Chapter 23 : MEMORIES

287 50 1.7K
                                        


Double Update bagian 2.

Yang kesini dulu silahkan mundur ke chapter sebelum nya.

Narasi yang font nya miring adalah flashback.

Jangan lupa vote dan komen yang banyak.

Happy Reading.

Introducing New Cast :

Kim Go Eun's Parents

Kim Go Eun's Parents

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Flashback On

Seoul, 23 April 2013.

Setiap akhir pekan adalah jadwal Kim Go Eun pulang kerumah Ayah dan Ibunya di Busan. Dan minggu ini sebenarnya ia sudah memberitahu sang Ibu bahwa ia tidak berencana pulang karena ada kegiatan di kampus di hari Sabtu dan Minggu.

Kim Go Eun berasal dari keluarga sederhana di Busan. Ayahnya adalah seorang penjual sayuran di pasar. Dan Ibunya adalah seorang Ibu rumah tangga yang setiap hari membantu ayah nya berjualan di pasar. Kedua orang tua nya cukup terbantu dengan beasiswa mahasiswa berprestasi yang diterima Go Eun dari kampus.

Membuat Ayah dan Ibu nya tidak perlu berusaha terlalu keras hanya untuk mengumpulkan uang untuk biaya kuliah nya di Fakultas Kedokteran. Mereka juga tidak perlu memikirkan biaya sehari-hari Go Eun selama kuliah di Seoul karena putri tunggal mereka adalah anak yang mandiri. Kim Go Eun bekerja paruh waktu sebagai pramuniaga sebuah restoran cepat saji mulai saat Ia pulang kuliah, hingga malam hari.

"Ibu, aku pulang." panggil Go Eun pada Ibunya siang itu ketika Ia baru sampai di rumah nya di Busan, sabtu tepat pukul 12 siang.

Ibunya yang sedang mencuci piring dan baru saja selesai memasak, segera berbalik ketika mendengar suara putrinya. "Eh? Go Eunah? Kau pulang? Katanya tidak pulang karena ada kegiatan kampus Sabtu-Minggu ini?"

"Tidak jadi ikut." Go Eun tersenyum, mendekat menghampiri Ibunya kemudian memeluk nya dari belakang.

"Apa tidak salah? Kenapa mendadak jadi clingy begini?" Ibu nya tersenyum melirik putrinya dengan sudut matanya seraya terus melanjutkan cucian piring nya yang belum selesai.

"Ya memang kenapa sih? Ibu tidak suka kalau putri Ibu bersikap clingy?" Bibir Go Eun mem-pout lucu.

Ibunya tersenyum. Tangannya mengusap puncak kepala putrinya yang sedang memeluknya dari belakang. "Ibu tebak, kau pasti sedang bahagia ya?"

"Wah, Ibu seperti cenayang saja. Bagaimana Ibu bisa tahu?" Kim Go Eun tersenyum dengan kedua pipi nya yang merona seperti kepiting rebus.

"Seorang Ibu tidak perlu menjadi cenayang hanya untuk mengetahui suasana hati puterinya. Hanya melihat senyuman mu dan matamu yang berninar saja Ibu sudah tahu kau pasti sedang berbahagia." Kata Ibunya seraya mencuci tangan nya kemudian mengeringkan nya dengan lap bersih setelah menyelesaikan piring terakhirnya. "Apa yang terjadi? Bercerita lah pada Ibu. Ibu akan mendengarkanmu." Lanjut wanita paruh baya berusia 50 tahun yang masih terlihat cantik itu.

FATAL AFFAIRTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang