Duh ini kepala ko tiba-tiba pusing gini yah mana kamar masih jauh lagi." Ringis seorang lelaki sambil memegangi dahinya yg berdenyut."
Dan tanpa sadar lelaki tersebut masuk ke kamar orang lain, secara kamarnya memang berhadapan dengan kamarnya, mungkin efek sakit kepala yg di alaminya sekarang pikiran dia menjadi tak karuan.
Aduh akhirnya nyampe juga nih." Gumamnya sambil membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur yg tak terlalu besar itu."
Prilly pun segera keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk kimono berwarna putih miliknya."
Ini kamar gelap banget yah, sudahlah gapapa pakai lampu tidur juga udah terang ko lebih enak gini." Ucapnya pelan sambil memejamkan mata dan sedikit memijit kening nya yg pusing."
Prilly yg sudah terlelap tidur memiringkan badan nya karena merasa ada sesuatu yg berbaring di sampingnya.
Loh ini guling atau apaan sih gede banget yah." Ucapnya sambil membenarkan posisinya menjadi duduk karena lampu yg telihat remang-remang jadi cahaya nya tak begitu jelas."
Aaaaaaaaaa." teriak Prilly panik saat membuka kain yg menutupi sesuatu di samping nya itu."
Sontak lelaki yang di hadapanya pun ikut berteriak kaget."
Loe ngapain di kamar gue hah? Jangan-jangan loe mau perkosa gue yah." Gertak Prilly seraya bangkit dari tempat tidurnya."
Tolo---
Loe bisa diem gak sih, jangan teriak kaya gitu. Siapa juga yang mau macem-macem sama lo idih-- seharusnya gue yg nanya loe ngapain di kamar gue hah? Potong lelaki itu sambil membekap mulut Prilly."
Prilly menepis tangan laki-laki itu.
Lo waras atau mabok sih! Ini kamar gue. Bego nih orang." Omel Prilly kesal."
Lelaki itu celingukan melihat sekeliling ruangan yg di masukinya itu tiba-tiba pikiran nya tersadar.
Astaga dia bener ini bukan kamar gue. Mampus nih malu gue." Batin lelaki itu."
Lelaki itu pun langsung buru-buru meninggalkan kamar Prilly tanpa sepatah kata pun.
Dasar lo, cowok aneh!" Teriak Prilly yg sudah sangat kesal karena ada yg menganggu waktu istirahatnya."
Ish kesel gue, baru juga sehari kerja disini udah ada kejadian aneh kaya barusan. Dasar cowok itu bikin badmood aja nih." Rengek Prilly sambil memukul mukul bantal yg di pegang nya."
Tapi kalo di liat-liat cowok tadi ganteng sih mirip turunan arab gitu lah." batin Prilly sambil tersenyum simpul."
Iyuwh--iyuwh, gue mikir apaan sih udah ah tidur." Gerutu Prilly sambil menepuk nepuk kepalanya sendiri dan segera membaringkan kembali tubuhnya ke tempat tidur."
***
Happy reading!
Minta vote sama comment nya ya readers, maaf kalo banyak yang typo :)
KAMU SEDANG MEMBACA
cinta di tengah samudera
FanfictionPrilly alena latuconsina harus menghadapi kenyataan menikah dengan mayor angkatan laut ali syarief di saat impiannya menjadi koki kapal pesiar mewah yg baru di nikmatinya saat itu. kesalahpahaman yg membuat mereka harus terpaksa menjalin ikatan yg...
