'Ahh, nggak bisa tidur' gumam ku. Dari tadi setelah pulang sekolah aku tidak bisa tidur. Dan sekarang masih jam 11:30 malam. 'Aah'
Karena aku nggak bisa tidur, aku memutuskan membuat diary ku yang beberapa hari ini aku abaikan. Aku mulai menulis dari kejadian minggu ini. Mulai dari bertemu Greyson, di bully teman sekelas, dibully oleh Lauren, berkenalan dengan Luke, Calum curhat dan beberapa kejadian minggu ini.
'Minggu ini benar benar melelahkan'.
Aku harap minggu besok tidak semelelahkan minggu ini. Begitu pula minggu besok nya lagi, dan minggu besok nya lagi dan seterusnya.
Menulis diary, sudah selesai, namun aku masih saja belum mengantuk. Aku membaca novel, di kasur, tetapi tetap saja masih melek.
'Bosan', aku pun pergi melihat keluar jendela. Aku melihat kamar di samping rumah ku. Kamar itu masih menyala lampunya. Mungkin orang yang ada di dalam kamar itu belum tidur.
Saat aku melihat keluar jendela tiba tiba terdengar suara piano, namun kutahu itu suara rekaman piano, dan itu berasal dari rumah tsb. Dan setelah rekaman piano itu menyala, lampu kamar tsb mati.
'Aneh'
Mungkin dia harus mendengarkan piano supaya bisa tidur.
'Mungkin'.
Aku kembali ke tempat tidur ku. Aku mencoba tidur, tapi tetap saja tidak bisa. Aku pun mendengarkan lantunan rekaman piano tsb. Lama kelamaan aku pun tertidur.
***
"Kringkringkring" aku melemparkan alarm ku entah kemana. Setelah itu aku mencoba tidur lagi. Tapi, tidak bisa. Aku pun membuka mataku yang masih terpejam. Sinar matahari yang menyilaukan masuk kedalam kamar ku.
Aku bangun dan langsung duduk di kasur. Melihat jam masih jam 06:30. Sekarang hari Sabtu jadi aku bebas bangun kapan saja. Tapi, aku malah bangun pagi.
Aku ingin menghirup udara segar. Aku menuju ke pintu balkon, namun dari jendela aku melihat sesosok orang di balkon tetangga ku. Aku tidak jelas melihat nya, karena aku tidak memakai kacamata ku. Namun aku tau di sana ada orang.
Mungkin itu orang yang menempati kamar tsb. Aku tidak jadi ke balkon, taulah, aku malu ketemu orang yang asing. Aku pun beranjak pergi ke kamar mandi.
Aku mencuci muka ku dan menggosok gigiku di wastafel. Setelah itu aku memakai kacamata ku. Aku melihat wajah ku di depan kaca. Aku pun teringat saat liburan dengan Cony.
Saat itu Cony mendandani ku. Aku terkejut saat melihat diriku yang berbeda. 'Oh iya' aku teringat akan sesuatu.
Aku teringat tentang dinner di rumah sebelah. Apakah aku nanti akan didandani oleh Maid? Arghh sial, aku jadi tidak ingin pergi. Tapi, aku nggak enak dengan Mr. Houston yang sudah bersedia menemaniku kesana dan aku sudah bilang, ikut.
Aku keluar dari kamar mandi. Menyalakan Tv di kamar ku, sambil membaca novel.
Aku bosan, aku pun memutuskan untuk mandi. Selesai mandi, aku keluar dari kamar. Aku menuju ruang makan.
"Pagi, Alexa," Maid yang sekarang berada di samping ku menyapa. "Mau makan apa?" Maid menawari ku untuk makan. "Hmm sereal jagung, sama Milk Choco yaa" aku memesan makanan yang ingin aku makan.
Maid pun berlalu menuju dapur. Aku membaca koran yang ada di meja makan. Di koran tsb terpampang berita berita yang lagi panas.
"Ini" Maid mengasih pesanan yang aku pinta tadi. "Makasih, Maid" aku berterimakasih sambil tersenyum ke Maid. Maid pun membalas senyumanku.
Aku makan sereal ku dan meminum Milk Choco ku.
Setelah makan, aku pergi ke halaman belakang rumah. Masih sangat sejuk udara nya, mengingat sekarang masih jam 7an. Aku duduk di ayunan yang memang ada di rumahku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd Girl
FanfictionThis Story is a bit Strange And This is just a Fanfiction from Me Synopsis: Hari hari membosankan bagi seorang Nerd, tapi aku akan mengubahnya menjadi hari hari yang tidak akan terlupakan. -Alexa Slavokia- Highest rank on Fanfiction story : #32 Than...
