Dua Puluh Lima

3.6K 282 108
                                        

*time skip*

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*time skip*

Sore ini, Karin tengah berada di rumah orang tuanya lantaran Ares harus lembur. Ia menghabiskan waktu sorenya dengan membaca buku dan ditemani secangkir teh di teras belakang rumah. Sedang larut dalam bukunya, suara dehaman Irene membuyarkan fokus anaknya.

"Ehem...serius banget."

"Ma...duduk, Ma." Karin mempersilahkan. "Iya nih, Ma. Udah lama nggak baca buku."

"Beli dong. Bikin perpustakaan mini. Rumah kalian kan masih ada beberapa ruangan yang kosong. Bukannya Ares suka baca juga?"

"Enggak...tau." jawab Karin ragu.

"Kamu gimana sih? Masa hobi suaminya aja nggak tau? Kalian nikah udah jalan berapa bulan ini?" Irene menghitung dengan jarinya. "Udah mau 8 bulan, hal sekecil hobi aja nggak tau." lanjutnya.

"Dia suka ngelukis kok, Ma." sahut Karin.

"Iya, tapi dia suka baca buku juga. Mama waktu ke rumah Yura diliatin ruang baca mereka. Ares sendiri punya 1 rak koleksi buku-bukunya."

Karin cuma bisa diam. Jujur saja, dia memang tidak tau. Dia tidak tau hobi Ares apa aja selain melukis, tidak tau makanan dan minuman kesukaan Ares, bahkan warna kesukaan suaminya aja dia tidak tau.

"Kamu jujur sama Mama, gimana keadaan rumah tangga kalian?"

"Baik, nanti juga Ares jemput aku kalo pulang kerja."

"Kalian rutin berhubungan?"

Mata Karin membelalak. "Mama apaan tanya kayak gitu."

"Masalahnya, kamu belum juga hamil. Seminggu berapa kali kalian gituan?"

"Mama! Ya emang belum dikasih aja, Ma. Ih udah ah jangan bahas gituan. Canggung banget." Karin mengipaskan tangannya karena merasa gerah.

Berbeda dengan Irene yang masih dengan wajah seriusnya. "Kamu udah ke dokter? Biasanya pasangan penganti kalo sampe 4 bulan belum hamil, mereka ke dokter buat nanyain masalahnya apa. Lah kamu udah nikah 8 bulan, nggak pernah konsul ke dokter."

"Hmm..."

"Karin, serius ini dengerin Mama. Pria di luar sana itu banyak yang berpaling dari istrinya karena ketemu wanita lain. Tapi seringnya mereka sadar itu karena udah ada anak. Jangan dikira dengan kamu merasa udah selalu merawat diri, selalu cantik bisa bikin suami selalu menatapmu. Banyak godaan di luar sana."

"Tapi Ares nggak begitu." Batin Karin.

Karin menggigiti bibirnya sendiri.

"Jangan dikira Mama bicara gini buat nakutin kamu. Mama cuma bicara tentang realita saat ini."

"Iya Ma..."

"Iya apa?"

"Iya besok ke dokter." Jawab Karin pasrah.

Married by Accident [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang