32 🔞

132K 1.2K 104
                                        

Jangan lupa vote dan komentar ya. Dan jangan lupa follow akun aku yah🤭🤭🤭

Biar lebih afdol, follow dulu dong
.
.
.
_____________________________

Bella menggeliat pelan, tubuhnya terasa kaku dan ngilu untuk digerakkan. Matanya mengerjap berulang kali berusaha menerima cahaya yang masuk. Dengan kelopak mata setengah terbuka, Bella mendesis saat melihat pintu balkon ternyata terbuka, begitu pun gorden kamar nya. Pantas saja rasanya silau sekali.

" Engghhh... " Bella sedikit mengerang saat milik nya terasa penuh dibawah sana. Gerakan tangan besar merambat meraih payudaranya dan meremas  pelan.

"Ahh! " Desah Bella saat Bara dengan sengaja memajukan pinggulnya dari belakang membuat batangnya masuk semakin dalam.

" Good morning... " Bisik Bara sambil menyesapi daun telinga Bella. Pinggulnya mulai bergerak dengan tempo tenang membuat Bella mengigit ujung bantal agar desahannya tidak keluar.

" Engh, gimana rasanya dapat morning sex kaya gini, hum? "

Bella tak menjawab, ia sibuk menahan rasa ngilu dan nikmat di bawah sana. Hanya erangan tertahan yang keluar dari mulutnya.

"Ahh, jawab Arbella! "

"Be-berhenti, engh... " Cicit Bella.

" Mulut mu minta berhenti, tapi tubuh mu seperti nya nggak begitu... "

Bara tak menanggapi. Tangan kanannya meremas payudara Bella sekaligus menahan agar tubuh itu menempel ditubuhnya. Tangan kirinya menaikkan satu kaki Bella. Bara memejamkan mata, meringis nikmat saat miliknya terus melesat semakin dalam menembus labirin hangat yang terus mengurut dan memanjakan didalam sana.

" Ahh, sayang nya aku nggak akan berhenti..." Ucap Bara yang langsung menyambar bibir Bella. Mengulum nya kasar. Memaksakan lidahnya masuk menyesapi setiap isi mulut Bella, mencari lawan dan membelitkan lidahnya disana. Bara melepaskan ciuman nya sambil berdecak kesal karena Bella sama sekali tidak membalasnya.

" Ckk, kenapa kamu sekarang bodoh sekali dalam ciuman? "

Tangan Bella menggenggam erat lengan kokoh Bara. Miliknya semakin ngilu saat Bara menambah tempo gerakan nya.

" Ah, ah... "

" Gimana, Enak? Hah? " Tangan kanan Bara turun, meraba mencari keberadaan daging kecil diantara dua gundukan daging yang menjadi area sensitif Bella.

" Ah, ah, sssttt, ah.... " Desahan Bella tak bisa lagi ditahan. Ia menggelinjang dengan punggung yang melengkung. Ia bahkan mengigit lengan Bara yang berada di bawah tubuhnya. Jari Bara bergerak cepat mengucek klitoris nya membuat Bella ingin terkencing saat itu juga.

" Sepertinya kamu menikmati nya ya... "

" Ah, ay... Ah, ah.... "

Mata Bara memejam erat, miliknya terasa membesar saat dinding labirin Bella berkedut kencang menandakan akan segera klimaks. Bara butuh pelepasan saat ini juga. Dengan mudah nya Bara membuat Bella telungkup dan menaikan bokong sintal itu untuk ia hujam dari belakang.

MY BADBOY "ABARA" (TAMAT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang