🌸🌸🌸
Ia pun segera menarik selimut dan berdoa agar ketika tidur ia bertemu Vano.
Setelah berdoa Ia pun segera menutup matanya dan masuk ke alam bawah sadarnya
🌸🌸🌸🌸
~
Pagi hari~
Pagi yang cerah kini Syeilla sudah ada di pekarangan Sekolah nya dan terlihat sudah ada beberapa murid yang sudah datang kesekolah terutama Syeilla yang baru saja di antar oleh Abangnya tercinta,sebab motor Abangnya sedang berada di bengkel.
Dan Syeilla terpaksa meminjamkan motor Scoopy kesayangnya ke Abangnya.
"Pagi ku cerah matahari bersinar,ku gendong bebanku di pundak.Selamat pagi sekolah ku nantikan dirimu,di suatu ruangan menanti ayang Vano,"nyanyi Syeilla yang begitu ngawur.
Kini Syeilla pun berjalan kekelasnya terlihat diambang pintu sudah berdiri seorang cowok yang dia kenal.
Cowok tersebut ialah Rifki,ya Rifki yang sedang berdiri diambang pintu menunggu Syeilla datang.
Dan kini Syeilla telah sampai didepan Kelasnya ia ingin masuk tetapi Rifiki menghalangi jalannya.
"Minggir lo gua mau lewat,"ucap Syeilla yang ingin masuk kedalam kelas.
"Eittss,tidak semudah itu Ferguso," kata Rifki menghadang.
"Apa sih Rif? gua mau masuk!" perintah Syeilla.
"Enak aja lo,gua mau nagih hutang." ucap Rifki enteng.
"Ha,apa utang. Gua punya utang sama elo? ngehalu lo ya!" kata Syeiilla "Sejak kapan gua ngutang duit sama elo? gua punya duit sendiri ya," ucap Syeiila memperjelaskan.
"Dih,sok amesia lo. Inget woy,pas lo minta tuker tempat duduk samping Vano, lo janji beliin gua Skin collector tapi mana Syeil? lo php Syeil!"jelas Rifki.
Tiba-tiba Syeilla memegang kepalanya"Eh... kok gua tiba-tiba pusing ya,e-eh Rif,"ucap Syeilla dramatis.
"Halah,gak usah drama lo. Cepetan bayar Syeil!"tegas Rifki.
"Setan lo,"kesa Syeilla.
"Ekhem..."
Tiba-tiba terdengar suara deheman seseorang dari belakang Syeilla yang berhasil mengejutkan mereka berdua.
"Eh,ada Ayang Vano,"ucap Syeilla sok imut.
"Dih,gak usah sok imut lo,ngeri gua lo mirip demit tau gak,"ucap Rifki sengit.
"Ada apa?"tanya Vano.
"Gini bro,jad..."Belum sempat Rifki menjelaskan tiba-tiba terpotong oleh Syeilla.
Sluuurrppp....(anggap aja suara ingus di tarik).
"Hiks...Jadi gini By,Rifki malak aku."Ucap Syeilla dramatis.
Rifki yang melihat itu pun"Dih,sok iye lo,Ba By Ba By noh Ba*i dihutan,"ungkap Rifki,ia pun beralih kearah Vano " Gak bener tuh, bohong dia mah."ucap Rifki.
Vano melirik kearah Syeilla "Masuk," perintah Vano.
"Ha?" kaget Syeilla.
"Masuk!" tegas Vano.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Same Destiny
Fiksi Remaja"Gue pastiin lo jadi milik gue!" -Syeilla Anandita "Coba saja kalau bisa" -Vano Nugraha
