[ 𝐄𝐍𝐃𝐈𝐍𝐆 ]
Nama panjangnya Ashana Davinia, perempuan cantik dengan latar belakang keluarga yang bahagia juga berkecukupan. Ia menjatuhkan hatinya kepada seorang laki-laki yang memiliki senyuman seindah mentari. Dia Gavino Ardhaputra --- laki-l...
Untuk kalian yang masih baca sampe chapter 29 : 💗💗💗
Makasih yaaaaa ✨
1800± kata untuk bab ini 💌.
[ Tandai typo, please 🤸 ]
Enjoyy!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Yes, he is my first love."
Deg!
Hana memalingkan wajahnya saat Gavin menatapnya lekat. Sebenarnya ia sudah menduga akan hal ini, tapi saat mendengarnya langsung, rasa tidak nyaman hinggap dihatinya.
"Bedanya, dia udah punya cewe baru, dan lo cewenya, Hana. Sahabat gue." Entah hanya perasaan Hana saja atau memang benar, suara Dara terdengar sedikit bergetar.
"Itu cuma masa lalu, lupain semuanya Dara." Ucap Gavin sedikit tak suka saat Dara membahas masa lalunya. Ia beranjak, lalu menghampiri Hana. "Gue pergi dulu Na. Nanti pulang sama gue." Setelah itu, Gavin benar-benar pergi. Meninggalkan Hana dengan sahabatnya dalam keheningan. Suasana terasa tidak enak setelah Dara berucap seperti tadi.
"Gue gak nyangka sih, kita udah temenan lama, tapi bisa-bisanya gue baru tahu kalau kalian pernah pacaran. First love lagi," kata Aya mengutarakan keterkejutannya.
"Serius! Kaget gue." Kia menimpali.
Dara terkekeh pelan mendengar itu. "Gavin emang gak pernah nyeritain gue waktu kita pacaran sekalipun. Kecuali sama Farhan."
"Satu sekolah juga sama tuh cowok?"
"Hm, gue kenal Farhan dari SMP."
"Ternyata kita hanya orang asing yang tidak saling mengenal, Dara." Kata Hana pelan, kini matanya menatap lurus ke depan, memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang hinggap di otaknya.
"Na? Ada satu hal lagi yang mau gue omongin sama lo."
Hana mengangguk kecil. "Bilang aja,"
"Gak akan marah?"
Mendengar itu, Hana langsung menatap Dara, meyakinkan. "Lo berhak cerita apapun sama gue -- sama kita-kita."
"Jujur aja nih ya, perempuan yang lo anggap sahabat ini, masih menyukai seseorang yang sekarang berstatus sebagai pacar lo."
***
Hubungannya dengan Gavin berjalan baik, dan mereka pun tidak merasa canggung atau malu-malu lagi. Kini mereka lebih terbuka. Tapi perlu dicatat, kalau itu ternyata hanya menurut Hana.