3 🔞

575K 4.3K 34
                                        

Warning 🔞💦......
Harap bijak dalam memilih bacaan!
Ini bukan lapak untuk bocil!!!

.
.
.
_

__________________________

" Siapa nama cewe tadi? " Tanya Bara pada teman-temannya.

" Bella. " Jawab Zio.

" Dari mana lu tau nama nya? " Tanya Regan.

" Lah kalo soal informasi kaya gituan mah kecil untuk gua Gan. "

Bara hanya mengagguk lemah sambil mengingat kembali nama perempuan itu.

" Bar, kenapa lu lepasin sih cewe tadi. " Ucap Alga menatap Bara tak senang.

" Gua pikir kita bakal dapet mainan malam ini. Gua udah bayangin joni gua terpuaskan. Ah padahal lumayan juga bentukan cewe tadi. Hahahh.... " Seru Zio dengan tawa getir.

" Kalian semua pada, jangan ada yang nyentuh dia. " Ucap Bara berlalu.

" Lu kenapa sih Bar, lu suka sama cewe modelan kek gitu? "

Bara menghentikan langkah nya menatap Alga tajam.

" Lu tau, gua paling gak suka barang gua ada yang nyentuh. Jadi gua harap lu semua ingat untuk jaga sikap. "
" Dan lu Ga, kalo lu emang pengen banget gua bisa bayarin pelacur buat muasin lu. Bahkan gua bisa nyewain pelacur buat kalian semua. Tapi satu hal yang perlu kalian ingat, jangan sentuh barang gua atau lu semua tanggung akibatnya. " Sambung Bara dan melanjutkan langkahnya.

" Tu anak kenapa sih? " Gerutu Alga tak senang.

" Mungkin udah waktu nya dia dapetin mainannya . " Ucap Regan sembari menepuk pundak Alga dan mengikuti arah Bara pergi.

Memang benar, Bara adalah laki-laki yang tak sembarangan dalam memilih perempuan. Ia terkenal terlalu pemilih. Walaupun terkadang hasrat dan libido nya sering membuat nya hampir gila, tetap saja Bara tak bisa melampiaskan nya. Ia selalu saja merasa mual berdekatan dengan perempuan. Bara tak suka pada aroma mereka. Jadi Bara hanya memuaskan hasrat dengan tangannya sendiri tanpa bantuan perempuan mana pun seperti teman temannya.

Tapi tak tau kenapa tiba-tiba perasan itu berubah, tak sengaja Bara mencium aroma yang berbeda dari tubuh Bella. Hasrat dan libido yang telah lama ia tahan meronta-ronta minta dipuaskan. Seketika ia tertarik pada perempuan yang tak sengaja menabraknya tadi. Membayangkan nya membuat imajinasi liar Bara berkecamuk di kepala.

" Gua pastikan lu gak akan bisa lari dari genggaman gua. " Batin Bara sembari menahan gejolak dibagian perut bawahnya.

Bara harus segera pulang dan memuaskan diri. Pusakanya terasa sesak dibalik celana hanya perkara bayangan Bella dipikirannya. Sungguh perempuan itu membuat Bara kehilangan kendalinya.
.
.
.
______________

" Aishhhhh" Gerutu Bella dikamar. Ia kesal sekali atas kejadian tadi.

" Apa-apaan sih dia tadi. "

" Jadilah penurut?. Emang lu pikir gua anak kucing?. Arghhhhhhh..... Sebel, sebel, sebel......." Racau Bella sambil meninju bantalnya.

" Bentar dulu, emang dia siapa berani ngatur hidup gua?. "

" Argghhh..... Bunda..... Ica gak mau kuliah lagi.... Ica gak mau jumpa sama keempat tuyul itu... "

Semakin dipikirkan semakin kacau isi pikiran Bella. Seakan hidup damai yang sudah ia bangun selama ini hancur sudah gara-gara komplotan tak berakhlak itu.

MY BADBOY "ABARA" (TAMAT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang