wellcome to paradise

7.4K 458 1
                                        

Sayang bangun nak cepetan mandi kamu siap siap dulu gih nanti telat lagi." Teriak Ully mengelus ngelus rambut Prilly."

Iyah mah ini mau bangun ko." Sahut Prilly sambil beranjak dari tempat tidurnya."

Prilly pun bergegas mandi lalu membereskan segala keperluan yang harus di bawa nanti dan segera menuju ruang makan untuk sarapan bersama."

***

Pagi semua." Sapa Prilly saat menuju meja makan lalu duduk di sebelah Ully."

Duh ini anak lagi seneng banget yg mau keliling dunia." Goda Ully sambil mengambil beberapa roti tawar lalu di sodorkan pada putrinya itu."

Iyah dong mah, harus semangat kan Prilly pengen buat bahagia mamah sama papah juga." Jawab Prilly nyengir sambil memakan roti berlapis selai strawberry itu."

Yaudah cepet kita sarapan dulu takutnya om Restu udah nungguin di dermaga." Kata Rizal yang sedari tadi fokus pada koran yg di bacanya."

Okey pah, loh Cio sama Ciko mana tuh bocah bocah ko gak ikutan sarapan sih mah." ucap Prilly bingung celingukan mencari adik-adiknya."

Mereka berdua tadi udah duluan makan. Noh sekarang lagi pada nonton tv kartun kesukaan mereka." Jawab Ully menunjuk ke ruang keluarga."

Prilly mangut-mangut dan segera membereskan sarapan paginya, atau mungkin sarapan pagi bersama terakhir bersama keluarganya.

---

Kami sekeluarga pun segera melaju menuju pelabuhan yg di janjikan om Restu, tak butuh waktu lama perjalanan kurang lebih 45 menit kami pun sampai disana.

Tak lama Restu terlihat sudah bersiap dan menghampiri Prilly dan keluarganya itu.

Restu aku titip Prilly yah kalo ada apa-apa langsung hubungi kita segera."ucap Rizal sambil menepuk pundak Restu."

Pasti kak, gak usah khawatir Restu bakalan jagain Prilly dan awasi Prilly selama kerja disana ko." Jawab Restu pasti."

Sayang kamu hati hati yah disana kita semua bakalan kangen berat loh sama kamu."ucap Ully spontan memeluk Prilly dengan mata yg sudah berkaca kaca."

Mama gak boleh sedih gitu dong, Prilly kan jadi sedih." Jawab Prilly membalas pelukan ibunya itu."

Kakak jangan lama yah disana nya nanti Ciko kangen."sahut Ciko pada kakak nya itu."

Iyah kak bener bakalan sepi rumah gak ada yg ngomelin kita lagi deh." Timpal Cio dengan ekspresi sedihnya."

Iyah Ciko sama Cio jangan nakal yah, harus bisa jagain mamah sama papah selama ka Prilly gak ada di rumah okey, tos dulu dong."ucap Prilly mengangkat kedua telapak tangannya lalu menyodorkan nya kepada adik kembarnya."

Iyah siap kakak." Ciko dan Cio membalas tos tangan kakanya itu."

Yaudah, ayo Prill bentar lagi kita harus berangkat." Ujar om Restu sambil membantu Prilly mambawa barang barang nya."

Prilly mangut-mangut lalu tak lupa memeluk mamahnya sekali lagi dan memeluk papahnya Rizal.

Aku bakal kangen banget sama kalian." Gumam prilly lirih saat memeluk kedua orangtua nya."

Kami juga akan sangat kehilangan kamu sayang." Ully mengusap pelan rambut anaknya lalu buru-buru menghapus air matanya yg tak bisa di tahan lagi."

Yaudah kalian jangan sedih Prilly pamit yah, dahhh." Prilly berjalan menaiki tangga kapal sambil melambaikan tangan kepada keluarga yg di tinggalkan nya.





Happy reading!

Jangan lupa vommentnya ditunggu banget :)

cinta di tengah samuderaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang