Dua Puluh Tujuh

3K 254 141
                                        

Jangan lupa vote & komen🫰🏻
Happy reading💕

Keberadaan Ares saat ini nampaknya tak kasat mata pada Karin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Keberadaan Ares saat ini nampaknya tak kasat mata pada Karin. Dari Ares masuk kamar mandi sampai dia selesai mandi, Karin tidak menoleh padanya sama sekali. Wanita itu sangat fokus pada ponselnya.

"Ngelihatin apa sih dari tadi?" Ares mengintip layar ponsel Karin.

"Ini lagi baca-baca makanan yang bisa meningkatkan kualitas sperma. Besok aku bikinin jus alpukat, tapi tanpa gula, ok? Terus sebelum sarapan kamu makan pisang. Bawa pisang juga ke kantor buat camilan. Aku bawain aja deh. Oh ya, kamu suka taoge gak?" Karin noleh ke Ares setelah ngomong panjang lebar.

Dia mendapati suaminya tersenyum lalu mengusak rambutnya.

"Satu-satu kalo ngasih tau."

"Ih fokus dong. Cuma alpukat, pisang, taoge. Itu yang paling gampang. Kamu kan gak suka kacang, makanya aku pilih itu aja."

"Iya, aku makan semuanya."

"Jangan semuanya. Satu-satu."

Ares gemas melihat pipi Karin yang mengembung karena cemberut. Tangannya refleks nyubit begitu saja.

"Ih..." Karin menurunkan tangan Ares.

"Udah? Sekarang mau browsing apa lagi?"

"Posisi." jawab Karin enteng.

Karin menggeser-geser layar ponselnya dengan serius. Sedangkan Ares memainkan rambut Karin dengan tangan kanannya. Karena tangan kirinya, dia taruh di belakang kepala Karin.

"Mau coba yang mana?" tanya Ares.

"Capek mana misionaris apa doggy?" tanya Karin tanpa beban.

"Hmm?"

Karin berdecak pelan. "Kamu lebih capek kalo misionaris apa doggy? Kan dua-duanya itu pria yang gerak."

"Kita belum pernah doggy, Rin."

Karin berdecak lagi lalu kembali menatap ponselnya. "Emang, tapi dulu pasti udah sering berbagai gaya."

"Kok jadi bahas masa lalu?"

"Kenapa emangnya? Lumayan kan kamu udah banyak pengalaman, sedangkan aku nggak ada sama sekali. Harusnya bisa dong kamu ngajarin aku."

Jujur, Ares merasa agak kesal sama ucapan Karin yang tiba-tiba menyinggung masa lalunya.

"Mau tau apa?"

"Yang adil buat kita. Gak cuma salah satu yang capek." jawab Karin yang masih scroll ponselnya.

"Bisa woman on top, kalo udah capek ganti ke misionaris kan bisa?"

Kali ini Karin mendengus lalu menjatuhkan ponselnya ke pangkuannya. "Kamu kayaknya ngeremehin aku nggak bisa ngelakuin yang lain?" Ada rasa kesal dalam nada bicara Karin.

Married by Accident [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang