17). sahabat

22 13 16
                                        

Maaf kalo ada kesalahan dalam cara penulisan maupun kata kata.











..............................



Happy reading ygy

.................................



Apa ini saatnya,aku terima orang baru dihati aku?

-ica

................................





Belakangan ini rara sangat dekat dengan revan. sampai berangkat dan pulang sekolah pun selalu diantar jemput sama revan.

Hal itu membuat banyak kaum hawa menatap dia ganas, seperti saat ini.rara berjalan bersebelahan dengan revan.

Para kaum hawa menatap rara dengan pandangan yang, enghh

Revan hanya mengacuhkan orang orang disekitarnya, dia hanya menampakan wajah datar plus dinginya.

'Pake pelet gak bak?'

'Sok cantik banget sih,cantikan juga gue'

'Kenapa revan mau sih sama dia?,cewe bulukan aja mau'

'Yee,lo mah sirik ae deh'

'Jago banget ya mbah dukunya'

'Ya emang dikit cantik sih'

'Lah duit kolot aja bangga'

(Ortu)

'Murahan!'

"STOP HINA SAHABAT GUE ANJING,"teriak revan

Rara segera menenangkan revan,rara menggenggam tangan revan dan mengelusnya.

"Udah ya van, jangan didenger!, gue gapapa kok,"ucap rara menenangkan revan

"SAMPAI GUE DENGER LAGI KALIAN HINA DIA, KALIAN GAK BAKAL TAU APA YANG BAKAL GUE LAKUIN,"teriak revan

Rara langsung menarik revan.sesampainya dikoridor yang agak sepi.

"Lo apa apaansih?!"tanya rara sewot

"Dia udah hina lo!, gue gak terima!,"ucap revan

"Ish, lo gak perlu gitu juga, nanti mereka malah mikir yang enggak enggak,"ucap rara

"Enggak enggak apa?,"tanya revan

"Ya, misal mereka mikir kita pacaran gitu,"ucap rara

"Kan tadi gue bilang kita sahabat ica sayang,"ucap revan gemas

"Iya kah?"tanya rara

"Ngode nih ceritanya?"tanya revan menggoda

"Apaansih?!,gak ya,"elak rara

"Yaudah kalo enggak, jangan ngegas dong,"ucap rara

................................


Saat ini rara sedang di introgasi oleh kedua temanya gegara dia yang belakangan ini selalu saja dekat dengan revan

"Lo tuh ada hubungan apa sih sama si revan?"tanya ratu

"Gak ada,"ucap rara cuek

"Terus kenapa bisa selalu bareng gitu?"tanya reyna

"Kita sahabat,"ucap rara malas dengan kedua sahabatnya

"Ooh, sahabat ya,"goda reyna

"Dia udah beberapa kali bilang sama gue kalo dia suka sama gue, tapi gue selalu tolak dia,"ucap rara

"Kenapa?, dia lagi?"tanya ratu

"Gue gak tau, gue juga bingung, satu sisi gue nyaman sama revaan, tapi disisi lain gue juga sayang sama dia. tapi entah kenapa gue ngerasa kalo revan tuh dia Alnya gue, dari sikapnya aja gitu, tapi matanya . mata Al itu warnanya biru rey,"ucap rara

"Gue dukung semua keputusan lo,"ucap reyna

"Apalagi gue,gue selalu,dukung sahabat gue ini,"ucap ratu

"Hubungan lo sama raja gimana?"tanya rara

"Gak gimana gimana sih, tapi gue capek sama sikap dia,bdia terlalu pencemburu tau gak!,"ucap ratu

"Nikmatin aja lah, dia kan orangnya emang gitu,"ucap rara

"Lagian lo beruntung tau gak,vbisa dapetin dia,"ucap reyna

"Iya sih,"ucap ratu

"Cocok deh kalo buat novel gitu, judulnya R2.gemezzz argggg,"ucap reyna

"Lo sendiri?"tanya ratu sama reyna

"Gue sih lagi deket sama salah satu sahabatnya sirevan,"ucap reyna

"Siapa?!"tanya ratu dan rara secara bersamaan.

"Dia_______"










................................

Bersambung




Jangan lupa tinggalkan jejak

Ica pecinta bubur tanpa diaduk🔪

Sayang kalian banyak banyak🤧🤧

Love sakebon buat kamu🙃🙃

BABAAAAY🖐🖐🖐


Semangatin aku dengan cara komen 'next' sebanyak banyaknya.

Komen kalian itu buat aku semangat buat lanjutin nulis ceritanya. Walaupun cuman 'next' doang. Itu berarti banget ygy.




ALICA [Revisi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang