Di dalam pintu ketiga. Di sisi kanan.
Di dalam ruangan itu sangat luas. Lantainya terdapat rumput hijau dan di sudutnya terdapat beberapa bunga sudut pertama terdapt sekelompok kecil bunga Lavender. Sudut kedua terdapat bunga Tulip. Sudut ke tiga terdapat pohon kecil sakura berwarna pink, dan sisi lainnya sama tapi bewarna putih. Setiap bunga mengeluarkan cahaya kecil. Seperti kunang-kunang yg menerangi ruangan itu.
Dan Di sisi dinding nya terdapat..seperti sebuah lukisan sebuah danau yg berisi bunga teratai yg sedang mekar. Dan di tengah danau itu terdapat sebuah teratai yg jika di teliti bunga itu mengambang. Teratai itu tidak menyentuh air sama sekali. Teratai itu di gambarkan seperti kristal. Transparan. Namun, di di atasnya menguarkan sebuah cahaya bewarna Biru yg menerangi danau itu.
Apa itu yg dinamakan Api Teratai Biru?
Dan di sisi dinding tepat di kepala tempat tidur. Terdapat sebuah lukisan pohon emas? Yah karna warna batangnya emas. Pohon itu bercabang cabang sampai sudut tembok di atas. tapi anehnya tidak ada daun sama sekali.
Oke. Mari kita lihat gambaran tempat tidurnya. Tempat tidur itu lebar. Di sisi sudut sudutnya terdapat gambar bunga teratai kecil. Dan di atas tempat tidur terdapat Seorang gadis yg sedang tertidur dengan tenang.
Gadis itu menyelimuti tubuhnya sampai batas dada. Dan kedua tangannya di atas selimut. Gadis itu memakai kimono bewarna putih polos. Di sisi tempat tidur.
Terdapat seorang pria yg menatap lekat gadis itu. "Sasuke?"
Ya pria itu adalah Sasuke dan gadis yg sedang tertidur adalah Sakura.
Sasuke tidak mengalihkan pandangan dari Sakura. Dan tidak pula menjawab panggilan Naruto.
Di belakang naruto terdapat yg lainnya juga menatap sekeliling dengan kagum. Lalu menatap ke dua orang yg berbeda gender itu.
Perlahan mata Sakura terbuka. "..tidak bisakah kalian jangan menatap ku?"
Melihat mereka memerah malu. Sakura kemudian berkata lagi. "Apa yg kalian lakukan di sini?"
Raikage berdehem. "Yh, kami sangat penasaran dengan Api teratai biru itu. Yakan?"
Mereka mengangguk, menyetujui ucapan Rakage, kec, Sasuke yg masih dengan wajah datarnya.
Sakura "...."
Tidakkah mereka paham bahasa manusia!?
Bukankan sudh ku bilang besok saja!?
Sakura mendengus samar. Tampa mengatakan apapun. Tiba tiba sebuah angin lembut, berhembus mendorong Naruto dkk. Sampai keluar pintu. Sebelum pintu di tutup Sakura berkata. "Besok saja. Jika kalian mau, tinggallah di sini. Cari kamar kalian sendiri."
Brak!
Pintu di tutup agak keras. Naruto dkk. "..."
Ino mengerutkan kening. Lalu.."Tunggu, bukankah Sasuke masih di dalam!?"
Mereka terdiam.
"Sudhlah, biarkan. Mungkin mereka ada sesuatu yg akan di bicarakan. Sekarang, ayo. Kita cari kamar masing-masing." Putus Stunade. Lalu mereka bubar dengan pikiran masing masing.
Di dalam kamar Sakura.
"..." menatap wajah Sasuke, tepatnya mata kiri Sasuke, Rinegan.
Oke, Sakura lupa kalau Sasuke punya mata Rinegan. "Kenapa kamu tidak keluar?"
Sasuke mengangkat bahu dengan acuh. Dan duduk di pinggir kasur dengan santai. "Nggak."
Sakura "..." Apa apaan itu!?
KAMU SEDANG MEMBACA
Otsutsuki Sakura
RastgeleCerita tentang Otsusuki Sakura yg bakit di tengah perang berlangsung. 🥀🥀🥀 Sakura menutup mata. "Inikah yang ingin kau perlihatkan kepada ku? Alasan kau membangkitkan ku? Ingin aku membantu mereka? Tidak kah kau lihat, akibat perbuatan yang kau la...
