7.Misteri Pertarungan 2 Saudari

519 36 1
                                        

Masih di kediaman Sakura. Tepatnya Di lantai bawah, di ruang tengah.

Sekelompok orang duduk dengan wajah canggung. Kec, satu orang yg memasang wajah tak berdosa. Siapa lagi kalau bukan Sasuke.

Sakura mengabaikan kejadian beberapa saat lalu dan langsung bicara ke intinya. "Api biru, terletak di suatu tempat dimana ia berada di antara air dan api, di ujung tombak di antara dua gunung."

"...."

"...Apa!? Apa apaan itu!? Aku tidak mengerti!" Kata Naruto seraya memegang kepalanya, frustasi.

Yg lain mengabaikan Naruto. "Itu, adalah teka teki bukan?" Shikamaru menatap Sakura. Yg lain pun ikut menatap Sakura dengan tatapan rumit.

Sakura tersenyum miring. Mengangkat bahunya. "Itulah tugas kalian tuk memecahkannya. Tempat Api teratai biru berada.. tergantung kalian. Ketika kalian sudh mengerti maknanya, lalu. Kalian akan menemukan tempatnya." Setelah berkata itu, Sakura pergi ke kamarnya.

Namun ketika beberapa langkah, Sakura berhenti. Lalu menoleh kebelakang, dan berkata dengan mata melotot. "Jangan ikuti aku!" Kepada Sasuke yg membuntuti nya dari belakang. Kemudian dia menghilang dari sana sekejap mata.

Sasuke "...."

Yg lainnya. "..... phuft! Hhhhhhh"

Ada yg menutup mulut, Menahan tawa. Dan ada yg terang terangan tertawa terbahak bahak sambil menepuk meja_salah satunya adalah Naruto _-

Menyeka air mata di sudut matanya. "Oh, yo Sasuke. Kmu ada hari seperti ini juga ternyata. Hhh!"

"....." Sasuke dengan tatapan datar. "..lebih baik kalian pecahkan teka teki itu secepat mungkin. Jika tidak, akan ada banyak masalah yg akan bermunculan." Ucapnya lalu menghilang meninggalkan beberapa orng yg tertegun di sana.

"A! Dia benar juga!....Eh!? Tunggu dulu! Oi Sasuke!! Kau tidak akan membantu kami memecahkannya nya!??? Oiii!!!" Teriak Naruto yg sia sia.

Sehari, dua hari, tiga hari, lima hari, seminggu. Sudh seminggu, Naruto dkk mencoba mengerti arti dari kata-kata Sakura.

Dan sudh seminggu pula, sering kali Zetsu menyerang beberapa desa kecil.

"Haih.." menghela napas gusar.

"Ne shika, apa kau tidak dapat memecahkannya? Ayolah di mana otak pintar mu itu??" Ucap Ino seraya mengguncang tubuh Shikamaru.

"...Oke!" Teriak Shikamaru. Mengejutkan mereka.

Naruto dkk terdiam. Menatap serius ke arah Shikamaru. Apakah sudh terpecahkan? Pikir mereka.

Ditatap oleh banyak mata, Shikamaru dengan tenang mengatakan. "Ayo, ketempat Sakura." Kemudian Tampa mendengar jawaban mereka ia berjalan pergi.

"Hah? Apakah benar-benar sudh terpecahkan?"

"Oi! Shikamaru, ayo katakan padaku. Apa jawabannya??" Ucap penasaran Naruto.

".... Kau akan mengetahui nya nanti. Jadi diam saja dulu."

Di tempat lain, tepatnya di belakang rumah Sakura.

Ia dengan santai duduk di ayunan di bawah pohon rindang. Membaca buku novel yg ia dapat di pasar beberapa hari yg lalu.

"Kamu tidak membantu mereka?" Tanya nya dengan santai. Tampa menoleh ke seseorang yg selalu menatap nya dari jauh.

Whuss~!

Tiba-tiba, Sasuke berada di samping Sakura. "Tidak."

"Apakah kamu yakin mereka dapat menemukan jawabannya? Heh."

Otsutsuki SakuraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang