'Apakah sekarang saatnya aku mulai berubah?'
Pertanyaan itu mulai menghantuiku sejak kejadian di Gudang itu. Setelah beristirahat beberapa hari ini dan pulang kerumah, akhirnya aku bisa memulihkan tubuhku. Yaa walaupun ada beberapa bagian yang masih sakit.
Pertanyaan itu datang saat aku terbangun dan memikirkan masalah yang menimpaku ini. Aku bingung, apakah aku harus berubah menjadi orang biasa saja, biar tidak dibully?
Aku terus memikirkan pertanyaan itu sampai saat ini. Sekarang hari Minggu pagi, jadi aku bisa bersantai sambil memikirkan beberapa hal dirumah. Aku memilih memikirkan ini diruang perpus rumah ku.
"Al, nih Mama bawakan kau Cake"
Seru Mama yang baru saja datang. Dia tersenyum dan kemudian duduk dihadapanku. Aku pun memakan Cake yang dikasih Mama.
"Ma, apakah aku harus berubah?"
Tanyaku begitu saja. Mama yang mendengarkannya terlihat mengernyitkan dahinya. Kemudian menatap ku.
"Maksudmu?"
Tanya Mama setelah itu. Aku menghela nafasku dan menceritakan apakah aku harus berubah menjadi orang biasa saja. Yaa, seperti merubah penampilanku gitu.
Mama tersenyum kearahku. Senyuman yang tidak bisa diartikan olehku. Mama kemudian menghela nafasnya dan berkata,
"Akhirnya, kau memang harus berubah Alexa. Mama tau itu pasti sulit, tapi kalau tidak seperti itu kau akan selamanya tidak akan berubah"
Jelas Mama yang mengekspresikan kelegaannya.
'Apakah, Mama selama ini menginginkan aku berubah? Kenapa tidak bilang dari dulu?'
"Ma, caranya berubah kayak gimana?"
Tanyaku yang langsung membuat Mama tertawa. Aku bingung kenapa Mama malah ketawa? Memang ada yang lucu ya?
"Ish, Mama kok malah ketawa sih!"
Ucapku dengan kesal.
"Caranya, Mama nggak tau. Yang penting itu mau berubah dulu, Al"
"Tapi Ma, kalau tidak tau caranya gimana?"
Tanya ku lagi dengan wajah yang malas.
"Yang tau caranya merubah diri sediri itu hanya, Kamu dan Tuhan yang sudah merencanakan. Jadi, kamu hanya perlu ikutin kata hati kamu, mau berubah seperti apa, Al"
Kata kata Mama yang barusan membuat pikiranku semakin banyak. Tapi pikiran ini merupakan ide ide yang datang. Mama kemudian keluar dari ruangan ini. Aku pun masih berfikir keras untuk berubah.
'Oke Now, Lets Make a Plan!!!'
***
To: ConyC.
'Cony! Bolehkah aku bertanya?'
Aku mengirim messages ke Cony. Yaa, setelah memikirkan di perpus tadi. Aku sudah memutuskan untuk berubah. Tapi, aku masih agak khawatir dan takut untuk berubah. Jadi, sekarang aku ingin meminta pendapat Cony.
From: ConyC.
'Ada apa Alexa?'
Jawabnya singkat.
To: ConyC.
'Menurutmu, cara merubah diri kayak gimana sih?'
Tanyaku. Pertanyaannya memang sedikit membingungkan sih.
From: ConyC.
'Caranya, kau harus yakin dan berusaha berubah lebih baik lagi. Yakin dalam artian kau yakin bisa berubah, dan perubahan itu membuatmu maju!'
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd Girl
FanfictionThis Story is a bit Strange And This is just a Fanfiction from Me Synopsis: Hari hari membosankan bagi seorang Nerd, tapi aku akan mengubahnya menjadi hari hari yang tidak akan terlupakan. -Alexa Slavokia- Highest rank on Fanfiction story : #32 Than...
