🌟🌟

73 4 1
                                        

Sehun berlari seperti orang gila di sepanjang koridor rumah sakit sambil menggendong tubuh tak berdaya baekhyun hingga para perawat datang dengan membawa bed stretch cher. Sehun langsung meletakkan tubuh baekhyun di sana dan mendorong nya bersama para petugas kesehatan menuju ke ruang IGD.
"Maaf tuan... Anda harus menunggu di sini, permisi... " ucap salah satu perawat
"Tolong selamatkan isteri saya, sus... " pintar sehun
"Kami akan melakukan yang terbaik tuan.. " jawab si perawat. Dan perawat itu pun memasuki ruang IGD meninggalkan sehun yang terduduk lemas dengan air mata yang masih terus membasahi pipi nya.
"Mianhae bee... Seharusnya aku tak meninggalkan mu sendiri.. Maafkan aku.. Maafkan daddy anak ku.. Daddy bukan ayah yang baik untuk mu... Maafkan aku.. " sehun tak henti henti nya mengucap maaf pada baekhyun dan anak nya.

Ibu sehun dan ibu baekhyun mempercepat langkah nya menuju ruang IGD tempat dimana baekhyun dan sehun berada.
"Sehun-a... " panggil irene saat tiba di dekat sehun. Sehun segera memeluk ibu nya dan menangis histeris.
"Eomma... Mian.. Eomma.. Aku tak bisa menjaga mereka eomma... Aku bukan suami dan ayah yang baik.. Bajingan itu melakukan nya pada isteri dan anak ku eomma... Hiksss.. " irene terkejut mendengar apa yang di katakan sehun.
"A-apa mak-maksud nya i-ini, nak se-sehun.. " suzy ibu baekhyun jugga terkejut dan tak mengerti siapa orang yang sehun maksud.
"Eommonim... Hiksss... " sehun melepas pelukan nya dari ibu nya. "Chanyeol Hyung yang melakukan nya eommonim.. Dia memasukkan obat dan menyetubuhi baekhyun dengan membabi buta hiksss... Dan akuuu tak berdaya eommonim... Aku suami yang bodoh bukan.. Hikksss... Aku tak berguna.. Hikss... " ujar sehun kembali histeris, tubuh nya merosot ke lantai dengan keadaan yang kacau. Kedua ibu itu saling memandang tak percaya, chanyeol? Chanyeol yang mereka kenal tega melakukan ini pada baekhyun mereka yang manis itu..
"Kepada keluarga nyonya Baekhyun.. " ujar seorang perawat memecah keheningan mereka.
"Sa-saya.. Saya.. Saya suami nya... " ucap sehun terbata dan berusaha bangun dari duduk nya.
"Mari ikuti saya menemyi dokter, ada hal penting yang akan di bicarakan.. "
"Ba-baik... " sahut sehun singkat lalu mengekori perawat itu setelah pamit pada irene dan suzy.
"Semoga baekhyun dan bayi nya baik baik saja " ucap suzy dan mendapat anggukan dari irene.

"Tok.. Tok.. Tok... "Sehun mengetik pintu ruangan dokter di hadapan nya.


" silahkan masuk" sahut seseorang dari dalam ruangan. Sehun pun membuka perlahan pintu ruangan tersebut lalu berjalan menuju meja dokter.
"Silahkan duduk tuan oh.. " sahut si dokter lagi
"Terima kasih,, bagaimana keadaan isteri dan anak ku dok..? " tanya sehun dengan raut wajah sendu. Sang dokter nampak menghela nafas nya berat. Ia menatap sehun dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Maaf.. Tuan oh.. Kami tidak bisa menyelamatkan anak yang ada di dalam kandungan nyonya baekhyun... Dan... " dokter menjeda kata kata nya.
"Dan apa dokter kim??? "
"Dan... Rahim nyonya baekhyun terluka parah tuan oh.. Sehingga memungkinkannya untuk sulit hamil lagi... Memang ada kesempatan tapi hanya 49%.. Karna obat yang di gunakan merupakan obat berbahaya berposisi tinggi... Belum lagi nampak nya nyonya baekhyun di setubuhi dengan kasar sehingga menyebabkan dinding mulut rahim nyonya baekhyun sobek di beberapa bagian... " jelas dokter
Sehun menutup mata nya, merasakan sesak yang teramat sangat.
"Apa tak ada yang bisa di lakukan dok...? "
"Maaf tuan, kami sudah berusaha semaksimal mungkin.. "
"Baiklah Terima kasih dok...permisi.. " sehun pun melangkah keluar dari ruang dokter dengan pikiran kacau. Air mata nya seakan kering, namun hati nya begitu hancur berkeping-keping.
"Sehun.. Bagaimana keadaan baekhyun? " tanya irene
"Ya hun... Bagaimana keadaan anak ku? " tambah suzy cemas. Sehun menatap kedua nya
"Mian eomma... Eommonim.. Kami harus kehilangan anak kami... Dan baekhyun... Masih dalam keadaan kritis karna kehilangan banyak darah... Maafkan aku eommonim.. Karna tak bisa menjaga baekhyun.. " sehun menunduk dalam,memandang kosong lantai tempat ia berpijak.

.
.
.
Sehun memasukki ruangan baekhyun. Menatap tubuh mungil Baekhyun dengan pandangan kosong.
Lalu duduk dan membelai pipi pucat Baekhyun.
"Mianhae bee.. Mian... " ujar sehun lalu tertunduk dan menarik tangan nya dari pipi baekhyun. Perlahan sehun mengepal kuat kedua tangan yang ada di paha nya, rahang nya mengeras, tatapan yang awal nya sendu kini terlihat bengis.
Sehun berdiri dari duduk nya, melangkah keluar dari ruangan itu.
Di kemudikan mobil Audi RS7 sportback milik baekhyun menuju suatu tempat.
Sesampai nya di tempat itu sehun segera turun dari mobilnya dan berjalan tergesa.

"Braaaakkkkkk"
Sehun membuka pintu ruangan chanyeol dengan keras. Membuat chanyeol yang sedang membaca beberapa berkas terkejut bukan main.
"BRENGSEK KAU PARK CHANYEOL!!!!! " teriak sehun lalu menghajar chanyeol bertubi tubi.
"BAJINGAN KAU PARK!!! KAU MEMBUNUH ANAK KU!!!! DAN HAMPIR MEMBUAT KU KEHILANGAN ISTERI KU UNTUK SELAMA NYA.!!!!! BRENGSEK!!!! KAU IBLIS!!! " sehun terus menghujam wajah chanyeol dengan pukulan demi pukulan membuat darah segar mengalir di beberapa bagian wajah nya.
"APA KAU SUDAH PUAS SEKARANG!!!! APA INI YANG KAU BILANG KAU MENCINTAI NYA?! MEMBUAT DIA KEHILANGAN DUNIA NYA!!!! DIA BAHKAN NYARIS KEHILANGAN RAHIM NYA KAU TAU....!!!!!! " sehun mencengkram kerah baju chanyeol dan mulai menangis di hadapan chanyeol. Chanyeol terkejut, ia tak mengira perbuatan nya yang awal nya hanya ingin menyingkirkan calon buah hati sehun dan baekhyun malah berujung fatal. Hati chanyeol mencelos mendengar keadaan bidadari nya saat ini. Rasa bersalah menghantui nya.
"Mengapa kau diam Hyung?! Apa hal ini membuat mu bahagia? Apa kau tak memikirkan perasaan baekhyun...? Bagaimana jika ia tau bahwa ia tak kan bisa lagi memberi keturunan?! Baik itu dari mu atau pun aku, hyung?! JAWAB HYUNG!!!!! " sehun mengguncangkan baju chanyeol karna chanyeol yang masih setia dengan keterdiaman nya.
"Aku harap kau tak menyesali ini Hyung... " sehun membanting tubuh chanyeol ke lantai lalu beranjak meninggalkan nya.
Setelah kepergian sehun, chanyeol duduk bersandar pada meja kebesaran nya., mendongak keatas menatap langit langit ruangan nya.
Menghela nafas panjang, lalu memejam kan mata nya. Setetes liquid bening membasahi luka di pipi nya.
"Mianhae... Baekhyun-a... " lirih chanyeol..

Sehun menapaki lantai koridor rumah sakit dengan tatapan hampa, tangan nya sedikit terluka akibat menghajar chanyeol habis habisan. Dia membuka pintu rawat baekhyun, menatap wanita nya yang sedang duduk bersandar pada ranjang rumah sakit.
"Bee... " panggil sehun. Baekhyun mendongakkan kepala nya dan menatap sehun lemah.
"Kau sudah sadar bee... " tanya sehun seraya terus berjalan mendekati baekhyun.
"BERHENTI SEHUN-A...!!! " teriak baekhyun
"Waeyo bee?? "
"Berhenti ku bilang!!!! " teriak baekhyun sekali lagi. Namun sehun tak memperdulikan nya. Dan berusaha menyentuh isteri nya itu namun di tepis oleh baekhyun.
"Jangan menyentuhku sehun-a... Aku kotor... Dia... Dia telah mengotori ku.. Hikss.. Aku tak pantas untuk mu.. Hikss... Jangan mendekati ku.. Hikss.. Hikss.. Sehun-a... Akuuu tak pantas jadi isteri mu lagi... Hiksss... " tangis baekhyun mulai memenuhi ruangan dengan segera sehun memeluk isteri nya itu meski baekhyun terus memberontak.
"Bee... Kau tetap isteri ku... Kau tetap pantas menjadi isteri ku... Ini salah ku bee.. Aku yang tak bisa menjaga kalian... Hingga kita kehilangan nya.. Maafkan aku sayang... Maafkan aku.. "
"Tapi dia telah menyetubuhi ku sehun-a...dia telah menikmati tubuh ku yang seharus nya hanya kau yang menikmati nya... Aku kotor sehun-a... Hiksss... "
"Sssttt... Ini bukan salah mu bee...aku yang salah... Jangan menyalahkan diri mu bee... Apapun yang terjadi pada mu saat ini dan kedepan nya aku tetap mencintai mu, dan kau adalah isteri cantik ku dan satu satu nya wanita yang paling berharga dalam hidup ku... "
"Tapi hun-a... "
"Mari kita lewati ini bersama eumm? ".baekhyun hanya diam, kenyataan ini membuat nya jatuh lebih dalam ke dalam sebuah penderitaan yang tak akan ada ujung nya. Rasa trauma itu selalu membayangi ingatan nya.

        ᑲᥱᥲᥙ𝗍ᥡ ᥕі𝖿ᥱCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang