Happy reading ygy
. . . . . . . . . . .
Rara menatap ruangan sekitarnya kemudian tatapan matanya terjatuh kepada seorang pria yang memegang tanganya yang tengah tertidur disebelahnya dengan menggunakan kursi.
Tangan Rara terangkat untuk mengelus surai hitam Revan.
"A-al" lirih Rara.
. . . . . . . . . . . . . . . . .
Revan terbangun saat merasakan ada tangan seseorang yang mengusap usap kepalanya. Lalu dia pun mendongak menatap Rara.
"Ra?"
"Ini beneran?. Aku gak mimpi kan? Kamu rara? Rara udah sadar?" tanya Revan beruntun memegang pipi Rara.
Rara masih saja terdiam mendengar semua ocehan Revan.
"Kenapa cuman diem?. Kamu gak kangen sama aku?. Kamu marah sama aku?" tanya Revan.
"Aku minta maaf Ra. Aku minta maaf." ucap Revan.
"Kenapa kamu sembunyiin semuanya dari aku?" tanya Rara menatap Revan.
"Aku pikir kalo aku gak jujur sama kamu. Gak bakal bikin kamu dalam bahaya. Aku pikir dengan aku pacaran sama kamu gak bakal bikin kayla celakain kamu. Aku pikir kayla cuman bakal cilakain kamu kalo dia tau kalau kamu itu sebenernya ica" jelas Revan.
"Tapi nyatanya? Semua yang aku lakuin itu salah besar. Maafin aku Ra" ucap Revan.
"Kamu gak mau lagi panggil aku ica?" tanya Rara.
"Bukanya kamu yang larang aku buat gak manggil kamu dengan sebutan ica lagi?" tanya Revan.
"Ya kan aku kira kamu bukan Al" ucap Rara.
"Lagian kemana mata kamu yang biru itu?" tanya Rara.
"Aku pake soflens sayang" jawab Revan.
"Kenapa aku gak kepikiran ya?" gumam Rara.
"Kenapa?" tanya Revan
"Kenapa aku gak kepikiran kalo kamu bisa pake soflena?"
"Kamu bodoh. Bisa aja diperdaya sama aku" ucAp Revan.
"Jadi? Kunci itu?" tanya Rara.
Revan kemudian mengangguk
"Iya. Itu punya aku" ucap Revan
. . . . . . . . . . . . .
"AAAAAAA RARAAAA GUE KANGEEN BANGEEET" teriak Raru segera memeluk sahabatnya diikuti Reyna yang memeluk Rara.
"KENAPA LO LAMA BANGET SIH KOMANYA?!" tetiak Ratu.
"Aduuuh. Atu bisa dieem gak?. Aku lagi sakit*" ucaop Rara mengimut imutkan cara berbicaranya.
"Jijik ra jijik" ucap Reyna.
"Heheheee"
"Btw kalian udah tau?" tanya Rara.
"Apa?" tanya mereka serempak.
"Revan itu----"
"Iya. Gue tau!" seru kedianya bersamaan.
"Kapan?" tanya Rara.
"Waktu lu diculik. Reyna sempet nanya nanya sama Revan soalnya lo yang telpon gue. Tapi gue denger lo yang malah ngobrol sama sikayla kayla itu" jelas Ratu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALICA [Revisi]
Teen FictionWARNING!! Cerita tahun 2022 dan belum revisi. Rafisa,gadis yang memiliki nama lengkap Rafisa putri frasta,biasa dipanggil Rara,gadis yang ceria,murah senyum,cerewet,dan lugu. Dibalik senyuman dan keceriaanya dia menyimpan luka yang dalam. ...
![ALICA [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/306993181-64-k365310.jpg)