EXTRA PART (3) 🔞

49K 438 18
                                        

Hai reader's....
Part ini udah lama banget ada didraf. Sengaja aku tahan buat ngasih pengumuman sepenting ini.

By the way, setelah pemikiran yang panjang aku mutusin buat cetak cerita ini.
Rencananya mau dibuat dua versi, versi buku cetak sama versi e-book.

Percayalah. Ada banyak perubahan cerita diversi cetaknya. Soalnya aku udah revisi gila-gilaan buat nerbitin cerita ini. Karakternya lebih kuat, alurnya lebih terarah. Ada banyak tambahan tentang kemesrahan Bara dan Bella.

Buat pembaca yang mendambakan karakter Bella lebih strong, nggak menye-menye, cocok banget buat baca versi cetaknya.

Sooo, ayo nabung buat nambah koleksi buku. Atau nambahin koleksi bacaan e-book para reader's ku tercinta.

Aku sebagai penulis My Bad Boy Abara sangat mengharapkan partisipasti pembaca semua dalam penerbitan perdana ku.

Luv banyak-banyak ❤❤❤❤❤❤❤

*******"

Tangis Aksara mulai mereda dalam gendongan Bella. Ia terus menimang putra kecilnya sampai terlelap. Perlahan Bella meletakkan kembali Aksara kedalam kamar, tepat disamping Akiera yang masih tenang dalam tidurnya.

Dalam langkah sunyi Bella keluar kamar, mencari Bara yang mungkin saja masih diluar. Sampai disana ia tidak menemukan suaminya. Barang-barang mereka bahkan masih ada dimobil, hanya beberapa yang sudah dibawa masuk oleh Bara.

Bella kembali masuk kedalam villa. Sebelum si kembar bangun ia harus segera menyiapkan makan siang. Jika tidak, Bella tak yakin Aksara dan Akiera akan tenang ditengah aktivitas memasaknya.

" Astaga! Ayy... " Kagetnya saat Bara tiba-tiba keluar kamar mandi sambil memperbaiki gesper celana.

" Baru aja aku tadi nyariin kamu diluar...."

Ucapan Bella terputus ketika Bara langsung memeluknya. Menjatuhkan kepala di bahu Bella. Nafas berat Bara terdengar jelas, berhembus perlahan menerpa kulit lehernya.

" Yang, main yuk." Lirih Bara sembari mempererat pelukannya. Ia mulai mengecupi leher Bella, membuat tubuh istrinya menegang.

" Nggak bisa ay, waktunya nggak tepat banget. Nanti aja, ya? " Tolak Bella lembut, tangannya mengelus perlahan rambut hitam Bara.

" Tapi aku udah nggak tahan."

" Aku mau masak untuk makan siang kita ay, sebentar lagi Aksara sama Akiera juga bangun."

" Sebentar aja yang..." Bujuk Bara.

" Nggak bisa ayy...."

" Yang, sekaliiiii aja."

" Kamu mau buat anak-anak kelaperan? "

Bara melepaskan pelukannya, beralih menatap istrinya dalam. " Kok gitu ngomongnya?"

" Ya emang gitu. Kalo kamu minta sekarang, sama aja kamu buat mereka ngelewatin makan siang." Balas Bella.

Walaupun rahang Bara sudah mengetat serta urat leher yang menegang ia tetap berusaha untuk tenang.

" Aku cuma minta waktu kamu sebentar yang!"

" Masalahnya kamu nggak akan bisa sebentar kalo udah urusan begituan."

" Ckkk! " Decak Bara sambil mengusak rambutnya kasar. " Kamu aja bisa luangin waktu untuk mereka, kenapa ke aku nggak?!"

" Karena mereka anak aku ayyy."

MY BADBOY "ABARA" (TAMAT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang