WOY INI NGAPA YANG VOTE DIKIT DAH AH,
YANG LIAT SEREBU, YANG VOTE CUMA 400AN. EMANG BEGITU APE BEGIMANE DAH.
GATERIMA GUE COK,
***
"Kamu salah paham, cewe aku itu cuman kamu!"
"Udahlah mas, gue gamau liat muka lo. Malesin," ucap Kalea menarik kembali tangannya, jantung Shaka berdegup kencang dan kakinya melemas. Seharusnya tadi jika tidak ada yang menelfonnya rencana Shaka tidak akan hancur begini, Tommy sialan. - Shaka
Shaka memeluk tubuh Kalea tetapi wanita itu terus memberontak dan tidak ingin dipeluk, "Mas lepas!" Kalea terdiam ketika merasakan setetes air mengenai tubuhnya, ia mendongak untuk menatap Shaka.
"Ga usah nangis, gue ga kasian sama lo. Percuma Lo nangis, cengeng banget jadi cowo."
"Lea maafin aku, Gladys itu sepupu aku. Kita tuh gaada hubungan apa apa," ucap Shaka menjelaskan, Kalea diam diam bernafas lega. Shaka menelan ludahnya karena kerongkongannya yang kering, ia melepaskan pelukannya kemudian menatap Kalea.
"Gaada hubungan apa apa kok beli cincin bareng? Serius Lo?" Tanya Kalea kembali memancing Shaka, jujur Kalea sebenarnya sangat kesal kepada Shaka. Karena laki laki itu ia melakukan hal bodoh seperti film film prindavan.
"Ya kan cincinnya buat kamu--" Shaka menutup mulutnya karena keceplosan, ia merutuki dirinya yang sangat bodoh. Sudahlah, suprisenya benar benar hancur.
"O, ga tertarik." Mata Shaka membulat mendengar respon Kalea, ia memegang kedua tangan Kalea dan terus memohon maaf kepada wanita itu. Kalea menghela nafasnya,
"Jelasin, gue butuh penjelasan yang bisa buat gue nerima lo lagi." Shaka mengangguk, setidaknya masih ada harapan untuk dirinya. Ia kemudian menjelaskan rencana dari awal, mulai dari Shaka yang menyuruh Gladys untuk membantunya meng-suprise in Kalea. Ia menjelaskan rencananya dari awal sampai akhir,
Rencana Shaka.
1. Ga ngajakin Kalea bobo bareng
2. Ga sarapan dirumah
3. Ga nelpon pas siangnya
4. Pulang telat
5. Ngajak Gladys kerumah dan pura pura jadi cewenya Shaka.
6. Bohongin Kalea kalo mau ngelamar orang lain
7. Matiin semua lampu, dan jongkok didepan Kalea.
8. Ngasih tau kalo sebenernya itu cuman prank dan dia mau ngasih cincinnya ke Kalea.
9. Dan mereka berbahagia selamanya, lalu cerita ini end. AWOKAWOK
Tapi semua itu gagal karena Kalea malah pergi dari rumah, Emang rada geblek ye si Shaka, kok aku ikut kesel ya padahal aku yang buat😭😭✋
Kalea menyimak suprise yang diberikan kepadanya, seharusnya ia tetap berfikir positif dan tidak aneh aneh. Jika tadi ia berfikir positif, suprise ini tidak akan se-dramatis ini. Kalea ingin sekali tertawa kencang karena dengan bodohnya ia keluar dari rumah dengan kondisi tubuhnya yang tidak cukup bagus ditambah lagi hujan deras. Pake drama keserempet segala *emot batu
Kalea terdiam dan tidak mengatakan sepatah katapun, ia membiarkan Shaka meminta maaf terus hingga laki laki itu bosan dan akhirnya pergi. Tapi Shaka terus meminta maaf dan menjelaskan pada Kalea. Hingga 30 menit berlalu pun ia tetap terus mengucap kata maaf. Kalea menghela nafas,
"Pergi," ucapnya,
"Tapi--"
"Keluar mas, aku pengen istirahat." Kalea merebahkan tubuhnya dan memunggungi Shaka, Kalea menoleh kearah Shaka yang hendak keluar dari sana. Kalea tertawa pelan, ternyata seru juga ya membuat Shaka sedikit tunduk dan memohon memohon begini. Ia kembali mencari posisi ternyaman untuk tidur, mengerjai Shaka sekali kali tak apa kan?
Dengan mata berkaca-kaca Shaka keluar dari ruangan itu. Ia menutup pintu pelan. Shaka dapat melihat wajah garang bunda nya,
"Shaka," panggil bunda Sheila, Shaka tak berani menatap ibundanya tersebut. Ia menundukkan kepalanya,
"Aww aww bunda sakit," Sheila menjewer kembali telinga anaknya dengan sangat kencang, bahkan lebih kencang dari pada yang tadi. Ibunda nya ini senang sekali menjewer telinga Shaka ketika ia melakukan kesalahan,
"Bunda ga pernah ya ngajarin kamu yang engga engga begini, kenapa bisa kelepasan sihh?!" Tanya nya garang, Shaka terus memohon agar jeweran pada telinganya dilepaskan tetapi bunda nya ini sungguh tega sekali menyiksa anaknya.
"Gara gara kamu juga kita gagal ngasih Kalea kejutan dihari ulang tahunnya,"
"Udah lah la, kasian anak mu telinganya sampai kayak gajah gitu. Lagian ga masalah kalo Kalea tekdung kan tinggal dinikahkan, ya ga pa?" Semua orang melongo mendengar ucapan yang keluar dari mulut Misell,
(Ku rasa rasa beibet banget nyebut orang tua mereka pake embel-embel mama atau bunda dll, mending aku sebut nama aja gapapa kali ya. Kwkwkw)
"Kok pada diem? Aku salah ya?" Tanya Misell dengan tampang polosnya,
"Astaga sell, kamu udah umur berapa? Masih aja polos kayak waktu SMA," Sheila memijat pelipisnya, ia sungguh lelah menghadapi Misell yang enah itu terlalu polos atau goblok, yang memang beda tipis sih.
"Shaka," yang dipanggil menoleh kearah Raffa,
"Saya mau kalian berdua menikah 2 Minggu lagi."
***
Kalea baru saja sampai di rumahnya, ia menjatuhkan dirinya ke kasur yang sudah ia tinggalkan 8 bulan itu. Kalea sangat merindukan kasur kesayangannya ini, meskipun tak se empuk kasur dirumah Shaka tetapi kasur ini lebih nyaman untuknya.
"Kalea," panggil Misell kepada anak semata wayangnya, ia mendekati Kalea yang sudah terduduk di kasur.
"Iya ma?" Tanya Kalea,
"Kamu suka desain yang mana?" Misell menunjukkan beberapa desain gaun pengantin yang menurutnya bagus dan cocok untuk Kalea. Kalea memilih satu gaun yang paling ia suka kemudian menatap mama nya heran,
"Kok milih gaun ma?" Tanya Kalea heran
"Lah kan kamu mau nikah, gimana sih"
"Siapa yang mau nikah coba? Aku kan masih muda ma. Buru buru banget,"
"Terus kandungan kamu? Dibiarin sampai gede gitu? Biar dijulidin ibu Dewi?" Kalea menggaruk pipinya yang tidak gatal,
"Iya juga ya, terus aku nikahnya sama siapa?"
"Kamu gimana si, ya sama Shaka lah masak sama bapaknya?!"
"Gapapa deh, lagian om Fandi kan ga kalah ganteng dari mas Shaka" ucap Kalea sembari membayangkan Om Fandi yang masih tampan meskipun umurnya sudah menginjak kepala 4.
"Ihh Lea kamu suka om om, nanti mama aduin ke Sheila ya biar tau rasa kamu." Ancam Misell,
"Ya jangan dong ma, aku cuman bercanda aja ihh" Misell hendak menjawab tetapi ia mendengar suara suaminya yang memanggil dirinya diluar kamar,
"Mama, maa kamu dimana" panggil Raffa yang tidak menemukan istrinya sedari tadi.
"Dikamar Lea pa, sini" Raffa yang mendengar panggilan istrinya yang berasal dari kamar kalea langsung menuju kesana.
"Kirain dimana kamu ma,"
"Kenapa nyariin aku?"
"Gapapa ma, kangen aja"
"Idihhh idih, kalo mau uwu uwuan jangan disini dong! Bikin iri aja, gatau aja kalo anaknya jomblo."
"Loh bukaannya kamu pacaran sama Shaka?"
***
TBC
Maap baru keinget update hehe
Gatau ajg malem malem tiba tiba pengen nangis,
Ada saran film, au, cerita, atau POV yang sad gitu? pengen nangis ajg😭✋
KAMU SEDANG MEMBACA
Young mommy
RandomMenyusu? Disaat orang lain akan berhenti menyusu ketika umur nya 2-3 tahun, Manusia satu ini tetap menyusu saat usianya sudah mencapai 24 tahun. Hah? Bagaimana bisa? Kalo penasaran baca kuyy Kalo ga suka jangan dibaca ya tod! Tolong hargai cerita sa...
