"Hei Nerd bagaimana keadaanmu?"
Tanya Lauren yang membuat ku terkejut. Dia datang dari arah belakang, pantas aku tidak melihatnya. Aku menunduk tidak bisa menatap wajahnya yang jahat itu. Aku meneruskan langkahku menuju perpus, sekarang memang lagi istirahat.
Kurasakan Lauren dan 2 temannya itu masih mengikutiku. Aku tidak mau ketemu dia lagi.
"Bruk"
Lagi lagi aku terjatuh buku yang kupegang ikut terjatuh. Tawaan Lauren and The Genk terdengar jelas di telinga. Aku tidak mampu berdiri sendiri yaa walaupun jatuh ringan namun tangan ku masih sakit.
Orang yang tadi menabrak ku langsung mengulurkan tangannya. Aku menatapnya dan menerima uluran tangannya itu. Aku menatapnya sekali lagi, wajahnya kurasa pernah kulihat.
"Apakah kau Alexa?"
Tanyanya aku mendecak kaget dan ternyata benar aku sudah pernah melihatnya sebelum ini. Dia, temannya Greyson
Reed Deming
Belum aku menjawabnya, tanganku sudah ditarik oleh Lauren, orang yang mengikutiku tadi.
"Heh kau, ikut aku!"
Bentak Lauren yang menarik tanganku. Aku meringis kesakitan, karena cengkramannya yang kuat. Lauren membawa ku cukup jauh, kurasa menuju toilet wanita.
Aku masih berusaha melepas cengkramannya itu, namun aku gagal. Tiba" langkah Lauren terhenti.
"Lepaskan dia!"
Teriak orang yang berhasil mengehntikan langkah Lauren. Aku melihat keorang itu, orang yang suaranya sangat familiar di telingaku.
"Apa? Tidak akan!"
Ucap Lauren tak mau kalah. Orang itu lalu mendekati kearah Lauren. Dan melepaskan cengkramannya di tanganku. Aku langsung menjauh dari Lauren. Dan berlari kearah orang yang menolongku itu.
Orang itu, orang yang selalu menjadi sahabat ku, siapa lagi kalau bukan Cony. Dia memang orang yang pemberani, tidak seperti aku, penakut. Cony kemudian membawa ku menuju perpus. Sedangkan Lauren, dia masih sibuk berbicara yang kasar kepada kedua temannya itu.
Cony kemudian menatap ku saat di perpus. Dia terlihat sangat khawatir dengan keadaan ku.
"Al, kau tidak apa apa kan?"
Tanya nya. Aku hanya mengangguk dan kembali membaca novel yang tadi aku ingin baca.
Kemudian Cony memelukku, aku tidak tau apa yang ada dipikirannya sekarang. Mungkin dia memang sedang ingin berpelukan. Aku pun membalas pelukannya yang hangat itu.
"Alexa?! Apakah kau baik saja?"
Bisik seseorang yang baru saja datang. Aku menoleh kearahnya dan mendapati 3 orang yang aku cukup kenal. Ya, Greyson, Reed dan Emily.
Tapi aku bingung mengapa Reed dan Emily ada disini? Apakah mereka anak baru? Aku mengubur pertanyaan ku buat nanti. Mungkin kapan kapan saja aku menanyakannya. Aku mengangguk menjawabnya dan kembali lagi membaca.
"Hey, apakah kau masih ingat aku?" tanya Emily yang berhasil membuatku menoleh. Aku tersenyum kearahnya dan mengangguk.
"Iya, aku ingat tapi, kenapa kalian ada disini?" tanya ku kemudian.
"Kami, murid pindahan. Harusnya sih kami masuk saat Greyson masuk, tapi kami masih ada urusan. By the way, aku minta maaf yaa nggak nolongin kamu pas ditarik sama anak yang tadi"
Ucap Reed kemudian. Ia terlihat bersalah sekali. Aku kemudian tersenyum kearahnya dan berkata,
"Nggak papa kok, aku juga sekarang sudah baikan"
Jelasku, Reed kemudian tersenyum, namun masih nampak sekali rasa bersalah di wajahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd Girl
FanfictionThis Story is a bit Strange And This is just a Fanfiction from Me Synopsis: Hari hari membosankan bagi seorang Nerd, tapi aku akan mengubahnya menjadi hari hari yang tidak akan terlupakan. -Alexa Slavokia- Highest rank on Fanfiction story : #32 Than...
