23. Flashback 6

99 8 1
                                        

Kaguya menatap lukisan di meja dengan wajah serius.

Jika seseorang yang tidak tau, maka mereka akan berfikir. Hanya lukisan sebuah pohon kecil.

Namun, yang tau..maka.. itu akan menggemparkan.

Pohon yang di cari oleh yang Mulia Syura untuk keponakannya yang sedang sakit.

Kaguya menutup matanya. Mengingat-ingat. Sepertinya..pohon ini, sangat mirip dengan pohon yang di lemparkan nya ke dalam pusaran hitam.

Menatap keluar..jika yang mulia tau..maka, keluarga nya akan dalam bahaya.

Dengan tegas Kaguya menggulung kembali lukisan itu. Dan dengan cepat menghilang dari sana.

_____

"Shira."

"Ah, bibi, kamu mengagetkanku." Keluh Shira.

Kaguya tersenyum. "Maaf, tapi ada yang ingin bibi tanyakan padamu."

Shira bingung. "Apa itu?"

"Ingat pohon yang kemarin?"

"Pohon kecil?" Tanya balik Shira.

Kaguya mengangguk. "Dari mana kamu mendapatkan nya?"

Shira menjelaskan. "Kemarin aku berlatih di wilayah Timur. Karna di sana jarang ada orang. Dan ketika berlatih, aku hampir menghancurkan pohon kecil itu. Beruntung kekuatan ku bisa ku belokan."

"Entah kenapa, pohon kecil itu aku menyukainya, jadi, ku bawa kerumah untuk di rawat. Tapi...kejadian kemarin.." Shira tidak melanjutkan ceritanya. Karna Kaguya juga tau apa yang terjadi tadi.

"Jadi, kamu tidak tau Sama sekali jenis pohon itu?"

Shira bingung. Lalu menggeleng. "Baru sehari ku bawa ke rumah bibi, jadi belum bisa ku bawa ke orang yang mengetahui jenisnya. Juga..apapun jenis pohon itu, aku menyukainya."

Kaguya terdiam. Lalu kembali mengatakan. "Shira, ikut aku ke istana."

"Istana? Untuk apa bibi?"

"Kamu akan mengetahuinya ketika sampai di sana." Dengan itu Kaguya dan Shira menghilang.

Di balik pintu. Origami menyenderkan tubuhnya di dinding. Dan tersenyum miring. "Sudh di mulai." Gumannya.

🐾🐾🐾

Di istana.

"Apa yang ingin kamu katakan Kaguya?" Ucap Syura memulai percakapan.

Di pangkuannya terdapat, Sakura yang sedang memainkan baju Ayahnya.

Walaupun begitu, Syura tidak marah ataupun reseh. Dia membiarkannya.

Kaguya duduk dengan sopan. Di sampingnya terdapat Shira. Kaguya menundukkan kepalanya. Dan berkata. "Yang Mulia, aku sudh melakukan hal yang sangat salah. Tolong hukum aku!"

Syura mengerutkan keningnya. "Kesalahan apa itu? Sampai kamu meminta hukuman dari ku."

"Yang Mulia, pohon yang anda cari telah ku lemparkan ke dalam pusaran hitam tanpa ku sengaja!" Akui Kaguya dengan rasa bersalah.

Sedangkan Shira. Dia kaget. Pohon? Pohon apa?..apakah-!?

Shira menarik ujung lengan baju Kaguya. Tapi di abaikan oleh Kaguya.

Sementara itu, Syura kaget. Pohon itu lolos! Dan masuk ke dalam pusaran hitam! Dimana pohon itu berada..jika sampai di temukan oleh Otsusuki yang tidak benar...maka..konsenkoensi nya tidak akan terbayangkan!

"Apa yang terjadi? Jelaskan padaku secara detail."

Kaguya pun menceritakan semua yang di ketahui nya.

Otsutsuki SakuraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang