Maaf jika ada kesalahan dalam cara menulisan atau kata kata
............
Happy reading
..............
Setelah pulang sekolah rafisa dkk berencana untuk menginap dirumah rafisa, karna mama papa rafisa yang akan keluar kota karena ada pekerjaan. karna rafisa anak satu satunya jadi rafisa dirumah hanya berdua dengan pembantunya bi minah.
Mereka bertiga sekarang sedang berada di mini market untuk membeli camilan.
"Uy, nanti malam gadang yuk,"ajak ratu
"Mama sama papa bakal marah kalo gue gadang,"ucap rafisa
"Yaelah, ya kagak usah dibilang bilang kalo lo gadang lah, ribet amat neng,"ucap ratu
"Gak mau, nanti malah kesiangan,"ucap rafisa
"Yaudah gue gadangnya bareng rey_"
"Gak, gue juga gak mau"
"Lo berdua mah kagak asik,"ucap ratu dengan bibir yang mengerucut
"Biarin wlee,"kompak keduanya
"Sianjir kompak bener neng,"heran ratu
"Yaudah atuh kalo kalian gak mau,aing juga gak mau,"ucap ratu dengan sedikit bahasa sunda
(Aing:gue)
...................................
"Eh ra?"
"Hm?"
"Gimana?"tanya reyna
"Gimana apanya?"tanya rafisa bingung
"Itu si Al Al itu,"ucap reyna dan langsung membuat wajah rafisa murung.
Reyna yang melihat perubahan diwajah rafisa pun merasa bersalah.
"Lo mah, liat tuh jadi sedih kan,"ucap ratu
"Maaf ra, gue gak bermaksud__"
"Iya gapapa rey, gue juga gak tau,"jawab rafisa tersenyum paksa
"Ah, sayang lo gak tau nama asli dia,"ucap ratu
"Iya, coba kalo tau kan agak mudah gitu buat cari dia,"ucap reyna
"Kenapa sih lo mau banget ketemu sama dia?"tanya ratu
"Waktu gue kecil, semua anak anak tuh jauhin gue, waktu itu gue nangis di pinggir jalan, terus al datang pake sepeda, dan dia khawatir gitu sama gue, terus dia usap.................."
Fllasback
Rara kecil menangis dipinggir jalan karena tak ada yang mau berteman denganya. tiba tiba seorang anak laki laki menghampirinya.
"Hey kamu kenapa?"tanya bocah tersebut
"Hiss,,,hiks,,,,huaaaa"karna ditanya seperti itu rara kecil malah semakin menangis membuat bocah tersebut langsung memeluknya
"Udah jangan nangis,kata mama aku,kalo nangis bakal bikin cepet tua,"ucap bocah tersebut
Rafisa langsung berhenti menangis
"Benelan?"tanya rara kecil
"Iya"
"Tapi,,,hikss,,,hikss"
Cup
Cup.
Rara kecil mematung mendapat ciuman mendadak tersebut
Bocah tersebut mencium kedua kelopak matanya.
."ke_kenapa kamj cium pipi lala?"tanya rara kecil
"Kalo aku nangis mama aku cium mata aku,"ucap bocah tersebut
"Nama kamu siapa?"tanya bocah tersebut
"Hikss,,,,hiksss,,,huaaa,"tangis rara makin kejer
"Kenapa nangis lagi?"tanya bocah tersebut
"Kamu nakal,cium lala gak ijin dulu,"ucap rara kecil
Bocah tersebut terkekeh pelan
Cup
Rara kecil melototkan matanya,saat merasakan bocah tersebut menciumnya tepat dibibir.
"Huaaaaa,kamu jahat.hikss,,,,"
"Kamunya nangis mulu, yaudah aku cium biar kamu diem, eh kamu malah nangis lagi, aku salah ya?"
"Oh iya kenalin nama aku al,"ucap bocah tersebut mengulurkan tangan
"Aku lapica panggil lala,"ucap rara kecil cadel
"Aku panggil kamu ica aja,bgapapa kan?"
"Iya gapapa"
Sejak saat perkenalan tersebut rara kecil dan al kecil sering bermain bersama, bahkan mereka memiliki rumah pohon rahasia milik mereka berdua yang tak ada yang mengetahui siapa pun itu kecuali mereka berdua,bdibawah pohon tersebut terdapat ayunan.bdidalam rumah pohon tersebut terdapat banyak kenangan.
Fllasoff
"Huaam"reyna menguap
"Yuk ah kita tidur bestyihhh,"ucap ratu alay bin lebay
.........................................
Bersambung
Jangan lupa tinggalkan jejaknya kawan
Ica pecinta bubur tanpa diaduk🔪🔪
Semangatin aku dengan cara komen 'next' sebanyak banyaknya.
Komen kalian itu buat aku semangat buat lanjutin nulis ceritanya. Walaupun cuman 'next' doang. Itu berarti banget ygy.
Sayang kalian banyak banyak👻👻
BABAAAAAY🖐🖐
KAMU SEDANG MEMBACA
ALICA [Revisi]
Teen FictionWARNING!! Cerita tahun 2022 dan belum revisi. Rafisa,gadis yang memiliki nama lengkap Rafisa putri frasta,biasa dipanggil Rara,gadis yang ceria,murah senyum,cerewet,dan lugu. Dibalik senyuman dan keceriaanya dia menyimpan luka yang dalam. ...
![ALICA [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/306993181-64-k365310.jpg)