[ 𝐄𝐍𝐃𝐈𝐍𝐆 ]
Nama panjangnya Ashana Davinia, perempuan cantik dengan latar belakang keluarga yang bahagia juga berkecukupan. Ia menjatuhkan hatinya kepada seorang laki-laki yang memiliki senyuman seindah mentari. Dia Gavino Ardhaputra --- laki-l...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lo siapa bisa berangkat sama dia?"
Dara meneguk ludahnya kasar mendengar itu, tatapan Hana benar-benar datar. Ia jadi merinding sendiri.
"Biasain aja muka lo, Na."
Hana mendengus kesal, dengan kaki dihentak-hentakkan, Hana meninggalkan mereka berdua yang masih diam, jangan lupakan ekspresi cengo yang mereka tunjukkan. Ngakak pokoknya!
"Pacar lo Pin."
Gavin tertawa mendengar itu. "Susul aja daaaah,"
***
"Kesel banget gue! Dari kemarin gak ada kabar, sekalinya muncul nganterin cewe lain, hih!"
"Awas aja! Besok gue bales dendam!"
"Tapi bentar.. sama siapa?"
"Cuih cuih cuih! Keseeeeell!"
Hana terus menggerutu di sepanjang jalan, ia sangat kesal dengan cowok yang berstatus sebagai pacarnya itu! Bisa bikin salting! Bisa bikin kesel minta ampun juga!
Sesampainya di kelas, Hana disambut oleh kelakuan freak Farhan yang sedang tertawa-tawa sendiri sambil menatap ponselnya. Mungkin kalau ia sedang dalam mood yang bagus, ia akan mengejek habis-habisan cowok itu, tapi karena suasananya tidak mendukung, Hana memilih bodo amat.
Sementara Farhan yang melihat Hana datang ke kelas dengan ekspresi kesal, lantas mengerutkan keningnya. "Kenapa lo?"
"Fuck you!"
"Eh?! Gue salah apa?"
"Salah karena nanya gue kenapa!"
"Hah?" Farhan jadi bingung sendiri. Ia bertanya baik-baik, tapi malah kena semprot. Jadi yasudahlah, ia kembali melanjutkan aktivitas sebelumnya.
Tak lama setelah itu, Dara dan Gavin memasuki kelas dengan ngos-ngosan. Tuh kan! Gavin bukannya langsung menghampiri nya, tapi malah ngos-ngosan bareng di depan kelas, itu kan momen nya bersama Gavin dulu! Huuh! Dara plagiat!