Sebelum baca vote nya dulu yuk :D
Selamat membaca!!
Ali pov
Kenapa bisa gini sih? Aku kan gak nyuruh kamu berbicara seperti itu!
Aku semakin marah terhadap orang di hadapanku sekarang maafkan untuk saat ini karena dia benar benar keterlaluan sekarang akibat ucapan nya istriku masuk rumah sakit.
Maafin aku li ini benar benar spontan aku tadinya ingin rencana ini terlihat nyata aja." Jawabnya lirih."
Tapi gak gitu juga fiska kamu sekarang liat prilly masih belum siuman.
Aku mengacak rambutku prustasi bagaimana tidak fiska mengacaukan surprise ulang tahun untuk prilly nanti. Awalnya aku hanya menyuruh dia mengabari prilly kalau aku celaka tapi kenapa dia merubah skenario yg ada.
Gritte nanti kamu atur prilly yah kamu buat rekayasa sebagus mungkin untuk meyakinkan prilly." Ucapku pada gritte."
Tapi gritte kamu memuin prilly nya sesudah fiska datangin prilly yah.
Semua orang yg berada di ruangan ini terlihat mantap dengan intruksi yg di berikan olehku, ya sekarang aku beserta sahabat prilly yg lain sedang mengadakan pertemuan untuk persiapan acara ulang tahun nya aku sengaja tak memberitahu prilly tentang kepulangan ku yg di percepat yg dia tau aku akan pulang besok.
Aku tersadar dari lamunanku semua yg di rencanakan kemarin hancur total akibat fiska bersandiwara keluar jalur skenario dan akibatnya sekarang prilly ambruk di rumah sakit.
Aku duduk di kursi depan ruangan UGD bersama fiska dan gritte, sedangkan mama ully tak bisa kesini karena harus menjaga alifa untuk sementara ini.
Keluarga nyonya prilly?."sahut seorang suster yg keluar dari ruangan UGD."
Dengan segera aku bangkit dari duduk ku dan menghampiri suster yg sedang memanggilku."
Saya suaminya sus bagaimana keadaan istri saya?."jawabku sedikit tegang."
Anda di suruh dokter menemui beliau di ruangan nya silahkan." Aku pun mengagguk dan membuntuti langkah suster untuk menemui dokter."
Dokter terlihat sudah menungguku aku pun duduk di hadapan nya.
Jadi bagaimana dok?." Tanyaku lirih."
Istri anda tidak apa-apa hanya mungkin kaget atau syok saja bagitulah pa wanita hamil memang selalu sensitif.
Apah hamil?" Aku mengerutkan dahiku tanda tak paham."
Iya selamat istri anda hamil dan sudah menginjak usia 6 minggu.
Aku begitu kaget mendengar penjelasan dokter bagaimana tidak sekarang prilly hamil anak kami yg kedua itu artinya alifa akan punya adik. Mungkin acara pesta mewah itu gagal di laksanakan tapi dengan hadirnya anak kami yg kedua bisa menjadi kado terindah bagi hari ulang tahun nya besok, aku tersenyum bahagia.
Kalo begitu makasih ya dok." Ucapku sambil menjabat tangan nya." Tapi bolehkan saya menemui istri saya sekarang?" Tanyaku lagi."
Silahkan kebetulan suster sudah memindahka nya ke ruangan.
Langkahku berjalan cepat menuju ruang inap vvip disana kulihat gritte hanya sendiri menunggu prilly sedangkan fiska kulihat tidak terlihat di ruangan ini ntahlah mungkin dia belum siap bertemu istriku ini.
Hai sayang gimana udah baikan?." Ucapku duduk di sisi ranjang sambil memegang tangan nya."
Gue sebel sama lo." Jawabnya ketus sambil membelakangi ku."
KAMU SEDANG MEMBACA
cinta di tengah samudera
FanfictionPrilly alena latuconsina harus menghadapi kenyataan menikah dengan mayor angkatan laut ali syarief di saat impiannya menjadi koki kapal pesiar mewah yg baru di nikmatinya saat itu. kesalahpahaman yg membuat mereka harus terpaksa menjalin ikatan yg...
