▪ 23

230 6 0
                                        

Haii guyss!!!

Setelah satu bulan gak update akhirnya ketemu lagi nihh....
Ada yang udah kangen sama Ansel??

Sebelumnya aku mau ucapin taqobalallohu mina waminkum buat kalian yang merayakan hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏

Gimana puasanya sebulan kemarin? Lancar? Bolong berapa hayoo🤭🤭

Yang habis nahan kangen udah siap ketemu Ansel??

Oke, cuss aja tapi jangan lupa pencet bintangnya dulu yaaa...

Ramaikan part ini!!!

Happy reading guyss!!

Happy reading guyss!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

◾◽◾

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

◾◽◾

Ku kira aku salah mengira kalau semua wanita itu sama, tapi pada kenyataannya memang semua wanita itu sama saja

🍇🍇🍇

Sellina tak henti-hentinya menunjukkan tatapan mata memelasnya pada Samara meski Samara sudah memberi jawaban untuk permintaan Sellina. Samara mencoba fokus pada kegiatannya, menghiraukan Sellina yang terus memohon meminta izin.

"Sehari aja kok Mar, boleh ya pliss" Pinta Sellina merengek. "Gue janji deh habis ini gak ada ijin-ijin lagi pas kegiatan"

Hembusan napas panjang itu Samara lakukan, memperlihatkan seberapa lelah gadis itu memberi pengertian kepada sang sahabat. "Sebagai sahabat gue sih iya-iya aja Sel, tapi gimana sama anak-anak? Gue cuma gak mau lo diomongin yang enggak-enggak sama mereka" Sahut Samara menghentikan kegiatan menulisnya, merubah posisi duduknya agar bisa menatap Sellina yang masih memasang puppy eyes dengan wajah memelas.

"Gue gak papa kok semisal ada yang ngomongin gue. Beneran deh, gue gak peduli apa kata mereka, boleh ya gue ke Bandung besok, sehari aja kok, nanti hari minggu gue udah balik lagi" Sellina menangkupkan kedua tangannya didepan dada, berharap Samara mau berubah pikiran.

DLS [ 2 ] Ansellina Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang