Enam Belas

2.8K 274 97
                                        

Kedatangan Ares, Jevan dan Yesha sesuai dengan jadwal yaitu pukul 22:35 WITA. Sebenarnya Yesha agak khawatir kalau Karin dan Naren sudah ketemuan. Tapi kata Manda, dia melihat Karin dengan Rara dan Haikal, jadi sepertinya Karin maupun Naren belum ada kesempatan ketemu. Naren juga dari tadi juga di kamar nonton tv.

Yesha sedikit tenang dengan kabar dari Manda. Sementara Ares benar-benar clueless. Dia nggak tau Karin nginap dimana, yang dia tau Karin pergi bareng Rara dan Haikal. Dan sekarang yang ada di kepala Ares sekarang cuma jagain Yesha dari Jevan.

Belum selesai Yesha membongkar barang bawaan, terdengar notifikasi dari ponselnya.

Manda:
Naren keluar pake jaket

Yesha:
Jangan langsung ikut
Tunggu semenit

Manda:
Tapi nanti dia ilang

Yesha:
Yaudah sekarang aja
Kabarin terus posisi lo

Manda:
👌🏻

Selesai chattingan dengan Manda, Yesha ganti room chat.

Yesha:
Ayo keluar

Jevan:
Kemana?

Yesha:
Gatau
Keluar aja ayo

Jevan:
Ares?

Yesha:
Gak usah diajak pasti ikut sendiri

Jevan:
Oke gue tunggu di depan kamar lo
Jangan lupa bawa jaket
Angin laut gak bagus

Yesha:
Iya
Bawel

——————————

Karena ada Ares yang ngekorin Jevan dan Yesha, mereka berdua jadi bingung gimana mau ngomongin soal Karin. Alhasil Yesha dan Jevan cuma pakai bahasa isyarat dan bicara bisik-bisik.

"KALIAN NGOMONGIN APA?" teriak Ares dari belakang mereka.

"Anjir! Mau mulut lo gue jejelin sendal?" balas Yesha tak kalah galak.

"Gak akan gue biarin kalian berduaan!"

"Kita cuma mau jalan-jalan ke pantai, Ya Tuhan..."

"Ya udah gue ikut."

Yesha merotasikan bola matanya. Memang itu rencana dia, tapi tetap aja kakaknya nyebelin maksimal.

Saat menyentuh pasir pantai, Ares akhirnya menjaga jarak dari Yesha dan Jevan. Bagaimanapun dia sendiri juga yang awalnya mengenalkan Jevan dengan adiknya. Tapi sekarang malah dia gangguin.

Ares jalan-jalan sendiri menikmati angin malam dengan ditemani suara deburan ombak. Sampai dia menemukan sosok yang tidak begitu asing baginya. Langsung saja dia dekati.

"Lo...adiknya Mas Januar?" tanya Ares saat melihat Manda berdiri di samping stand makanan.

"Pak Ares? Lagi disini juga?" tanya Manda pura-pura tidak tau.

"Iya, lagi liburan sama adik gue. Lo ngapain kayak orang ngumpet disini?"

Manda tidak menjawab, tapi tatapan matanya mengarah ke belakang Ares.

Ares berbalik mengikuti arah pandang Manda. Seketika tangannya mengepal. Tanpa memperdulikan Manda lagi, kakinya spontan membawanya kesana.

"Brengsek!"

Married by Accident [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang