U. K. S ° 40

21.5K 1.1K 38
                                        

HIII BOLEH TANYA GASIH? KALIAN DAPAT CERITA INI DARI MANA ???

COMEN DONG! GA COMEN . SAYA GAK UPDATE DOUBLE LAGI

HAPPY READING

°°°°

Setelah acara makan makan, Septihan dan Calon istri nya pergi ke depan rumah ada taman kecil kecil an yang cuacanya sangat sejuk lebih lagi memang disini jarang orang lewat jadi minim Polusi.

Septihan menarik tangan Ana untuk duduk di sana sambil memandang Bintang dan Bulan yang bersinar.

" ehem, apa yang membuat kamu ingin mendekati saya Sep ? " tanya Bu Ana yang memulai perbincangan di keadaan yang canggung.

" simple, Karna aku butuh sosok perempuan seperti kamu " ucap Septihan sambil menatap Bu Ana yang kebetulan memandang nya , melihat Septihan yang menatapnya mmbuat Ana mengalihkan pandangan nya karna jika terlihat lebih dekat dan jelas Septihan benar benar terlihat gagah dan Tampan, pantas banyak perempuan yang mengidamkam nya. Jika Modelan nya kayak Septihan begini, sudah tampan, Humoris, inti Gengster yang disegani , termasuk jajaran pria tampan di sekolah yang ia ajari dan menjadi keberuntungan baginya menjadi wali kelas Septihan.

" sosok seperti saya? Memang apa yang kamu liat? " tanya Ana penasaran

" hmm kepo deh " ucap Septihan terkekeh pelan, membuat Ana mengelus dadanya sabar .

" aku butuh sosok perempuan yang tegas, mandiri, berwibawa, pengertian, Pemarah tapi juta penyabar, perhatian, minim dekat laki laki dan selebihnya kamu tambahin sendiri " ucap Septihan. Membuat Bu Ana merenung Ternyata kriteria Septihan seperti itu dan itu yang ada dalam dirinya. Simple tapi tak semua orang bisa seperti dirinya.

" hmmm " gumam Ana tak jelas.

" aku tau kamu memarahi di sekolah tadi bukan karna Nilai ku turun kan? Tapi karna kamu cemburu " ucap Septihan yang membuat Bu Ana mematung.

" kamu cemburu sama Winda yang ku gandeng tangan nya kan? kamu sudah mengajari ku selama 3 tahun berturut turut, itu pun menjadi wali kelas ku lalu kenapa hanya karna masalah nilai turun yang tentu nya kamu sudah tau itu kebiasaan ku kamu jadi mempermasalahkan nya , jika bukan karna kamu cemburu dan marah hahaha " ucap Septihan tertawa pelan. Membuat Bu Ana menoleh ke kanan tak ingin melihatkan Raut merah merona nya sebab itu benar adanya.

Septihan yang melihat calon istrinya memgalihkan wajahnya pun menarik nya dan mengarahkan kearahnya, Septihan menatap manik mata indah Calon istrinya dan berkata.

" aku hanya ingin membuat Dewa cemburu dan mengakui sesuatu, aku hanya ingin membantu Gadis itu mendapatkan pangeran nya " ucap Septihan dengan tersenyum manis yang mau tak mau Ana dibuat meleleh dengan senyuman manis Calon suami nya .. Aawwwwww calon suami.

" lalu apa Perempuan itu mendapatkan jawaban nya ? " tanya Ana penasaran.

" setidaknya sudah berusaha , selebihnya biarkan dia mencoba lagi sampai hati beku itu terbuka, aku gak sabar liat Dewa ngbucin hahaha, kamu tau Dewa itu sangat anti sekali dengan perempuan, mungkin sama seperti mu atau nggak sama seperti Monica pawang nya Gala teman ku. Mereka berdua sama sama Anti dengan lawan jenis " ucap Septihan yang menggenggam tangan mungil bu Ana untuk ia genggam.

" memang saya terkenal Play boy, banyak yang mengejar saya banyak pula mantan saya, Tapi bukan berarti saya memainkan hati wanita, Saya hanya Asik bermain dengan jiwa anak muda pada usia nya, namun keinginan dan prinsip saya yang benar adalah mencoba menarik perhatian mu dengan membuat nilai ku turun mendapatkan Panggilan darimu dan Melangkah pelan sampai akhirnya seperti sekarang ini , saya mendapatkan mu mengambil mu dari tangan orang tua mu, ya meskipun itu masih belum dikatakan sah karna ikatan kita masih sebatas pertunangan. " jelas Septihan panjang lebar sesekali mencium punggung tangan Ana .

UNIT KILLER SAVAGE (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang