🌟🌟

73 6 1
                                        

Baekhyun berdiri di balkon kamar nya, memandang langit malam di temani secangkir susu strawberry kesukaan nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Baekhyun berdiri di balkon kamar nya, memandang langit malam di temani secangkir susu strawberry kesukaan nya.lalu ia memejam kan mata nya, menekan hati gelisah nya agar sedikit hilang menguar bersamaan dengan angin malam. Namun mata nya terbuka saat rengkuhan dari tangan kekar merayap di pinggul kecil nya.
"Sedang apa di sini bee...? " tanya sehun lalu mengecup leher jenjang baekhyun. Baekhyun mengelus lengan itu dengan lembut lalu menyadarkan kepala nya pada kepala sehun yang sedang mengecupi leher nya. "Bee jawab lah... Apa kau marah pada ku? "Rengek sehun yang tak mendapat jawaban dari baekhyun. Baekhyun melepas rengkuhan itu dari pinggul nya, lalu berbalik menghadap sehun. Baekhyun menangkup rahang sehun dengan kedua tangan nya,wajah nya ia bawa mendekat pada sehun.

" Cuupppppp" baekhyun mengecup bibir sehun singkat, kemudian tersenyum dan kembali mengelus pipi sehun.
"Entah mengapa aku sangat merindukan mu hari ini, hun..." Ucap baekhyun tetap dengan senyum indah nya.
"Kau merayu ku bee? "
"Tidak, hun... Aku benar benar merindukan mu...tapi aku tau kau sedang menikmati waktu mu bersama luhan,, jadi aku tak bisa berbuat apapun hun... Aku hanya bisa menunggu mu pulang.. " senyum baekhyun mulai luntur dari wajah nya.
"Mianhae bee.."
"Nde... Aku mengerti hun-a.. " senyum itu nampak terbit lagi di wajah baekhyun, walau dengan terpaksa. "Saranghae oh sehun.. " lanjut baekhyun. Baekhyun menarik kedua tangan nya dari pipi sehun, dan perlahan beranjak dari hadapan lelaki nya itu. Hati sehun merasa tercubit melihat keadaan baekhyun yang mencintai nya nun ia belum jugga bisa memantap kan hati nya.

"Sreeeettt"
Sehun menarik pergelangan baekhyun yang belum menjauh dari tempat nya berpijak. Kembali ia rengkuh tubuh mungil itu, ia lumat bibir ranum itu. Baekhyun awal nya hanya diam tak membalas lumatan itu, namun seiring waktu suhu di dalam tubuh nya memanas, baekhyun mulai membalas lumatan sehun di bibir nya.
"Cpkk.. Cpkkk.. Cpkk"
Sehun semakin memperdalam ciuman nya,membuat baekhyun sangat kewalahan mengimbangi nya.
"Eunghhh.. " lenguh baekhyun saat di rasa oksigen dalam paru paru nya menipis. Dengan terpaksa sehun melepas pautan itu.
Sehun membersihkan sisa saliva di bibir baekhyun, memandang baekhyun yang dengan lamat.
"Aku sudah mengakhiri nya bee.. Aku memutuskan pergi dari nya.. Karna Aku mulai merasa nyaman dengan mu, aku belum yakin itu perasaan apa, yang jelas Aku ingin memulai nya dengan mu.. Dan Aku ingin oh junior akan segera hadir di antara kita bee... Aku ingin hanya kau alasan ku tuk pulang.. Jadi.. Beri Aku waktu untuk semua ini bee... " jelas sehun dengan memegang pipi baekhyun, baekhyun mengangguk bahagia. Jujur saja hati nya sedang berbunga mendengar perkataan sehun barusan ia berharap ini adalah awal kebahagiaan nya yang sesungguhnya. Sehun meraih tengkuk baekhyun dan kembali memanggut bibir nya. Perlahan ia turun kan tapi spaghetti piyama baekhyun.
Setelah piyama itu jatuh ke lantai, tangan nya terus meraba punggung baekhyun, dan...

"Klikkk" bra baekhyun ikut meluncur turun kebawah bersama dengan piyama nya.kini tubuh baekhyun jadi setengah telanjang.
"Bee... Aku menginginkannya malam ini.. Boleh kah? " tanya sehun setelah melepas panggutan nya.
"Aku milik mu, suami ku..lakukan lah " setelah mendapat persetujuan dari baekhyun, sehun langsung menggemdong baekhyun dan merebahkan nya di ranjang empuk milik mereka.
"Ssshhh... Ahhh... Hun... Eungghhhhh"
Desah panjang baekhyun saat lidah sehun memanjakan tubuh nya, menyapu setiap inci tubuh nya yang mulus. Nampak nya malam ini menjadi malam panjang yang akan di hisasi oleh desahan nikmat mereka berdua.

***
Baekhyun bangun lebih dulu, ia memutuskan untuk membuat sarapan karna memang ini sudah menunjukan pukul 6.00 waktu Korea Selatan.
Baekhyun perlahan menyingkirkan tangan berotot sehun dan berjalan pelan agar sehun tak bangun. Ia pun mulai membersihkan diri agar lebih segar, karna jujur badan nya terasa lengket karna aktivitas nya semalam bersama sehun. Mengingat nya membuat baekhyun terkikik sendiri. Pipi nya kini sudah sangat memerah.
"Aigoo.. Apa yang ku pikirkan" ujar nya sambil memukul kepala nya sendiri.
Setelah memakan waktu 30 menit baekhyun turun dari kamar nya dan pergi menuju dapur.
Ia memasak sarapan sambil bersenandung kecil. Hingga tak menyadari chanyeol sudah duduk di meja makan mengamati gerak gerik baekhyun. Senyum terukir indah di wajah chanyeol. Sungguh pemandangan pagi yang indah pikirnya.
"Kamjagiya... " jerit baekhyun saat ia akan meletakkab masakn nya di meja makan.
"Apa Aku semenakut kan itu, baek" ujar chanyeol menyahuti
"Anio oppa.. Aku hanya terkejut.. "
"Hahaha.. Kau ini.. " chanyeol berdir dan mengusak rambut baekhyun gemas, namun tak sengaja pandangan mata nya jatuh pada tanda kissmark di leher baekhyun.
"Brengsek kau oh sehun!!! Kau sudah berani menyentuh milikku.. " bathin chanyeol. Baekhyun yang merasa pergerakan chanyeol berhenti pun mencoba melirik ke arah chanyeol, baekhyun beringsut takut melihat kilatan amarah di mata chanyeol.
"Op-opaa.. Aa-aku lanjut memasak ne.. " tapi chanyeol tetap diam tak menjawab perkataan baekhyun.
"Baek... Tunggu.. " chanyeol dengan cepat meraih pergelangan baekhyun.
"Lepas oppa... "
"Katakan pada ku sejauh apa hubungan mu dengan sehun?! "
"Eoh?? "
"Katakan Baek.. "
"Hubungan kami baik baik saja oppa... Memang nya ada apa? "
"Apa dia sudah menyentuh mu? Atau kau yang sudah menawarkan diri pada nya? "
"Y-YE? "
"cih... Kau berlagak bodoh ternyata"
"Sebenar nya apa mau mu oppa? " nampak nya emosi baekhyun sudah terpancing karna perkataan chanyeol. Chanyeol menatap baekhyun dengan tatapan tajam, begitu pula dengan baekhyun,.
  Sehun terbangun karna merasa kosong di samping nya. Ia membuka mata nya dan mengedarkan pandangan nya di setiap sudut ruang, namun tak lama ia mendengar suara bising dari luar. Segera sehun berhambur keluar dari kamar nya. Sehun dengan cepat menuruni anak tangga menuju ke suara itu berasal. Mata nya memerah dan tangan nya terkepal kuat melihat chanyeol menggenggam pergelangan tangan baekhyun, dan baekhyunnya menatap chanyeol tanpa berkedip. Hati sehun terasa meledak, nafas nya memburu,ia pun berbalik kembali menuju kamar nya. Sesampai nya si kamar nya sehun mendudukkan diri di balkon kamar, mencoba menenangkan pikiran nya.
Sehun menutup mata nya dan menyandarkan kepala di sandaran sofa saat mendengar deritan pintu. Baekhyun datang dengan wajah berseri.
"Hun...??? " panggil nya, tapi sehun tak menyauti panggilan itu. Baekhyun menemukan keberadaan sehun karna pintu balkon yang terbuka,
"Kau sudah bangun? " tanya baekhyun sambil duduk di pinggiran sofa santai yang sehun duduki, sehun hanya berdehem menyauti. Baekhyun merasa heran pasal nya tadi malam seperti nya ia tak berbuat sesuatu yang salah. Baekhyun meraih tangan sehun yang sehun pakai untuk menutupi mata nya,.
"Hun-a... Jika aku salah ku mohon katakan saja pada ku, jangan seperti ini.. "Pintar baekhyun, namun sehun masih tetap diam.
" sehun-a...
"Bisa kah kau diam bee...?! "Bentak sehun. Baekhyun terkejut dengan perlakuan sehun pada nya, sungguh ia bingung apa salah nya hingga membuat sehun marah.
" apa kau menikmati waktu pagi mu dengan Hyung ku? "Tanya sehun ketika suasana hening yang cukup lama.
" maksud mu? "Tanya baekhyun tak mengerti arah pertanyaan sehun
" kau membiarkan nya menggenggam tangan mu bukan? Kau merindukan nya kan???"
"Tidak... Aku tidak seperti itu hun.. "
"Ck.. Bohong.. Bukti nya kau tak mengelak atau melepas genggaman itu! "
"Kau tak mempercayai ku hun? " sehun melirik baekhyun dari ekor mata nya, di lihat nya wajah sedih baekhyun.
"Jangan memasang wajah seperti itu, itu tak mengubah apapun... Bilang saja jika kau masih mencintai nya, bee... Aku bisa melihat nya dari tatapan mata mu saat tadi kau menatap mata nya bee!!! Kau bilang kau mencintai ku, tapi kau malah seperti ini, harus nya Aku tak semudah itu mempercayai mu dan meninggalkan luhan.. "
"Cukup sehun-a!!!.. Jika kau menyesal karna tlah meninggalkan luhan, maka kembali lah pada nya.. Jangan menuduh ku yang bukan bukan..aku tak melakukan apa pun yang katakan pada ku, aku tidak tau jika chanyeol ada di dapur dan ketika aku ingin pergi ia menarik tangan ku... Apa itu juga salah ku?! "
"jANGAN MEMBUAT ALASAN OH BAEKHYUN!!!! "Sehun berteriak di hadapan baekhyun, baekhyun sontak terjatuh dari pinggiran sofa hingga kini posisi nya terduduk di lantai balkon.
" JANGAN COBA MEMBODOHI KU BEE!!lanjut sehun
"Baiklah sehun-a... Percaya saja dengan apa yang ada di dalam hati mu, aku tak bisa memaksa mu percaya pada ku, dan kembalilah bersama luhan jika memang kau menyesal karna telah meninggalkan nya, aku tak apa... Baiklah, aku akan bersiap ke boutique... Permisi hun... " ujar baekhyun lalu melenggang pergi meninggalkan sehun yang masih kalut akan  kecemburuan nya pada baekhyun.

        ᑲᥱᥲᥙ𝗍ᥡ ᥕі𝖿ᥱCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang