Biu menggendong ayana turun dan bersiap untuk makan dan rania melihatnya dia mengepalkan tangannya dengan kuat dia tidak suka melihat anaknya dekat dengan siapapun dia menghampiri biu dan ayana yang sudah duduk dan bersiap makan tidak lama kemudian bible juga muncul rania tidak jadi mendekati biu dan ayana dan duduk di samping bible ayana juga sudah duduk dia menarik biu untuk menunduk lalu berbisik
"Bubu duduk di samping yana ya, yana mau di suap sama bubu" Bisik ayana, tapi biu sedikit sadar diri dengan posisinya karna ada rania jadi dia sedikit bersikap sopan
"Ayana suap sendiri aja ya, aku akan berdiri di belakangmu" Tapi ayana tidak mau dia terus menggeleng dan menarik ujung baju biu agar duduk di kursi di sampingnya, rania semakin emosi dia langsung menegur biu
"Biu,, kamu baru loh di sini dan hanya kamu orang yang sangat tidak sopan kenapa kamu menyebut nama ayana tanpa nona muda kamu tau kan kalau kamu itu hanya pengasuhnya" Rania sedikit meninggikan suaranya, bible ingin menegur istrinya tapi biu lebih dulu buka suara
"Maafkan aku ya NYONYA BESAR RANIA aku juga sudah memanggilnya seperti itu tapi NONA MUDA AYANA sendiri yang menolak untuk di panggil NONA sama aku ya kan TUAN BESAR BIBLE" Biu sengaja menekan setiap menyebut nama mereka, Erika datang membawa makanan dia meletakkan makan di depan mereka setelah mendekati biu
"Biu kamu bisa sopan gak di depan tuan bible"Erika menegur biu, biu yang tidak mau di tegur melepaskan tangan Erika darinya
" Apa yang aku katakan itu betul jadi kamu tidak usah menegur ku" Erika sangat kesal biu berani melawannya, dia baru tau kalau biu itu ternyata keras kepala
"Sudah2 lihat makanan sudah di sajikan, sekarang kita makan ya kalian harus mencoba makanan buatan Erika ini sangat enak"kata bible rania semakin yakin kalau suaminya dan erika memiliki hubungan karna bible sangat memuji rasa masakan Erika, sedangkan Erika langsung membulatkan matanya karna itu bukan masakannya tapi masakan koki rumah dia tidak menyuruh biu memasak karna dia tidak menemukan biu 1 harian, saat biu ingin menyendkokan makanan ke piring ayana dia langsung menolak dan menarik piringnya sehingga nasi yang di sendok jatuh di meja bible dan Rania sangat kaget melihat kelakuan anak mereka, biu menunduk mensejajarkan posisinya dengan ayana
"Kenapa seperti itu ayana kan kasian kalau makanannya jatuh seperti ini" Bible tersenyum kecil melihat biu sangat lembut saat berbicara pada ayana sedangkan sama orang lain biu sangat kasar termasuk dengannya, rania dan Erika tidak menyukai biu seperti itu, Erika merasa kalau biu sedang cari muka di depan rania dan bible kalau rania dia tidak mau melihat anaknya terlalu dekat dengan orang lain dia semakin yakin perhatian anak dan suaminya terbagi. Ayana lalu membisik biu
"Aku mau makan masakan bubu, yana tidak mau makan yang itu, yana tidak suka" Biu langsung tersenyum
"Baiklah kalau begitu kamu tunggu di sini ya, bubu masak dulu " Saat biu ingin masuk ke dapur ayana menarik ujung bajunya lalu minta gendong dia mau ikut sama biu
"Ayana biu kalian mau ke mana" Tanya bible saat melihat biu menggendong ayana,
"Ayana mau makan masakanku, jadi aku akan memasak untuknya dan dia mau ikut dengan ku kalian makan duluan aja ya" Kata biu bible bingung melihat ayana yang justru menolak masakan Erika padahal waktu di desa setiap Erika membawakan mereka makanan ayana paling semangat
"Ayana ini masakan Erika tumben kamu tidak mau memakannya bukannya kamu sangat menyukainya waktu di desa, dan kamu biu emangnya kamu bisa masak ya" Erika menggelengkan kepalanya karna tidak mau makan masakan Erika sedangkan biu mengedikkan bahunya lalu masuk kedapur sambil menggendong ayana, saat ayana dan biu sudah masuk ke dapur bible menyendok makanan lalu memakannya dia langsung melihat Erika
"Kok hari ini masakanmu beda Erika, ini tidak seenak yang sering kamu masakan di desa ini seperti masakan kepala pelayan rumah ini" Kata bible, Erika langsung tersenyum pada bible
