" Astaga bunda! "
Bible melompat dari ranjangnya. Menutup pintu sepelan yang ia bisa kemudian menguncinya rapat-rapat. Sedangkan Biu kalang kabut mencari potongan pakaiannya yang dilempar oleh Bible ke sembarang arah.
" Aduuhh kok bunda udah pulang sih? "
" Gak tau pake aja bajunya cepeettt "
Mereka saling berbisik kemudian memakai potongan celana dan baju yang berceceran di lantai.
" Kasurnya gimana? Sperma Biu ada disana "
" Jangan panik gulung aja bed covernya "
Bible dan Biu kompak menarik bed cover lalu menggulungnya.
" Huftt untung gak tembus ke kasur "
Biu langsung mencari bed cover baru di dalam lemari sedangkan Bible memasukkan bed covernya ke dalam keranjang laundry.
TOK TOK
" Kak... kakak "
Biu menjadi semakin panik karena ketukan di pintu kamar Bible. Parahnya lagi ia masih bisa mencium aroma sperma dimana-mana.
" Baunya masih ada gimana doongg "
Beruntung Bible langsung tanggap dan menyemprot parfumnya ke segala arah.
KLEK
Kedua kaki Bible melemas saat bunda mencoba membuka knop pintunya dari luar sana.
" Kamu pura pura tidur biar kakak yang buka "
Biu mengangguk lalu menyembunyikan tubuhnya di balik selimut. Dan dengan beberapa kali tarikan nafas Bible pun membuka pintu.
" Bun? Bunda udah pulang? "
" Ohhh adek bobo sama kamu, bunda kaget pas ngecek kamar si adek gak ada "
" Adek iseng katanya bun rumah sepi banget kalo ayah sama bunda gak ada makanya bobo sama aku "
" Maaf ya bunda bangunin malem malem, bunda ngecek aja takut adek sama kakak kenapa napa "
" Gapapa bun, ayah mana? Bunda sama ayah kok pulang malem malem gini? "
" Harusnya ayah bunda ikut jadwal pulang lusa tapi bunda khawatir sama kalian. Jadi kantor nya ayah nyiapin mobil sama supir buat nganterin kita malem ini juga "
" Bunda sama ayah pasti capek banget. Padahal aku sama adek gapapa kok "
Bible membawa sang bunda menjauh dari kamarnya karena ia tahu Biu pasti sangat gugup di dalam sana. Setelah beberapa perbincangan dengan sang ayah, Bible pamit dan kembali ke kamarnya.
Ia mendapati Biu terlonjak kaget saat dirinya membuka pintu.
" Belum tidur? "
Bible mengunci pintu lalu berbaring tepat di samping Biu.
" Gimana? Aman kan? Bunda gak curiga apa apa kan? "
" Aman dek, sekarang kita tidur ya "
Bible membawa Biu ke dalam pelukannya. Jantung adiknya itu bergedup kencang sekali, Bible bahkan bisa merasakannya.
" Kamu deg degan banget, udah gapapa sekarang "
Ujar Bible seraya menciumi pucuk kepala Biu.
" Biu takut kak "
" Kakak bakal jagain kamu, lagipula bunda gak nanya apa apa kok tadi "
" Jangan sampe ayah sama bunda tau ya kak "
" Iya, pasti "
Sisa malam itu Bible habiskan dengan tidur memeluk Biu. Meski dirinya tidak bisa benar-benar tertidur memikirkan perbuatan mereka yang nyaris berujung petaka.
Sejak hari itu, Bible menahan dirinya, sekuat yang ia bisa untuk tidak menyentuh Biu karena Bible merasa bertanggung jawab atas semua yang telah terjadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated
Fanfiction" Biu suka sama kakak! " " Goblok! Kita sodara! " Bagaimana jika aku menyukai mu? Tapi kita saudara. ×•×•×•×•×•×•×•×•×•× 🌜Bible x Build🌛 📍Boys Love 📍Harsh Words 📍Not Children 📍Sex #Rank : #1 bible #5 biblebiu #165 wattpad
