Ara terbangun dari tidurnya, ia langsung me ngecek ponselnya berharap ada notif dari Gibran, namun nihil, bahkan pesannya semalam belum dibaca oleh Gibran
Bang Gib
Sleep tight bang gib
love you ❤️Selamat pagi bang gib
Ara berangkat bareng bang ki yaa pagi inigue baru bangun sayang
oke hati hati ke sekolah
hari ini gue ga masuk ya, ada urusan penting
love you more baby❤️
Ara tersenyum kecut melihat balasan dari Gibran, ia hanya melihat nya dari notif tidak membuka bar wa nyaYaa, Ara sengaja berkata seperti itu, ia sudah menduga bahwa gibran pasti akan menjaga Angel di rumah sakit, namun Ara pikir Gibran akan jujur padanya, tapi ternyata Gibran tetap berbohong seperti semalam
Ara turun dan hanya mendapati Arki di meja makan
"pagii, bang Arka kemana?"tanya Ara
"sarapan bareng keluarga Steffy"jawab Arki
Ara yang mendengar nya merasa sedikit sedih, Arka tidak pernah melewatkan sarapan bersama nya, namun sekarang? ah ia tidak boleh berfikir seperti itu
"ooh yauda, Ara bareng bang ki ya"ucap Ara
"Gibran?"tanya Arki
"ga masuk sekolah, ada urusan katanya"ucap Ara
"tumben banget, yauda oke"ucap Arki
Ara hanya diam tidak menanggapi, ia menyibukkan dirinya dengan sarapan nya
Setelah selesai sarapan, mereka langsung berangkat ke sekolah
****
"widiww ratu Ludo udah dateng"ucap Linggar membuat Ara terkekeh dengan yang lain
memang semalam Ara selalu memenangkan game ludo itu
"iya dong Araa gitu loh"ucap Ara menyombongkan dirinya, namun itu tak membuat mereka jengkel, justru merasa gemas dengan gadis itu
disusul Arka dan Steffy yang tiba di sekolah
"pasangan bucin dua nongol"ucap Andra
"iri aje lu"ucap Linggar
"pagi abang, pagi tefy"sapa Ara pada mereka
"pagi sayang"
"pagi Araa"
Arka mengelus puncak kepala adiknya dengan sayang
"btw Gibran kemana?"tanya Andra
"kata nya ada urusan penting, jadi ga sekolah"jawab Ara
"tumben"ucap Bara
"penting banget kayaknya"ucap Linggar yang diangguki yang lain
berbeda dengan Ara, ia merasa hatinya terasa panas, ah Angel sangat penting untuk Gibran jaga.
mereka pun melanjutkan langkahnya memasuki sekolah dengan tujuan utama tentu mengantar Ara dan Steffy ke kelas
KAMU SEDANG MEMBACA
Gibran and Arabella (completed)
Teen FictionGibran Al-Razi Pramudya seorang ketua geng besar bernama Zirex yang ditakuti oleh masyarakat dan terkenal di semua kota, memiliki sifat kepemimpinan yang tegas, tatapan mata tajam yang membuat siapapun takut padanya dan dingin pada perempuan kecuali...