Home Sweet Home

5.1K 269 8
                                        

Mobil Alphard silver milik Ali terparkir tepat di depan rumahnya itu. Baru saja dia menjemput kedua anaknya dari sekolah.

Pih, Sion mau ngerjain tugas bareng mamih." Sahut Sion menarik-narik ujung kaos baju Ali."

Ali tersenyum sambil mengusap pelan rambut putranya itu." Sama papih dulu yah, mamihnya sakit sayang."

Ko mamih gak keluar kamar pih." Tanya Alifa."

Ifa denger yah mamih lagi berobat di bandung sama oma ully." Jawab ali, ntahlah dia sudah menebak istrinya kabur ke rumahnya di bandung. Dipikiran Ali istrinya itu tak akan mungkin menumpang di rumah teman-teman nya yg tinggal di jakarta."

Alifa mengerucutkan bibirnya." Pokoknya ifa pengen mamih pulang." Teriaknya lalu berlari menaiki tangga menuju kamarnya."

Pih Sion pengen ketemu mamih." Rengeknya yg masih duduk di sofa ruang keluarga bersama Ali."

Iyah nanti besok kita jemput mamih yah." Jawab ali mengusap lembut pipi Sion."

Beneran pih? Asik." Soraknya girang sambil lompat-lompat di atas sofa."

Ali terkekeh gemas melihat tingkah putranya." Udah-udah Sion turun yah nanti jatoh loh." Ali menarik pelan lengannya agar anaknya itu menghentikan aksinya."

----

Prill liat nih Ali nelevon mamah." Ully mendekati putrinya yg berbaring santai di tempat tidur sambil menunjukan ponselnya."

Prilly buru-buru bangkit." Mah bilangin prilly gak ada disini yah."

Prill, mana mungkin Ali percaya. udah ah serahin sama mamah aja." Jawab ully lalu memencet tombol hijau untuk menerima panggilan dari menantunya itu."

Terlihat prilly jengah mendengar tuturan ibunya itu.

Tak lama ully kembali menemui prilly yg masih saja dalam posisi berbaring.

Mah Ali bilang apa?." Sahut prilly seraya membenarkan posisi nya menjadi duduk."

Sayang kamu pulang yah Ali bilang Sion sakit badan nya panas, dia rewel terus pengen ketemu mamihnya." Jawab ully dengan nada kawatir."

Beneran Ali bilang gitu? ya ampun Sion kamu bikin mamih takut aja." Ucap prilly cemas."

Kamu pulang yah di anterin supir disini, kamu kan tau papah lagi di inggris nengok Cio sama Ciko." Ully mengusap pelan pundak anaknya."

Mah prilly sebel sama Ali, mamah tau kan gimana rasanya ngeliat suami sendiri berpelukan bermesraan saling rangkul sama wani--

Stop prill, mamah mohon kali ini jangan egois. Pikirkan dulu anak-anak mu saat ini apalagi Sion akan punya adik lagi.

Prilly menghela nafas panjang." Baiklah ini demi Sion."

Ully tersenyum tangan nya mengusap lembut rambut putrinya itu." Mamah yakin kamu kuat sayang."

Prilly mengangguk." Mamah ikut aja bareng prilly."

Gak bisa sayang, minggu ini mamah sangat sibuk." Ucap ully."

Yaudah prilly ganti baju dulu mah, mau siap-siap." Prilly bangkit dari tempat tidurnya lalu mengambil beberapa baju dari lemari."

Mamah panggil dulu pak Yoyo nya, biar dia juga siap-siap. Ucap ully kemudian berlalu dari kamar prilly."

----

Buka mulutnya aaaaaa ." Ali melayangkan sendok berisi bubur ke mulut putranya itu."

Sion menggeleng." Gamau pengen di suapin mamih." Teriaknya."

cinta di tengah samuderaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang