Healing Ketemu Orgil

25 7 0
                                        

Minggu pagi yang cerah Syeilla bersiap-siap untuk pergi Healing ke pantai bersama kedua temannya.
Ia telah berpamitan kepada kedua orangtuanya dan kedua orangtuanya pub mengizinkan.
Kedua temannya menjemputnya, saat ini mereka sedang menuju kepantai.
Mereka bertiga pun sampai kepantai terlihat ramai orang yang datang kepantai.

Mereka pun mengambil posisi duduk dibawah pohon cemara, mereka segera menggelar tikar yang mereka bawa, mereka berencana untuk untuk healing, sudah lama mereka tidak healing atau jalan-jalan bertiga.

"Guys gua beli kelapa muda dulu ya, haus nih,"ucap Keyla kepada kedua temennya yang sedang merapikan barang bawaan mereka.

"Okey, Gua yang pedes ya,"ucap Ellena yang sedang menata buah-buahan.

"Maksud lo El?"tanya Syeilla mendekati Ellena.

"Seblak kan? yaudah gua yang pedes,"ucap Ellena melirik kearah Keyla.

"Kelapa muda El kelapa muda bukan Seblak jauh bener ke seblak,"ucap Keyla melempar dompet kearah Ellena.

Ellena pun hanya cengengesan memperlihatkan giginya yang berbaris rapi "Oh bilang dong," ucapnya.

"Yodah gua tinggal dulu bye,"ucap Keyla meninggal kedua temannya.

Keyla pun meninggalkan kedua temannya ditempat mereka menggelar tikar,

Saat Syeilla dan Ellena menunggu Keyla, mereka tidak sengaja melihat seseorang lelaki yang memandangi mereka berdua sambil senyum-senyum.

"Syeil,"panggil Ellena menggoyangkan lengan Syeilla.

"Apa El?"tanya Syeilla yang memegang Handphone nya sedang membalas pesan dari sang kekasih.

"Tuh orang kenapa yak liatin kita mulu,"ucap Ellena menunjuk kearah orang yang melihat mereka.

"Gak usah geer lo, disini tuh rame bukan kita aja. Palingan dia bukan liatin kita,",ucap Syeilla tidak mau mengambil pusing.

"Tapi Syeil, coba deh lo liat dia senyum-senyum,"ucap Ellena meyakinkan Syeilla.

"Udah ah El, gua lagi bales chat Vano nih, kalo lo penasaran lo samperin gih,"ucap Syeilla kepada Ellena.

"Samperin kemana sih?"tanya Keyla yang tiba-tiba datang membawa es kelapa muda yang ada di tangannya,

Keyla pun memberikan kepada kedua temannya es kelapa muda yang ia belikan, ia langsung duduk disampin Ellena. Ia pun bertanya kepada Ellena ada apa, Ellena memberitahukan kepada Keyla apa yang terjadi,

Ellena pun menunjuk kearah lelaki yang memperhatikan mereka dan Keyla melihat dan memberikan Sarangeo di tangannya. Tiba-tiba lelaki tersebut berteriak

"Ayang!"teriak lelaki tersebut melambaikan tanganya.

"Hallo Ayang apa kabar!"teriak Keyla balik kepada orang tersebut.

"I Love You Ayang!!"teriak orang itu lagi.

"I Love You Too!"ucap Keyla lagi.

Keyla dan Syeilla pun tertawa terbahak-bahak melihat itu, Ellena yang meresakan sesuatu yang aneh pun hanya cengengesan. Tiba-tiba datang seorang ibu-ibu yang sedang menggendong anaknya untuk mencari kerang yang ada di pasir.

"Dek hati-hati dia tuh orang gila, dia depresi gara-gara ditinggal sama pacarnya, nanti kalian di kejar loh trus di peluk-peluk,"ucap ibu itu memberikan informasi.

"Ha, yang bener Buk?"tanya Ellena kepada sang Ibu

"Iya bener, uda dulu ya Ibu mau lanjut cari kerang lagi,"pamit ibu itu meninggal mereka yang masih duduk.

"Key kalo kita di kejar gimana?"tanya Ellena khawatir.

"Ya tinggal lari lah El,"ucap Syeilla yang sedang meminum es kelapa muda.

"Dia gak bak..."belum sempat Keyla menghabiskan ucapan nya tiba-tiba orang gila tersebut berlari kearah mereka dan berteriak.

"AYANG AKU DATANG!!!"teriak orang gila tersebut yang masih berlari menuju mereka.

"Ini gimana Key?"tanya Ellena yang sudah mulai panik.

"Kalo gua itu sampe tiga kita kudu, satu... dua...  lari ...."teriak Keyla langsung menarik kedua temanya untuk berlari,
Sedangkan orang gila tersebut mengejar mereka bertiga,

"Mami... Tolongin Ellena Mi!!"teriak Ellena disepanjang Larinya.

"Woy Key ini semua gara-gara lo,gua tuh mau Healing bukan dikejer orgil,"omel Syeia ke Keyla.

"Huwaaa Mami..."pecah tangisan Ellena disepanjang larinya.

Mereka yang melihat Ellena nangus kejer tidak karuan hanya tertawa terbahak-bahak,
Akhirnya Mereka melihat sebuah warung dan Keyla pun mengajak kedus temannya untuk bersembunyi didalam warung kebetulan Ibu pemilik warung memperbolehkan mereka untuk bersembunyi dari orang gila.

Mereka bersembunyi dan sekiranya uda aman mereka pun keluar dan berterimakasih kepada sang pemilik warung,
Kata Ibu pemilik warung bukan mereka saja yang sudah dikejar oleh orang gila itu tapi beberapa pengunjung yang sudah menjadi korban lari-larian.

Mereka pun kembali ketempat mereka disana terlihat sudah ada Vano, Azka dan Evan. Ntah dari kapan mereka sudah ada disitu .

"Loh kok kalian disini?"tanya Syeilla menghampiri mereka bertiga.

"Iya tuh kok disini, kan kami gak ngajak,"ucap Keyla yang langsung menyambar minuman yang ada di tangan Azka.

"Sembarangan ambil minum mana gak minta dulu,"Kesal Azka memandangi Keyla.

Keyla pun memberikan botol minum tersebut kepada Azka "Nih, makasih Azka,"ucapnya bangga.

"Pala lo, uda habis nih,"kesal Azka membuang botol minum tersebut.

"Jadi kok bisa disini, dan kok tau ini tempat kami?"tanya Syeilla kepasa Vano yang sedang memakan chiki.

"Oh tadi kan kamu ada Sherlock, nah terus aku ngajak Azka sana Evan, pas kesini aku nyariin kamu eh kamunya gak ada aku telpon juga gak diangkat,trus aku liat ada Hape kamu disini,"ucap Vano merangkul pundak Syeilla.

Evan melihat muka Ellena yabg sudah sembab dan ngerasa kasihan pun bertanya "Lo kenapa El, lo di bully sama mereka berdua?"tanya Evan penasaran kepada Ellena.

Sruuppp....

"T-tadi k-kami di-dikejar s-sama o-rang gila, Huwaaaaaa,"pecah tangisan Ellena kembali membuat para teman-temannya kewalahan.

"Sama orang gila doang apa sih yang lo takutin El?"tanya Azka yang heran melihat Ellena sudah seperti anak kecil.

"G-gua trauma ngeliat orang gila, dulu gua sempet dikejer trus gua di bilang orang gila sama orang gila,"ucap Ellena sesegukan.

Mereka yang mendengarnya pun tertawa terbahak-bahak, bisa-bisanya Ellena di sebut orang gila sama orang gila. Ellena menangis sejadi-jadinya dan mereka masuh tertawa terbahak-bahak.

"Udah weh udah gua gak tahan,"ucap Keyla yang memegang perutnya "Perut gua sakit uda gak tahan,"

"Aduh, Anak gua gapapa kan Key, lo sih lari-lari,"ucap Azka yang memegang perut Keyla.

Keyla reflek menegang perutnya"Mata mu, amit-amit Ya Allah,"

"Udah-udah mending kita main air laut aja, biar enak,"ajak Syeilla kepada teman-temannya.

"Ayok,"ucap Mereka serempak.

Mereka pun pergi mendekati air dan bermain air laut,  sesekali mereka bermain pasar dan mengejar kepiting-kepiting yang lewat,
Dan untuk Ellena sudah diam dan tidak menangis lagi, ia pun langsung ikut bermain bersama teman-temannya

Vote & komentar
Makasih yang uda baca
maaf gak bagus karna masih
belajar

lope
💚💙❤️💓💓🖤🖤💓💓🧡❤️💚💚❤️🧡🧡💓💓❤️💙💙💙

The Same DestinyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang