Bukankah melelahkan menjalani kehidupan yang tak diinginkan itu hal yang membuat aku muak. Bukan aku yang ingin dilahirkan, Aku hanya takdir yang Tuhan berikan untuk melengkapi kekurangan dari kalian. Tapi hadirku hanya membuat luka. Akankah kehidup...
Setelah kepulangan papahnya dan tante nayeon dan om sehun. Rose dan Rora dibuat kaget dengan kedatangan tamu. Rora sih tidak mengenal namu Rose mengenalnya, dia adalah sahabat kecilnya Rose Jaehyun dan Chayeon.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chayeon tersenyum ramah menyapa Rose, "Halo Rose, apa kabar masih ingat dengan sahabatmu ini" Sapa Chayeon
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rose tersenyum " Astaga Chae, apa kabar? Dimana jaehyun dan putra tanpamu itu! " Tanya Rose
"Ah dia masih di luar, sebentar lagi kesini. Ah itu dia! " Tunjuk Chayeon.
Rose tersenyum senang melihat jaehyun dan langsung memeluk jaehyun
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa kabar Jung? " Tanya Rose Jaehyun hanya tersenyum panggilan itu masih sama seperti dulu.
"Kabar baik Park" Dan membuat keduanya tertawa. "Dia siapa Jung, chaeyeon. Apa dia Jeno? " Tanya Rose
"Ya dia Jeno Rose" Ucap Chayeon
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Halo tante, saya Jeno" Salam Jeno kepada Rose
Rose kagum dengan ketampanan yang Jeno miliki. Dan melupakan anaknya untuk diperkenalkan.
"Ah iya Jeno, oh ya ampun saya lupa kenalkan ini Rora Roseanne anak bungsu aku, Rora sapa mereka" Ucap Rose.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rora tersenyum dan menyapa "Halo om tante, nama saya Rora" Namun Rora tidak asing dengan pria muda yang ada didepannya. Bukankah itu kakak kelasnya yang sekelas dengan kak Jaemin.
"Hai Rora" Sapa Jeno " Hai juga kak, gak nyangka kalo kakak anak dari teman mamah " Ucap Rora.
Rose dan Chaeyeon tersenyum, gak menyangka bahwa anaknya saling mengenal.
"Ah kalian saling mengenal" Ucao Rose "Iya mah, dia kakak kelas aku, teman sekelas sama kak Haram" Ucap Rora.
Chaeyeon tersenyum senang dan mempunyai ide
"Gimana kalo kita jodohin Rora sama Jeno Rose. Kan kita makin deket, jadi besan" Ucap Chayeon membuat Rora mendelik apa-apaan kenapa harus dijodohkan.
Jeno yang melihat ekspresi tak suka dari Rora . Mempunyai ide jail.
"Jeno mau kok mih, kalo dijodohin sama Rora" Ucap Jeno membuat Rora melihat ke arah Jeno tak suka.
Rasanya Jeno ingin nyubit tuh pipi sangking gemesnya.
"Tuh, se anak gue udah setuju tinggal tanya Roranya, gimana Rora mau kan jadi menantu tante" Ucap Chayeon disaat Rora ingin menolak namun dipotong oleh mamahnya.
"Pasti Rora maulah,tenang aja yeon kita bakal jodohin anak kita" Ucap Rose membuat Rora pasrah.
Rora mengajak Jeno kebelakang rumah
"Ih kak Jeno, ngapain sih mengiyakan perjodohan yang mamah kita lakuin" Ucap Rora sebal.
Jeno hanya tersenyum "Kenapa, bukankah baik ya menuruti permintaan orang tua"
"Iya, tapi kan aku gak suka sama kak Jeno" Balas Rora. Membuat Jeno semakin mendekat kearah Rora. Menatap lekat kedua bola mata indah milik Rora. Dan berkata " Gua bakal bikin loe suka sama gue gimana? " "Hahhahah, gak mungkin kak, aku tuh udah suka sama orang lain, dan itu bukan kak Jeno" Balas Rora dia sebel banget sama Jeno. Kenapa dia harus menerima perjodohan ini. Rora pergi meninggalkan Jeno dengan perasaan marah, namun tiba-tiba tangannya ditarik oleh Jeno membuat tubuh Rora jatuh kepelukan Jeno. Dan Jeno langsung memeluk Rora.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Bayangin ajah itu Rora sama Jeno ya guys😅)
"Gue bakal bikin loe jatuh cinta sama gue ra, " Ucap Jeno penuh penekanan.
"Lepasin kak, apa-apaan sih peluk-peluk. Dan ya aku gak bakal suka sama Jeno ingat itu baik-baik kak" Ucap Rora dan pergi meninggalkan Jeno.
Jeno tersenyum senang akhirnya dia bisa mendekati Rora meski lewat orang tuanya.