Maaf ya aku nggak bisa up cepet soalnya tugas kuliah lagi numpuk🙏🙏🙏
Jangan lupa :
Vote
Komen
Follow
________________________________
Pagi ini, berjalan seperti biasa. Matahari bersinar terang siap menemani aktivitas makhluk bumi. Dan Bella, ia baru saja terbangun dengan Bara yang tidak ada disamping nya. Selalu seperti itu, ntah dimana suaminya itu tidur malam ini. Bella memegangi kepalanya yang mendadak pusing, perutnya juga terasa kurang enak. Seperti kram, tapi ia juga merasa mual disaat bersamaan.
Jika bukan karna bi Sumi akan kesini, Bella akan memilih tetap meringkuk dibalik selimut. Ntah itu untuk melanjutkan tidur nya atau sekedar bermalas-malasan saja. Jujur, Bella tak ingin melakukan apa pun hari ini.
Suara deru mesin motor memasuki garasi rumah membuat Bella memaksakan diri untuk bangkit. Tak berselang lama suara rusuh terdengar membuka pintu serta langkah kaki yang terdengar terburu-buru. Bella tak merasa kaget saat pintu kamar dibuka tiba-tiba, karena ia sudah menebak siapa sosok itu. Yah, siapa lagi jika bukan suaminya, Matheos Abara. Karna selalu seperti ini jika Bara tidak tidur dirumah, maka paginya suaminya itu akan bergerak rusuh karna terburu-buru untuk pergi bekerja.
Dan hari ini pun begitu, Bara masuk dengan rusuh dan melangkah ke kamar mandi. Selang beberapa menit, pria itu sudah keluar mengarah ke walk in closed. Sedangkan Bella ia masih terduduk diranjang memperhatikan gerak Bara hingga suaminya itu telah bersiap dengan setelan jasnya.
" Bi Sumi kesini nanti." Ucap Bella saat Bara tampak sibuk mencari jam tangan nya. Bara hanya mengangguk dan menerima jam tangan yang lebih dulu ditemukan oleh Bella.
Bella tak mengucapkan sepatah kata lagi saat sosok Bara sudah berlalu pergi keluar kamar. Ia hanya menghela pelan sambil memijit pelipis mendengar deru mobil yang bergerak keluar rumah. Bisa dipastikan suaminya itu sudah pergi sekarang.
Pagi ini kepalanya lebih pusing dari biasanya, ntah karena ia tidak makan tadi malam, ntah juga karena istirahat nya yang tidak mencukupi. Rasanya tubuhnya ikut menggigil dengan kepala berat yang mendera. Bella segera bergegas kekamar mandi. Ia harus sudah bersiap sebelum bi Sumi kesini. Jika tidak ada cerita ia akan diomeli ibu keduanya itu.
Tepat saat Bella baru saja bersiap dan sedang membuat sarapan disitulah bel rumahnya berbunyi. Dengan langkah tergesa-gesa Bella segera keluar membuka pagar. Dan benar saja sosok bi Sumi yang ia temui di sana. Senyumnya tersungging ceria menyambut bi Sumi dan mempersilahkan untuk masuk.
" Non sendirian disini? " Tanya bi Sumi saat ia tidak melihat siapapun disana. Bella mengangguk dan kembali menutup pagar rumah.
" Kenapa nggak cari orang aja sih non buat jaga rumah. Kalo ada satpam kan enak ada yang buka tutup pagar. Jadi non nggak perlu repot kaya gini."
Bella tersenyum, menggandeng tangan bi Sumi, mengajak nya masuk kedalam rumah. "Aku nggak ngerasa repot kok bi, lagi pula kami dirumah cuma berdua. Jadi bisa gantian buka tutup pagar."
Bi Sumi hanya mengangguk dan meletakkan bawaannya di meja makan. " Ini bibi ada bawa rendang sama acar ikan kesukaan non Ica."
" Wahhh... " Mata Bella berbinar, tangannya sibuk membuka satu persatu tupperware bawaan bi Sumi. " Makasih bi! " Serunya sambil memeluk tubuh gempal disamping nya dan bi Sumi membalas pelukan itu dengan sayang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY BADBOY "ABARA" (TAMAT)
ActionSUDAH TERBIT!!! TERLENGKAP HANYA DI NOVEL!!! TERSEDIA DI SHOPEE (pure publishing) __Warning🔞!!!!!!!!!__ _Diharap bijak memilih bacaan_ _Penuh adegan dewasa dan adegan kekerasan 👊😡👊_ . . . . . Ketika seorang Matheos Abara, seorang mahasiswa...
