37. Bandung

12 0 10
                                        

Happy reading ygy

Maaf bangeett baru up ya

.     .     .     .     .     .     .     .     .     .     .     .

Saat ini Revan dan ketiga sahabatnya telah sampai ketempat tujuan mereka. Yaitu, Bandung.

"Kita bakalan cari Rara kemana?" tanya Ciko.

"Kita bakal pantau rumah Kayla" ucap Revan.

.     .    .    .    .    .     .     .    .    .    .

Setelah sampai difila tempat mereka menginap. Mereka pun segera pergi kepekarangan rumah Kayla.

Sudah beberapa lama kemudian Kayla masuk kedalam rumah.

"Lama amat keluarnya" ucap Ciko

"Sabar. Orang sabar dibenci setan" ucap Gala

"Kampret lu. Salah ngomong bukan begitu konsepnya!" ucap Ciko.

"Lah? Terus gimana?" tanya Gala

"Orang sabar disayang tuhan" ucap Ciko.

"Apa salahnya gue bilang orang sabar dibenci setan? Gak salah perasaan" ucap Gala.

.    .    .    .    .    .    .    .     .    .    .    .

Setelah beberapa jam Revan dan ketiga sahabatnya menunggu Kayla yang keluar dari rumahnya. Revan dan ketiga sahabatnya pun langsung mengikuti kemana perginya Kayla.

Sekarang Kayla menuju hutan yang sangat jauh dari penduduk kota bandung. Revan dan ketiga sahabatnya pun memberhentikan motornya dan meninggalkan motornya. Mereka berniat berjalan kaki untuk mengikuti Kayla.

Dari kejauhan terlihat kayla yang memberhentikan motornya dan berjalan kaki memasuki hutan.

Lalu Revan pun segera menelpon bodygardnya.

Tuuuut

"Datang ke hutan yang jauh dari penduduk. Gue kirim lokasinya"

Tuuuuut

Revan pun kembali memutuskan panggilan telponya. Kemudian mengirimkan lokasi saat ini dia berada ke Para bodygard nya.

.    .    .    .    .    .    .     .     .    .    .    .

Kayla memasuki Rumah tersebut dan langsung menghampiri Rara yang sudah tak berdaya.

"Udah baikan lo?" tanya Kayla yang tak mendapat jawaban dari Rara.

"Lo itu. Gak pantes buat saingin gue" bisik Kayla ditelinga Rara.

"Liat tubuh lo ini. Cantik bukan"

Rara pun membawa cuter dari sakunya.

Lalu melukis namanya dipaha Rara.

"Akh. St-top, l-o- akhh'

"Diemm dan nikmatin okey?"

"Psy-sy-k-kop....at"

"Diem bangsat"

Kayla pun berdiri kemudian membawa pisau dari dekatnya. Kemudian berjalan kembali ke arah Rara. Lalu menunjukan pisau itu sambil tersenyum semrik.

"Kayaknya ini saatnya gue habisin lo" ucap Kayla kemudian menusuk kan pisau itu keperut Rara yang terbalut baju seragam putih sekolahnya.

Jleeb

ALICA [Revisi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang