Happy reading ygy
. . . . . . . .
"Revan. Papah mau bicara" ucap Aglar saat melihat Revan yang ingin menaiki tangga menuju kamarnya.
"Sini. Duduk dulu" lanjut Aglar.
Revan pun menghentikan langkahnya kemudian menghampiri papahnya.
"Kenapa pah?" tanya Revan.
"Apa kamu gak ada rasa kalo yang nyulik Rara itu Kayla?" tanya Aglar.
"Gak mungkin pah"
"Kenapa gak mungkin?. Bisa jadi Revan" ucap Aglar.
"Dia aja gak tau kalo Rara itu sebenernya ica" ucap Revan.
"Revan. Kayla itu cinta sama kamu. Jadi bisa aja dia culik Rara karna dia tau kalo kamu deket sama dia" ucap Aglar.
"Gak mungkin pah!"
"Mungkin aja Revan. Bisa jadi kan?. Kalo emang bener Kayla yang nyulik Rara. Kemungkinan besar Rara dibawa keBandung" ucap Aglar.
"Papah bener. Revan bakalan coba cari didaerah bandung" ucap Revan.
"Papa gak ijinin kamu pergi kebandung. Tapi orang orang suruhan papa yang bakal papa kirim kesana" ucap Aglar.
"Pah!. Pokoknya Revan terep pergi ke Bandung" ucap Revan.
"Revan gak peduli sama sekolahnya Revan!." ucap Revan.
"Oke" ucap Aglar pasrah.
. . . . . . . . .
Sedangkan ditempat lain. Rara baru saja tersadar dari pingsannya.
"Nghhh" lenguhnya lalu menatap sekitarnya.
"Gue dimana?" gumamnya.
Lalu tatapanya tertuju pada sekitarnya. Yang bisa dibilang ini terlihat dia sedang digudang yang sudah tak terpakai lagi.
Rara pun mencoba untuk merogoh saku roknya. Kemudian mencoba untuk membuka handphonenya.
Dan yap. Berhasil. Rara pun menghubungi kontak seseorang. Dan panggilan telpon pun terhubung.
Rara segera memelankan suara handphonenya.
"Tolongin gue" ucap Rara lirih
Tapi tiba tiba
Cklek
Pintu terbuka menampilkan seorang gadis yang memakai jaket hitam serta rok hitam pendek diatas lututnya.
Karna Rara yang kaget dia pun refleks menjatuhkan handphonenya. Dengan segera dia menyembunyikan poselnya dengan menginjaknya
"Wiiih. Udah bangun lo?" tanyanya menghampiri Rara.
"Lo siapa?" tanya Rara.
"Lo gak perlu tau siapa gue." ucap gadis tersebut.
"Gue ada salah apa sama lo?. Gue gak kenal sama lo" ucap Rara kemudian
"Gak kenal sama gue ya?. Kenalin. Nama gue. Kayla. Kayla nastasya novyera" ucap kayla memperkenalkan dirinya.
"Dan lo tanya apa kesalahan lo?" tanya Kayla menunjukan semriknya.
"SALAH LO KARNA LO UDAH REBUT REVAN DARI GUE!!. SETELAH GUE TUNGGU TUNGGU DIA TERIMA GUE SETELAH DIA TOLAK GUE AKIBAT KEHADIRAN ICA DIHIDUPNYA!. SETELAH GUE MEMPERJUANGKAN REVAN. GUE CINTA SAMA DIA. TAPI DENGAN MUDAHNYA LO MILIKIN DIA?!!" bentak Kayla sambil mencengkram dagu Rara dengan keras.
" i- iica?" tanya Rara terbata menahan sakit didagunya.
"Hahahaha. Lo gak tau masalalunya Revan? Kasian banget sih lo. Cuman pelarian doang ya?. Mau tau ica siapa?. Yaudah. Biar gue jelasin. Ica itu sahabat kecil Revan. Cinta pertama dia. dan gak bakal ada yang bisa gantiin dia. Ngerti lo?!"
Deg
"Harusnya. L-lo sadar. Kalo lo tau ica itu gak bakal ada yang bisa gantiin posisi dia dihati Revan?. Apalagi elo?!" ucap Rara sedikit membentak.
"DIEMM LOO?!"
"LO UDAH REBUT REVAN DARI GUE JALANG!. GUE BAKAL BIKIN LO MATI. KAYAK ICA!!"
Deg
Ica? Mati? Batin Rara.
"Gue gak r-reb-ut Revan dari lo" ucap Rara terbata.
"DIEEM SIALAN!!"
"Lo. Kalo diliat liat cantik juga ya. Gue mau lo cepet mati. Tapi sayang kalo gue gak main main dulu sama wajah lo ini" ucap Kayla
Kemudian Rara menjambak rambut Rara hingga Rara tersungkur dengan kursinya.
Pandangan Kayla tertuju pada handphone yang tergeletak disana. Dengan cepat dia mengambil ponsel tersebut dan membantingnya hingga pecah.
Rara menatap nanar ponselnya.
"Kenapa? Mau coba kabur dengan benda sialan itu? Gak bisa sayang" ucap Kayla tersenyum semrik.
"selamat bersenang senang"
. . . . . . . . .
Sedangkan ditempat lain Ratu sedang memasak mienya tiba tiba ponselnya berdering tanda ada seseorang yang menelponya.
"Tolongin gue" lirih Rara saat telpon terhubung.
"Ra?. Lo dimana?!. Ra. Rara jawab gue??!" ucap Ratu panik.
Ratu mendengar pembicaraan rara dengan orang yang ada ditelpon tersebut.
Air mata Ratu luruh saat mendengar setiap rintihan Rara.
Dan tak lama dari itu pun terdengan suara kursi yang terjatuh. Dan panggilan telpon pun terputus.
. . . . . . . .
Bersambung
Semangatin aku dengan cara komen 'next' sebanyak banyaknya.
Komen kalian itu buat aku semangat buat lanjutin nulis ceritanya. Walaupun cuman 'next' doang. Itu berarti banget ygy.
Maaf pendek
Ketikkk langsung fublish
Papaaaay
KAMU SEDANG MEMBACA
ALICA [Revisi]
Ficção AdolescenteWARNING!! Cerita tahun 2022 dan belum revisi. Rafisa,gadis yang memiliki nama lengkap Rafisa putri frasta,biasa dipanggil Rara,gadis yang ceria,murah senyum,cerewet,dan lugu. Dibalik senyuman dan keceriaanya dia menyimpan luka yang dalam. ...
![ALICA [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/306993181-64-k365310.jpg)