🌟🌟

84 4 0
                                        

***
"Hun-a.. Aku takut hun.. " baekhyun terus menerus menangis di pelukan sehun.
"Tenang lah bee... Aku di sini bersama mu.. " balas sehun.
"Bee.. Ayo kita kemasi barang kita... Kita pindah ke rumah baru kita saja eum??? Di sana aku sudah menyewa maid yang akan membantu mu mengurus rumah,bagaimana? " sambung sehun. Baekhyun menjauhkan tubuh nya dari sehun, lalu mengangguk dan bangkit guna memasukkan pakaian dan segala kebutuhan mereka berdua.
"So hyun-ssi... Tolong handle segala urusan di kantor.. Kemungkinan aku tidak masuk hari ini... " ucap sehun mencoba menghubungi sekertaris nya.

"..... "

"Tidak.. Aku tidak apa apa.. Hanya ada kepentingan mendesak.. "

"..... "

"Ya.. Terima kasih so hyun-ssi"

"Kau menelfon siapa hun-a??? " baekhyun tiba tiba muncul dan melingkarkan tangan nya pada perut sehun.
"So hyun bee... " jawab sehun melonggar kan pelukan  baekhyun dan berbalik menghadap isteri nya itu. Di elus nya pipi sangat isteri, membuat baekhyun menutup kedua mata nya.
"Bee.. Saranghae.. "
"Emm.. Nado sehun-a.. " baekhyun membuka mata nya menatap kedua mata sehun mencari titik ketenangan di sana. Sehun tersenyum, ia kecup kening baekhyun lama, mencurahkan segala kekalutan yang menyapa hati nya. Sebenarnya ia merasa tidak tenang setelah mendengar ancaman chanyeol yang akan melenyapkan calon bayi nya yang ada di rahim baekhyun. Namun, sehun tak menampakkan itu pada baekhyun, ia tak mau membuat baekhyun semakin tertekan.
"Kau sudah selesai membereskan nya sayang? "Tanya sehun dan di balas anggukkan oleh baekhyun.
" baiklah, ayo kita berangkat sekarang.. "Sehun menggenggam tangan baekhyun erat, baekhyun pun mengekori sehun dengan sesekali menatap tangan yang di genggam erat oleh sehun.

" pak nam... Tolong ambilkan koper kami di kamar atas ne.. Dan bawa masuk ke mobil"ucap sehun pada salah satu pekerja di rumah nya.
"Nde tuan.. " jawab nya.
Sehun dan baekhyun pergi menuju taman belakang dimana biasa nya di waktu seperti ini ibu nya sedang asyik berkebun di sana.
"Eomma.. " panggil sehun setelah melihat sosok ibu nya
"Wae?? Eoh?? Ada baekhyun jugga.. Kemari lah" jawab irene dan kemudian duduk di sebuah gazebo yang terletak di sana.
Sehun dan baekhyun mendekati irene dan duduk di dekat nya.
"Kami akan pindah hari ini eomma... "
"Mwo??? Kenapa mendadak sekali.. Bukan nya waktu itu kau bilang akan menunda nya hingga kandungan baekhyun sudah besar...? "
"Iya eomma.. Kami hanya ingin menikmati suasana berdua.. Bukan kah kami pun belum melakukan bulan madu.. "
Irene hanya menggangguk anggukan kepala nya tanda mengerti.
"Baiklah.. Jika itu keputusan kalian, apa perlu eomma bantu..? "
"Aniyo eomma.. Di sana sudah ada bibi Jung yang akan membantu baekhyun.. Jadi eomma tak perlu repot,, hanya datang lah untuk berkunjung sesekali jika eomma sempat.. "
"Aigo.. Baiklah... Jika pekerjaan eomma tidak banyak eomma akan mengu jungi kalian ne... "
"Ne.. Eomma.. Nanti aku kirim alamat nya ne.. "
"Ne.. Hati hati ya.. Dan jangan lupa jaga menantu dan calon cucu eomma.. "
"Tentu saja eomma, itu sudah menjadi tugas ku.. "
Sehun dan baekhyun pun segera meninggalkan rumah itu, rumah dengan sejuta kenangan didalam nya.
Sehun berharap setelah mereka pindah ke rumah baru nya nanti, chanyeol tak lagi mengganggu baekhyun.
***
Baekhyun menatap langit sore dari balkon rumah baru nya. Begitu sepi, dan hening. Angin tak henti henti nya membelai wajah ayu itu,.
"Bee.. Masuklah, hari semakin dingin sayang... " panggil sehun namun baekhyun tetap tak bergeming.
"Sayang... " sehun datang menghampiri baekhyun, melingkarkan tangan kekar nya di perut baekhyun, lalu mengelus nya.
"Ada apa bee? "Tanya sehun lagi, baekhyun menyandarkan kepala nya pada dada bidang sehun.
" tak ada apa apa suami ku, aku hanya sedang menikmati sunset dari sini.. Indah bukan"
"Kau jauh lebih indah bee... "
"Aigooo... Suami ku ini hobi sekali menggombal eoh.. "
"Haha... Aku serius sayang.. "
"Hun.. Aku mencintai mu... "
"Eoh...? Kenapa tiba tiba? "
"Waeyo? Kau tak suka aku mengatakan nya hah? "
"Ani.. Aku suka... Aku sangat suka.. " sehun semakin mengeratkan tangan nya di tubuh baekhyun.

        ᑲᥱᥲᥙ𝗍ᥡ ᥕі𝖿ᥱCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang