Dua hari berselang gue dan Lovely akhirnya pergi ke tempat yang menjadi impian kita untuk berbulan madu.
Lombok. Itu tempat yang ingin Lovely kunjungi.
Saudara dan sepupu gue juga udah pada pulang. Selama itu gue sama Lovely masih tinggal di kamar gue.
Tau nggak kita ngapain tiap malem?
Deep talk. Dah itu. Gak ada main-main yang bruk brak bruk.
If you know you know laa yah.
Sama beres-beres pakaian buat dibawa ke Lombok. Gak mungkin kita dadakan seperti kemarin waktu ke Bali haha. Kali ini udah terencana dengan baik soalnya. Sangat baik.
Hotel dan lain-lain sudah dipersiapkan dengan matang. Gak ada satupun yang boleh ketinggalan. Jadwal cuti kita juga udah disesuaikan.
Hari ini kita berangkat. Gak lupa si Haikal kampret meminta oleh-oleh. Request yang sangat babi. Dia minta barang yang mahal.
Meresahkan memang. Tapi gue iyain aja.
Kakak ipar gue coy!!
"Gara-gara kalian pamer pergi ke Lombok gigi jadi pengen blablablabla."
Emang tadinya Gigi pengen ikut. Sama Haikal di larang. Ganggu katanya.
Gue sih gak masalah ya tapi ya tau sendiri lah ya. Dulu mereka pas bulan madu aja enak-enak berdua. Eh kok sekarang mau ngikut.
Akhirnya setelah dikasih pengertian dan berunding mereka gak jadi ikut. Gue membahas itu sama Lovely selama di dalam pesawat.
Kita udah nggak sabar mau sampai. Pemandangan dari atas sini sungguh lah indah dan menawan.
Rencananya gue dan Lovely mau tiga hari dua malam di sini. Semoga rencana honeymoon kita berjalan dengan lancar.
Gue nggak sabar menikmati waktu berduaan sama Lovely. Iya berduaan doang tanpa gangguan siapapun. Hehe.
Oh jangan lupakan rencana kita untuk melakukan adegan dewasa. Sangat dewasa.
•••
"Wahhhh!"
Lovely memekik kegirangan saat masuk ke dalam kamar hotel yang kita pesan dari jauh-jauh hari.
Kamar ini spesial karena bertema alam, jadi ada banyak furniture dan tembok di sini yang memakai bambu kokoh alih-alih tembok cat putih.
Kelihatan asri dan alami banget. Gatau kenapa kita milih tempat ini. Karena pas lihat segalanya termasuk review gue sama Lovely langsung jatuh cinta.
Mungkin Gigi juga iri karena gak bisa ikut dateng ke sini. Katanya kita nemu aja sih tempat yang bagus!
Sejujurnya ini pun gue tau dari Naomi dan Leo. Bayangin mereka yang orang luar aja udah duluan ke sini loh.
Oh kalau kalian nanyain mereka dateng enggak ke pernikahan gue dan Lovely jawabnya enggak. Mereka punya kesibukan masing-masing.
Tapi tetep ngasih ucapan selamat ke gue dan Lovely bahkan ngirim video singkat dan hadiah segala.
Gue tentu saja berterimakasih untuk itu.
"Kak Iannn bagus banget kamar kitaaa!!"
That 'kamar kita' gak tuh?
Hehe.
"Iya sayang, luas banget ternyata setelah sampai ke sini."
Lovely mengangguk dengan cepat, dia setuju. Masih setia memindai tiap sudut tempat ini, kaki kecil Lovely mulai menjelajahi dari sudut ke sudut.

YOU ARE READING
LOVEIAN
RomanceHanya kisah percintaan dua anak manusia, Lovely dan Julian. Tentang bagaimana mereka saling berkenalan, terikat, menjauh lalu bersatu kembali. "Jadi gini, Love..." "Gabisa! Gue enggak bisa fokus nulis kalau kayak gini caranya kak Ian!" "Emang aku n...