UKS, hanya itu yang ku tau. 

Sampai akhirnya aku menemukan sosok pangeran yang selalu ku nantikan kehadiran nya, tepat saat pulang kerja aku berjalan santai menuju kos kosan namun saat akan berbelok ke persimpangan jalan anak buah suruhan papa menyegat ku dan menyuruhku secara paksa sampai akhirnya aku ditampar hingga memberikan luka panas di pipi kiri ku namun aku tetap berontak dan meminta tolong sampai akhirnya Dia datang, dia pangeran ku, dia pahlawan ku, dan dia penyelamat ku pangeran Berkuda ku.

Flasback Off

Keesokan pagi nya, Aku terbangun dengan muka linglung menatap sekitar dan melihat kebawa ternyata aku tertidur di lantai tanpa alas

" sial, kok aku tidur dibawah si anjir harusnya di kasur empuk " gerutu Winda kemudian berjalan gontai dan melihat jam walker yang menunjukan pukul 06.40 .

" Aaaaakhhhhhhhh anjir telat oon " pekik Winda kemudian bergegas ke kamar mandi ala mandi bebek  kemudian keluar dari kanar mandi dan mengambil Seragam dan memakai seragam nya dengan kecepatan kilat, menyiapkan Buku pelajaran dan memasukan nya ke tas, tak merapikan rambut yang di cepol Asal, tak lupa memakai lipglosh berwarna pink Alami, berlari kedepan memakai Sepatu tak lupa kaos kaki , menutup Pintu dan mengayuh sepeda pancal nya dengan kecepatan penuh .

Keringat mulai bercucuran namun tak ia hiraukan asalkan Ia segera sampai ke sekolah , melirik sekilas jam tangan nya menunjukan pukul 6.55 , membuat ia melotot dengan sempurna.

" PAAAKK JANGAN DI TUTUP PAAKKKK " teriak Winda saat hampir sampai

" ya allah neng, ini udah jam berapa baru sampai " ucap pak Ari selaku Satpam sekolah.

" hehehe telat dikit pak, gapapa ya sesekali aja kan gak pernah telat " ucap Winda memelas.

" yaudah buruan keburu Ketahuan guru neng " ucap Pak Ari  menggeser sedikit pintu gerbang yang ingin di tutup.

" makasih pak " ucap Winda kemudian masuk ke parkiran dan memarkiran sepeda nya. Merapikan rambutnya yang sedikit berantakan kemudian berlari menuju kelas dengan tergesa gesa, tak lupa Deru nafas nya naik turun akibat terlalu Over berlari kesana kemari .

" hosh hos hos " ucap Winda menganbil nafas nya dalam dalam

Saat mendongak kepala nya terbentur sesuatu yang keras ia lantas mendongak hingga

"Deegg!!!!!"

" astagfirullah haladzim ya allah ya allaah allahu akbar " batin Winda terkejut

Sedangkan sang empu yang sama terkejut nya pun berusaha menampilkan raut wajah datar nya, walau ia juga sama terkejut ternyata Gadis ini bersekolah disini.

" pangerann " sapa Winda . Membuat Aga , Gala, Septihan hampir saja menyemburkan tawa nya  sedangkan Kasey mengernyitkan dahinya bingung siapa gadis ini. Beda lagi dengan Dewa . Ia menatap Tajam Gadis yang melihat nya penuh binar.

" ternyata Dewi Fortuna berpihak sama Aku, aku dipertemukan Lagi sama Pangeran berkuda hihihi " ucap Winda terkekeh geli melupakan jika Ia sedang terlambat hari Ini bahkan tas nya masih terpampang di kedua bahu nya.

" Wa, Lu nempil nih cewek dimana anjir lucu banget tingkah nya, kalo disatuin sama Dede gemes...Buset Ambyar pasti " ucap Septihan terkekeh.

" dieem " ucap Dewa menatap Tajam Septihan.

" lo gak masuk ke kelas ? " tanya Gala heran karna Gadis itu masih menenteng tas nya.

Plakk

" duh aku lupa aku kan telat Huwaaa, babay pangeran nanti kita ketemu lagi yaa babay " Teriak Winda kemudian berlari sekecang mungkin menuju kelas nya menghiraukan Tatapan UKS.

" ekhemm, Wa , ceweknya cantik banget Sabi lah jadi gebetan Gue " ucap Septihan menggoda

Bugh

" urus Guru Cantik lo, jangan Dia " ucap Dewa kemudian pergi meninggalkan mereka yang tertawa keras sedangkan Kasey yang menggeleng pelan melihat Tingkah Sahabat nya.

" dasar tsunder " batin Kasey dan Aga terkekeh Geli

UNIT KILLER SAVAGE (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang