33. Flashback 16

49 7 0
                                        

Author bilek : " karna banyaknya keluhan tentang panjangnya cerita flashback, maka dari itu, sebagai penulis yang baek hati dan tidak shombong, ini cerita akan di persingkat sesingkat-singkatnya, semoga nyambung ni cerita (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠)"

1 tahun kemudian--

Whussshh-!

Brak!

Boommmm!!

"Yang mulia! Lari ke arah timur!"

Sesosok Gadis kecil dengan rambut pink terbang ke arah timur tampa penundaan. Meninggalkan kekacauan di belakangnya dengan wajah tampa ekspresi.

"Kejar dia! Jangan sampai melarikan diri!" Ucap seseorang bertopeng pada kawanan nya.

Di kejar oleh puluhan orang, gadis itu tidak panik, dia tetap menuju kearah timur dengan kecepatan tinggi.

"Akeno! Bantu Yang Mulia!" Ucap Isamu seraya menangkis serangan dari lawan.

"Bagaimana dengan kalian disini?"

"Tidak penting! Kami akan menahan mereka. Kamu, cepat pergi bantu yang mulia!" Kemudian Meiko melanjutkan lagi.

"Jika terjadi sesuatu pada yang mulia nanti, lihat saja! Akan ku cukur rambut mu sampai tak tersisa!" Acamnya.

Mendengar itu, Akeno membayangkan kepalanya menjadi botak! Kemudian dengan cepat menggeleng kan kepalanya. "Aku pergi sekarang!"

Di sisi timur.

Seorang gadis kecil di kelilingi oleh puluhan Otsusuki. Dia menghela napas kecil. Melihat bulan di langit. "... benar-benar.."

Melihat ke arah musuh dengan wajah yang tenang. "..kalian tidak ada bosannya."

"Yang mulia. Kami hanya menjalankan perintah." Pria bertopeng itu melirik kawanannya, memberi kode untuk cepat menyerang.

Dengan itu pertempuran baru di mulai--

Ketika Akeno datang, yang tersisa hanya tumpukan manusia yang..masih hidup. Tapi..napas nya sangat..kecil. benar-benar sekelompok orang sekarat🗿

"..yang mulia?"

"Bagaimana keadaan Disana?"

Akeno berbalik. Melihat kebelakang, menundukkan kepalanya sedikit menunjukkan rasa hormat. "Tenang saja yang mulia, pasukan elit telah tiba membantu di sana."

Sakura mengangguk sedikit. Melirik sekelompok orang yang sekarat. "..mereka, ku serahkan pada mu. Aku akan kembali."

"Ya yang mulia!"

Melihat sakura menghilang. Akeno menghela napas panjang. "Kehidupan kadang memang kejam."

________

Di ruangan kerja.

"Ada berapa orang?"

"Lapor yang mulia, total ada 123 penyerang malam ini." Isamu menatap Sakura.

Otsutsuki SakuraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang